Kompas.com - 23/05/2020, 15:21 WIB
Massa demonstran berlari menghindari tembakan meriam air dalam aksi demonstrasi di Hong Kong, Minggu (20/10/2019). AFP / ANTHONY WALLACEMassa demonstran berlari menghindari tembakan meriam air dalam aksi demonstrasi di Hong Kong, Minggu (20/10/2019).

BEIJING, KOMPAS.com - China disebut telah mengkhianati Hong Kong jika mengesahkan UU Keamanan Nasional.

Pernyataan itu dikemukakan oleh Chris Patten, eks gubernur di wilayah bekas jajahan Inggris tersebut.

Beijing akan memberlakukan UU Keamanan Nasional baru di Hong Kong, setelah terjadi demonstrasi pro-demokrasi selama berbulan-bulan pada tahun lalu di sana.

Baca juga: RUU Keamanan Nasional Hong Kong Tuai Kontroversi, Apa Sebabnya?

"Rakyat Hong Kong telah dikhianati oleh China," ujar Patten seperti dikutip oleh surat kabar The Times via Reuters Sabtu (23/5/2020).

Ia menambahkan, Inggris punya tugas "moral, ekonomi, dan hukum" untuk membela Hong Kong.

Patten menyaksikan langsung bendera Inggris diturunkan di Hong Kong, ketika koloni itu dikembalikan ke China pada 1997, usai lebih dari 150 tahun dikuasai Inggris.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Otonomi Hong Kong dibangun berdasarkan prinsip "satu negara dua sistem" yang tertuang dalam Deklarasi Bersama China-Inggris 1984.

Baca juga: Pakar Kesehatan Hong Kong Peringatkan Fase New Normal: Harus Terbiasa Berdampingan dengan Virus Corona

Deklarasi itu ditandatangani oleh Perdana Menteri China Zhao Ziyang dan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher.

Akan tetapi, menurut Patten, rencana China menerapkan UU Keamanan Nasional berisiko melanggar deklarasi tersebut.

Amerika Serikat juga melabeli UU Keamanan Nasional sebagai "peringatan kematian" untuk otonomi Hong Kong.

Baca juga: Wartawan Hong Kong Tolak Laporan soal Penembakan Jurnalis Indonesia Veby Mega Indah

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Unggah Video Mengaku Dapat Ancaman, Wanita Qatar Ini Hilang Secara Misterius

Setelah Unggah Video Mengaku Dapat Ancaman, Wanita Qatar Ini Hilang Secara Misterius

Global
Kemenlu Verifikasi Dugaan Staf KJRI Los Angeles Aniaya ART yang Disorot Media AS

Kemenlu Verifikasi Dugaan Staf KJRI Los Angeles Aniaya ART yang Disorot Media AS

Global
Kematian Harian Covid-19 Rusia Lampaui 1.000 Jiwa untuk Pertama Kalinya

Kematian Harian Covid-19 Rusia Lampaui 1.000 Jiwa untuk Pertama Kalinya

Global
Taliban Akan Umumkan Izin Sekolah Menengah bagi Anak Perempuan Afghanistan

Taliban Akan Umumkan Izin Sekolah Menengah bagi Anak Perempuan Afghanistan

Global
UNIK GLOBAL: Suami Bunuh Istri dengan Ular Kobra | Ibu Ketagihan Adakan Pesta Seks untuk Anaknya

UNIK GLOBAL: Suami Bunuh Istri dengan Ular Kobra | Ibu Ketagihan Adakan Pesta Seks untuk Anaknya

Global
Dampak Globalisasi di Bidang Sosial Budaya

Dampak Globalisasi di Bidang Sosial Budaya

Global
Seorang Ibu Tewas Setelah Lompat dari Ketinggian 25 Meter untuk Jajal Olahraga Ekstrem

Seorang Ibu Tewas Setelah Lompat dari Ketinggian 25 Meter untuk Jajal Olahraga Ekstrem

Global
Arab Saudi Longgarkan Aturan Pembatasan Covid-19 Mulai 17 Oktober 2021

Arab Saudi Longgarkan Aturan Pembatasan Covid-19 Mulai 17 Oktober 2021

Global
Tembaki Warga Sipil, 8 Tentara Brasil Dijatuhi Hukuman Penjara Lebih dari 20 Tahun

Tembaki Warga Sipil, 8 Tentara Brasil Dijatuhi Hukuman Penjara Lebih dari 20 Tahun

Global
Karakteristik atau Ciri-ciri Globalisasi

Karakteristik atau Ciri-ciri Globalisasi

Global
Australia Kekurangan Petani, PNS Ditawari Cuti Berbayar untuk Bantu Panen

Australia Kekurangan Petani, PNS Ditawari Cuti Berbayar untuk Bantu Panen

Global
Bagaimana Kondisi Dunia jika Target Suhu Bumi Gagal Tercapai?

Bagaimana Kondisi Dunia jika Target Suhu Bumi Gagal Tercapai?

Global
Dua Gadis Kecil Ditemukan Berjalan Sendiri di Gurun Arizona Mencari Bibinya

Dua Gadis Kecil Ditemukan Berjalan Sendiri di Gurun Arizona Mencari Bibinya

Global
Mengenal Sosok Porfirio Rubirosa, Playboy Terbesar Abad ke-20

Mengenal Sosok Porfirio Rubirosa, Playboy Terbesar Abad ke-20

Internasional
Akankah Angkatan Udara China Lampaui Superioritas AS di Angkasa?

Akankah Angkatan Udara China Lampaui Superioritas AS di Angkasa?

Global

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.