Unggah Foto Cucu ke Facebook, Nenek Ini Digugat Anaknya di Pengadilan

Kompas.com - 22/05/2020, 22:45 WIB
Ilustrasi media sosial diego_cervoIlustrasi media sosial

AMSTERDAM, KOMPAS.com - Seorang nenek digugat ke pengadilan oleh anak perempuannya sendiri, karena mengunggah foto cucunya ke media sosial.

Nenek ini diharuskan menghapus foto cucunya yang dia unggah ke Facebook dan Pinterest karena foto-foto itu diunggah tanpa seizin orang tua si anak, sebut pengadilan di Belanda.

Kasus ini sampai ke meja hijau setelah sang nenek dan putrinya berselisih soal foto di media sosial.

Baca juga: Viral, Foto Perawat di Rusia Hanya Kenakan Bikini di Balik APD

Sebagai ibu dari si anak, sang putri meminta berulang kali kepada ibunya agar foto-foto anaknya dihapus dari media sosial. Namun, sebagai nenek, ia dengan tegas menolak permintaan itu.

Hakim yang menangani kasus ini mengatakan urusan tersebut ada di ranah Aturan Perlindungan Data Umum (General Data Protection Regulation atau GDPR) Uni Eropa.

GDPR sejatinya tidak berlaku untuk proses data yang "murni pribadi" atau "rumah tangga".

Namun, menurut hakim pengadilan, pengecualian itu dapat dikesampingkan lantaran mengunggah foto di media sosial membuat foto-foto itu tersedia untuk khalayak umum.

Baca juga: Viral Video Mayat Melambaikan Tangan, Media Asing Sebut Kejadian di Manado

"Dengan Facebook, ada kemungkinan bahwa foto-foto yang diunggah tersebut akan dapat didistribusikan atau berada pada tangan pihak ketiga," sebut vonis hakim.

Alhasil, sang nenek harus menghapus foto-foto cucunya dari media sosial atau membayar denda sebesar 50 euro (Rp 808.000) setiap hari selama dia tidak mematuhi aturan, hingga maksimum 1.000 euro (Rp 16,1 juta).

Jika dia mengunggah foto-foto cucunya di masa depan, dia akan dikenai denda tambahan sebesar 50 euro per hari.

Baca juga: Viral Video Wanita Masturbasi di IKEA China, Publik Langsung Geger

"Saya pikir putusan hakim akan mengejutkan banyak orang yang mungkin tidak berpikir panjang sebelum men-tweet aau mengunggah foto," kata Neil Brown, pengacara di bidang teknologi dari firma Decoded Legal dikutip dari BBC.

"Terlepas dari posisi hukumnya, apakah beralasan bagi orang yang mengunggah foto-foto tersebut untuk berpikir, 'dia tidak menginginkan foto itu dipublikasikan'?"

"Sebenarnya, yang beralasan adalah—hal yang manusiawi untuk dilakukan—hapuslah foto-foto itu (dari medsos)," lanjutnya.

Baca juga: Wanita Ini Diceraikan Suami karena Berhubungan Seks dengan Anak Tirinya

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X