Putra dari Jurnalis Jamal Khashoggi Maafkan Para Pembunuh Ayahnya

Kompas.com - 22/05/2020, 13:07 WIB
(LUSTRASI) Putra tertua Jamal Khashoggi, Salah (kiri) berjabat tangan dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, dalam pertemuan keduanya di Istana Kerajaan Saudi, Riyadh, Selasa (23/10/2018). AFP / HANDOUT / SAUDI PRESS AGENCY(LUSTRASI) Putra tertua Jamal Khashoggi, Salah (kiri) berjabat tangan dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, dalam pertemuan keduanya di Istana Kerajaan Saudi, Riyadh, Selasa (23/10/2018).

RIYADH, KOMPAS.com - Putra dari jurnalis Saudi Jamal Khashoggi yang tewas dibunuh mengatakan bahwa dia telah memaafkan para pembunuh ayahnya sebagaimana dilansir BBC.

Khashoggi, seorang kritikus pemerintah Arab Saudi terkemuka dibunuh di dalam konsulat Kerajaan Saudi di Kota Istanbul, Turki pada 2 Oktober 2018.

Pejabat Saudi mengumumkan kematian Khashoggi sebagai bagian dari 'operasi kriminal' dan tidak disetujui negara.

Tetapi laporan mereka tentang peristiwa itu telah diragukan secara internasional, termasuk oleh beberapa badan intelijen dan PBB.

Baca juga: Putra Khashoggi Bela Kerajaan Arab Saudi dalam Kasus Pembunuhan Sang Ayah

Khashoggi merupakan kontributor untuk surat kabar Washington Post dan tinggal di AS sebelum kematiannya.

Pada Desember 2019, pengadilan menjatuhkan hukuman mati kepada lima pria yang tidak disebutkan namanya atas peran mereka dalam pembunuhan Khashoggi setelah pengadilan rahasia di Riyadh.

Pelapor khusus PBB, Agnes Callamard, menyebut persidangan Saudi sebagai "antitesis keadilan" dan mendesak penyelidikan independen.

Baca juga: Bersalah, 5 Pembunuh Jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi Dihukum Mati

Bagaimana respons keluarga Khashoggi?

Sebuah pernyataan diunggah dalam akun Twitter Salah Khashoggi, salah satu putra dari Jamal Khashoggi pada Jumat (22/5/2020).

Di dalam pernyataannya, Salah Khashoggi, merujuk pada Al Quran Surat Asy-Syura ayat 40. Dia menulis,

"Di malam yang diberkahi di bulan Ramadhan ini, kita ingat Firman Allah Swt yang berbunyi, 'jika seseorang memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya dari Allah. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim."

Halaman:

Sumber BBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X