Kunjungi Pabrik Ford, Trump Sebut AS Raja Ventilator dan Sukses Tangani Covid-19

Kompas.com - 19/05/2020, 11:01 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat berbicara di konferensi pers virus corona di Rose Garden, Gedung Putih, Washington DC, Senin (11/5/2020). KEVIN LAMARQUE/REUTERSPresiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat berbicara di konferensi pers virus corona di Rose Garden, Gedung Putih, Washington DC, Senin (11/5/2020).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump akan mengunjungi pabrik Ford, dan bakal menyuarakan keberhasilannya dalam menangani pandemi virus corona, salah satunya klaim sebagai raja ventilator.

Kunjungan Trump ke pabrik Ford di negara bagian Michigan itu dijadwalkan pada Kamis (21/5/2020). Michigan merupakan salah satu negara bagian terpenting dalam pemilu AS 2020.

Trump sedang tancap gas berkampanye untuk pemilihan presiden November mendatang, setelah berminggu-minggu terkendala lockdown.

Baca juga: Cegah Covid-19, Trump Mengaku Minum Obat Malaria Hidroksiklorokuin Setiap Hari

AFP pada Senin (18/5/2020) memberitakan, Trump akan menekankan kepemimpinannya yang kuat di negara-negara bagian terpenting, untuk memenangkan pemilu AS 2020.

Presiden akan melakukan tur ke pabrik Rawsonville Ford Motor Company di Ypsilanti, Michigan, yang telah dirancang ulang untuk membuat ventilator dan peralatan medis lainnya selama pandemi Covid-19.

Ia akan berpidato tentang kolaborasi Ford dengan General Electric. Kedua perusahaan itu dipilih lantaranan melambangkan penggerakan kembali perindustrian setelah penutupan akibat virus corona.

Baca juga: Dipecat Trump, Irjen Deplu AS Dituding Anggota Konspirasi Deep State

Meski tuduhan beredar luas tentang tidak cakapnya pemerintah federal dalam menangani krisis ini, Trump mengklaim tindakannya tanpa cela.

Produksi darurat ventilator rumah sakit, yang digunakan untuk kasus-kasus kritis Covid-19, adalah salah satu pokok pembicaraannya.

"Berkat kepemimpinan presiden dan kolaborasi yang belum pernah terjadi sebelumnya antara perusahaan-perusahaan ini dan pemerintah federal, tidak ada seorang pun yang tidak kebagian ventilator di negara ini," kata seorang pejabat Gedung Putih.

"Seperti yang dikatakan Presiden Trump, kita adalah raja ventilator dan karena kemitraan inilah hidup orang Amerika terselamatkan," tambahnya dikutip dari AFP.

Baca juga: Dengan atau Tanpa Vaksin Virus Corona, Trump Bakal Buka AS

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Tembak Korbannya 19 Kali, Remaja Ini Tertawa Sebelum Melarikan Diri

Setelah Tembak Korbannya 19 Kali, Remaja Ini Tertawa Sebelum Melarikan Diri

Global
Pembantaian Muslim di Srebrenica, Kuburan Massal Baru Masih Ditemukan

Pembantaian Muslim di Srebrenica, Kuburan Massal Baru Masih Ditemukan

Global
[POPULER GLOBAL] Pria AS Bereaksi Positif Usai Disuntik Vaksin Corona | Hagia Sophia Resmi Jadi Masjid, Umat Islam Dipersilakan Beribadah

[POPULER GLOBAL] Pria AS Bereaksi Positif Usai Disuntik Vaksin Corona | Hagia Sophia Resmi Jadi Masjid, Umat Islam Dipersilakan Beribadah

Global
Brasilia Kacau, Jadi Hot Spot Baru Covid-19 tapi Pemerintah Kurang Peduli

Brasilia Kacau, Jadi Hot Spot Baru Covid-19 tapi Pemerintah Kurang Peduli

Global
5 Orang Tewas akibat Insiden Penyanderaan di Afrika Selatan

5 Orang Tewas akibat Insiden Penyanderaan di Afrika Selatan

Global
Ratusan Gajah Mati Misterius di Botswana, Diduga karena Patogen Baru

Ratusan Gajah Mati Misterius di Botswana, Diduga karena Patogen Baru

Global
Penumpang Kereta di Irlandia ini Memakai Masker dari Celana Dalam

Penumpang Kereta di Irlandia ini Memakai Masker dari Celana Dalam

Global
Merasa Dirinya Robin Hood, Ketua Geng Ini Minta Pengurangan Masa Tahanan

Merasa Dirinya Robin Hood, Ketua Geng Ini Minta Pengurangan Masa Tahanan

Global
Pria AS Bereaksi Positif Usai Disuntik Vaksin Corona, Ini yang Dirasakannya

Pria AS Bereaksi Positif Usai Disuntik Vaksin Corona, Ini yang Dirasakannya

Global
Ibu Vikas Dubey: Tembak di Mana pun Dia Berada

Ibu Vikas Dubey: Tembak di Mana pun Dia Berada

Global
Klaster Virus Corona di Sekolah Al-Taqwa Jadi Terbesar di Melbourne, Penularannya Masih Jadi Misteri

Klaster Virus Corona di Sekolah Al-Taqwa Jadi Terbesar di Melbourne, Penularannya Masih Jadi Misteri

Global
Trump Sebut Joe Biden Plagiat Rencana Program Ekonominya

Trump Sebut Joe Biden Plagiat Rencana Program Ekonominya

Global
Percaya Bisa Terbang ala Tokoh Kartun, Bocah Ini Hampir Tewas Usai Lompat dari Lantai 2

Percaya Bisa Terbang ala Tokoh Kartun, Bocah Ini Hampir Tewas Usai Lompat dari Lantai 2

Global
Karena Minum Miras, Tahanan Ini Dieksekusi Mati di Iran

Karena Minum Miras, Tahanan Ini Dieksekusi Mati di Iran

Global
 FBI Tawarkan Rp 143 Juta atas Informasi Keberadaan Gadis Hilang Ini

FBI Tawarkan Rp 143 Juta atas Informasi Keberadaan Gadis Hilang Ini

Global
komentar
Close Ads X