Wuhan Gelar Tes Massal Covid-19, Warga Takut Muncul Gelombang Kedua Corona

Kompas.com - 16/05/2020, 22:56 WIB
Sejumlah pasangan dengan mengenakan masker menari di sebuah taman di sebelah Sungai Yangtze, Wuhan, Provinsi Hubei, China, Selasa (12/5/2020). Memasuki enam pekan bebas dari lockdown yang diterapkan akibat pandemi Covid-19 sejak Januari lalu, warga Wuhan kembali beraktivitas walau dalam kondisi terbatas. AFP/HECTOR RETAMALSejumlah pasangan dengan mengenakan masker menari di sebuah taman di sebelah Sungai Yangtze, Wuhan, Provinsi Hubei, China, Selasa (12/5/2020). Memasuki enam pekan bebas dari lockdown yang diterapkan akibat pandemi Covid-19 sejak Januari lalu, warga Wuhan kembali beraktivitas walau dalam kondisi terbatas.

WUHAN, KOMPAS.com - Penduduk kota Wuhan di China khawatir tes massal virus corona dapat memicu gelombang kedua wabah Covid-19.

Meski Wuhan telah melewati pandemi Covid-19, tetapi beberapa warga khawatir kumpulan massa di luar lokasi pengujian dan klinik terbuka akan memicu terjadinya gelombang kedua corona.

"Beberapa orang telah menyatakan kekhawatirannya dalam kelompok (media sosial) tentang pengujian, yang mengharuskan orang untuk berkelompok, dan apakah ada risiko infeksi," kata seorang penduduk Wuhan dikutip dari New York Post Sabtu (16/5/2020).

Baca juga: Wuhan Berencana Tes Virus Corona ke 11 Juta Penduduknya

Pemerintah Wuhan berencana melakukan pemeriksaan virus corona kepada seluruh penduduknya yang berjumlah 11 juta jiwa.

Rencana itu tampaknya baru dalam tahap awal, di mana seluruh distrik di seantero kota diminta menyerahkan detil bagaimana tes itu bisa selesai dalam waktu 10 hari.

Rencana tes massal virus corona ini digulirkan setelah Wuhan melaporkan enam kasus virus corona pada akhir pekan, sebagaimana diberitakan BBC Selasa (12/6/2020).

Baca juga: Sebulan Tanpa Kasus Infeksi, Wuhan Laporkan Klaster Covid-19 Baru

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X