Kepala Intelijen dan Pengawal Pribadi Kim Jong Un Diganti

Kompas.com - 16/05/2020, 18:31 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memberikan arahan mengenai latihan sub unit mortar tentara Korea Utara, dalam gambar yang dirilis KCNA pada 10 April 2020. KCNA via REUTERSPemimpin Korea Utara Kim Jong Un memberikan arahan mengenai latihan sub unit mortar tentara Korea Utara, dalam gambar yang dirilis KCNA pada 10 April 2020.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara dilaporkan mengganti dua pejabat tingginya, kepala intelijen serta pengawal pribadi Pemimpin Tertinggi Kim Jong Un.

Korea Selatan menyatakan, pejabat yang masuk adalah Rim Kwang Il, letnan jenderal di angkatan darat, menjadi Kepala Biro Umum Pengawasan (RGB).

Kwak Chang Sik, yang namanya mulai mencuat melalui pemberitaan media pemerintah pada tahun lalu, kini menjadi Pengawal Tertinggi Kim Jong Un.

Baca juga: Kim Jong Un Diduga Kerahkan Hacker, Curi Kriptokurensi guna Cegah Krisis Keuangan Korut

Kementerian Unifikasi Korea Selatan meyakini, Kim dipromosikan sebagai kepala intelijen Korea Utara pada Desember 2019, sebelum pertemuan partai.

RGB adalah lembaga telik sandi tertinggi di Korut, dan diduga bertanggung jawab atas spionase, serangan siber terhadap Korsel, hingga AS.

Seoul meyakini badan mata-mata itu adalah dalang insiden 2010, ketika sebuah torpedo menghantam kapal Cheonan, dan menewaskan 46 pelautnya.

Saat itu, yang menjabat sebagai pimpinan telik sandi adalah Kim Yong Chol, jenderal garis keras yang bertanggung jawab atas negosiasi nuklir dengan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo.

Baca juga: Kim Jong Un Puji Respons Covid-19 China, Saat Korut Kecam Latihan Militer Korsel

Kwak, wajah yang bisa dikatakan relatif baru di kepemimpinan Korut, diyakini dipromosikan sebagai kepala pengawal pribadi Kim April lalu.

Rim kemudian naik di komite militer Partai Buruh. Sementara Kwak juga didapuk di komite sentral rapat pleno Desember tahun lalu.

Pengamat menyatakan, langkah itu menunjukkan seperti apa kekuasaan Kim Jong Un dengan mendapuk sekutu dekatnya sebagai petinggi.

Halaman:

Sumber Daily Mail
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Viral Anjing Menangis Dipaksa Makan Cabe Demi Konten

Video Viral Anjing Menangis Dipaksa Makan Cabe Demi Konten

Global
Video Detik-detik Crane Ambruk Ditabrak Kapal Kontainer Terbesar di Dunia

Video Detik-detik Crane Ambruk Ditabrak Kapal Kontainer Terbesar di Dunia

Global
Seorang Wanita Masukan Kotoran Anjing ke Kotak Surat Para Pendukung Trump

Seorang Wanita Masukan Kotoran Anjing ke Kotak Surat Para Pendukung Trump

Global
Tim Sepak Bola Kalah 37-0 gara-gara Social Distancing 2 Meter di Pertandingan

Tim Sepak Bola Kalah 37-0 gara-gara Social Distancing 2 Meter di Pertandingan

Global
Percaya Ritual Mandi Lumpur Cegah Virus Corona, Politisi India Positif Covid-19

Percaya Ritual Mandi Lumpur Cegah Virus Corona, Politisi India Positif Covid-19

Global
Video Viral Wanita Naiki Peti Mati Kekasihnya dan Berjoget di Atasnya

Video Viral Wanita Naiki Peti Mati Kekasihnya dan Berjoget di Atasnya

Global
Ngebut 140 Km/Jam Sambil Tidur di Mobil, Sopir Ditilang Polisi

Ngebut 140 Km/Jam Sambil Tidur di Mobil, Sopir Ditilang Polisi

Global
Survei: Kata Generasi Milenial dan Gen Z Soal Holocaust

Survei: Kata Generasi Milenial dan Gen Z Soal Holocaust

Global
UU Baru Disahkan di Nigeria, Pria Pemerkosa Akan Dikebiri

UU Baru Disahkan di Nigeria, Pria Pemerkosa Akan Dikebiri

Global
Tolak Pelatihan Anti-rasialisme, Trump Usulkan Pelajaran Patriotik di Sekolah

Tolak Pelatihan Anti-rasialisme, Trump Usulkan Pelajaran Patriotik di Sekolah

Global
Hari Ini dalam Sejarah: Presiden AS ke-39 Jimmy Carter Resmi Ajukan Laporan 'Penampakan UFO'

Hari Ini dalam Sejarah: Presiden AS ke-39 Jimmy Carter Resmi Ajukan Laporan "Penampakan UFO"

Global
Ragam Barang Antik Revolusioner China Dicuri, Ditaksir Nilainya Lebih dari Rp 7,4 Triliun

Ragam Barang Antik Revolusioner China Dicuri, Ditaksir Nilainya Lebih dari Rp 7,4 Triliun

Global
Bakteri Penyakit Bocor dari Lab China, Ribuan Orang Terinfeksi

Bakteri Penyakit Bocor dari Lab China, Ribuan Orang Terinfeksi

Global
Seorang Penggemar dan Pekerja Wahana Ekstrem yang Tewas dari 'Swing Ride'

Seorang Penggemar dan Pekerja Wahana Ekstrem yang Tewas dari "Swing Ride"

Global
Pesta Pernikahan jadi Superspreader Virus Corona, 7 Tewas dan 177 Terinfeksi

Pesta Pernikahan jadi Superspreader Virus Corona, 7 Tewas dan 177 Terinfeksi

Global
komentar
Close Ads X