Akhir Perang Dunia II, Bendera Soviet Berkibar, Berlin Jatuh ke Tangan Sekutu

Kompas.com - 09/05/2020, 13:07 WIB
Tentara Soviet mengibarkan bendera di atas gedung parlemen Jerman atau Reichstag di Berlin pada 1945. GETTY IMAGES/BBC IndonesiaTentara Soviet mengibarkan bendera di atas gedung parlemen Jerman atau Reichstag di Berlin pada 1945.

KOMPAS.com - Setelah hampir selama empat tahun terlibat dalam pertempuran sengit, pasukan Uni Soviet akhirnya melancarkan serangan ke Berlin pada 16 April 1945.

Pasukan Nazi Jerman sebelumnya menginvasi Uni Soviet pada Juni 1941 dan membunuh puluhan juta warga sipil dan serdadu negara tersebut.

Tapi, pada April 1945, Nazi Jerman di bawah kepemimpinan Adolf Hitler berlutut. Lini pertahanan yang rapuh dan tidak terorganisir harus menghadapi serangan dua kelompok tentara Soviet dari arah timur dan selatan.

Baca juga: Sosok Oskar Fischinger, Animator di Zaman Hitler dalam Google Doodle

Secara keseluruhan, sekitar 1,5 juta serdadu Soviet mengepung dan menyerbu ibu kota Jerman. Serangan itu adalah gempuran besar-besaran terakhir dalam perang di Eropa.

Pasukan Uni Soviet mengepung dan menyerang Berlin dari darat dan udara.GETTY IMAGES/BBC Indonesia Pasukan Uni Soviet mengepung dan menyerang Berlin dari darat dan udara.

Adolf Hitler menolak meninggalkan Berlin. Dia menghabiskan hari-hari terakhir dalam hidupnya di bawah tanah Kota Berlin, di suatu tempat yang disebut Fuhrerbunker.

Publik terakhir kali melihatnya saat dia berulang tahun ke-56, pada 20 April 1945. untuk menyematkan medali ke sejumlah orang yang mempertahankan kota.

Baca juga: Adolf Hitler, Bagaimana Pemimpin Nazi Ini Meninggal dan Mengapa Banyak Misteri di Seputar Kondisi Jenazahnya?

Pada hari yang sama, pasukan Soviet mulai membombardir pusat kota. Tiga hari kemudian, Berlin sepenuhnya terkepung.

Saat itu, pasukan Nazi kalah jumlah dan senjata. Mereka hanya bisa memperlambat laju tentara Soviet.

Pada 30 April 1945, Hitler bunuh diri, satu hari setelah menikahi Eva Braun. Jenazah mereka dibawa ke atas dan dibakar di tanah bekas ledakan bom dekat situ.

Nazi mengerahkan kaum lansia dan anak-anak untuk mempertahankan ibu kota. Dalam foto ini terlihat Adolf Hitler memberikan medali kepada salah seorang serdadu berusia 12 tahun.GETTY IMAGES/BBC Indonesia Nazi mengerahkan kaum lansia dan anak-anak untuk mempertahankan ibu kota. Dalam foto ini terlihat Adolf Hitler memberikan medali kepada salah seorang serdadu berusia 12 tahun.

Baca juga: Rumah Tempat Pemimpin Nazi Hitler Lahir Bakal Jadi Kantor Polisi

Tidak lama berselang, pasukan Soviet merebut gedung parlemen Jerman alias Reichstag. Sebuah foto terkenal yang memperlihatkan seorang serdadu Soviet mengibarkan bendera di atas gedung menggambarkan peristiwa tersebut.

Berlin secara resmi menyerah pada 2 Mei, walau pertempuran di kota itu masih berlangsung sampai kemenangan tentara sekutu di Eropa terjadi pada 8 Mei 1945.

Kondisi Kota Berlin sendiri dipenuhi puing-puing. Pasukan Soviet yang menduduki kota, membagikan roti dan kebutuhan pokok kepada warga sipil. Namun, sejumlah serdadu juga melakukan kekejian terhadap mereka.

Baca juga: Catatan Tua Ungkap Keprihatinan Orang Indonesia saat Hitler Kuasai Belanda

Berlin kemudian dikuasai negara-negara sekutu setelah perang berakhir.

Pasukan Soviet membagikan sup dan roti kepada warga yang bertahan setelah jatuhnya kota.GETTY IMAGES/BBC Indonesia Pasukan Soviet membagikan sup dan roti kepada warga yang bertahan setelah jatuhnya kota.

Selagi warga sipil membersihkan kota , para pemimpin Amerika Serikat, Inggris, dan Uni Soviet bertemu di kota Potsdam di pinggir Berlin beberapa bulan setelah perang berakhir untuk membentuk perdamaian.


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Muncul di Romania, 'Monolit' Logam Raib Secara Misterius

Sempat Muncul di Romania, "Monolit" Logam Raib Secara Misterius

Global
Pengawal Putin Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Kremlin

Pengawal Putin Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Kremlin

Global
3 Distrik di Nagorno-Karabakh Resmi Diambil Alih, Presiden Azerbaijan: Kemenangan yang Bersejarah

3 Distrik di Nagorno-Karabakh Resmi Diambil Alih, Presiden Azerbaijan: Kemenangan yang Bersejarah

Global
Usai Ilmuwan Nuklir Top Terbunuh, Kini Komandan Senior Garda Revolusi Iran Tewas Diserang Pesawat Nirawak

Usai Ilmuwan Nuklir Top Terbunuh, Kini Komandan Senior Garda Revolusi Iran Tewas Diserang Pesawat Nirawak

Global
Polisi Rusia Tangkap Tersangka Pembunuh Berantai 26 Wanita Lansia

Polisi Rusia Tangkap Tersangka Pembunuh Berantai 26 Wanita Lansia

Global
Pemimpin Hamas Positif Covid-19, Kasus Virus Corona di Gaza Makin Meningkat

Pemimpin Hamas Positif Covid-19, Kasus Virus Corona di Gaza Makin Meningkat

Global
200.000 Polisi Jaga Makam Maradona untuk Hindari 'Perampokan' Jasad Legenda Argentina Itu

200.000 Polisi Jaga Makam Maradona untuk Hindari 'Perampokan' Jasad Legenda Argentina Itu

Global
[POPULER GLOBAL] Zanziman Ellie, 'Mowgli Dunia Nyata' yang Hidup di Hutan | Ilmuwan Nuklir Iran Ditembak Mati

[POPULER GLOBAL] Zanziman Ellie, "Mowgli Dunia Nyata" yang Hidup di Hutan | Ilmuwan Nuklir Iran Ditembak Mati

Global
Tak Tertipu, Istri Paksa Suami Jual PS5 yang Mirip Penjernih Udara

Tak Tertipu, Istri Paksa Suami Jual PS5 yang Mirip Penjernih Udara

Global
50 Polisi Bantu Evakuasi Pria Berbobot 300 Kg untuk Bangun dan Keluar Rumah

50 Polisi Bantu Evakuasi Pria Berbobot 300 Kg untuk Bangun dan Keluar Rumah

Global
China Menolak Meminta Maaf kepada Australia Terkait Foto Tentara Palsu

China Menolak Meminta Maaf kepada Australia Terkait Foto Tentara Palsu

Global
Zanziman Ellie, 'Mowgli Dunia Nyata' yang Hidup di Hutan Afrika karena Dibully

Zanziman Ellie, "Mowgli Dunia Nyata" yang Hidup di Hutan Afrika karena Dibully

Global
Berpacu dalam Pandemi, Inilah Deretan Calon Vaksin Corona Terdepan...

Berpacu dalam Pandemi, Inilah Deretan Calon Vaksin Corona Terdepan...

Global
Bayi Lahir dengan Antibodi Covid-19, Misteri Virus Corona Masih Berlanjut

Bayi Lahir dengan Antibodi Covid-19, Misteri Virus Corona Masih Berlanjut

Global
Data Covid-19 China Bocor, Ternyata Sembunyikan Separuh Kasus dan Kematian

Data Covid-19 China Bocor, Ternyata Sembunyikan Separuh Kasus dan Kematian

Global
komentar
Close Ads X