Mahathir Akan Ajukan Mosi Tidak Percaya ke PM Malaysia di Parlemen

Kompas.com - 08/05/2020, 15:35 WIB
Perdana Menteri Sementara Malaysia, Mahathir Mohamad, saat berbicara di konferensi pers di Putrajaya, Kamis (27/2/2020). LIM HUEY TENGPerdana Menteri Sementara Malaysia, Mahathir Mohamad, saat berbicara di konferensi pers di Putrajaya, Kamis (27/2/2020).

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Mahathir Mohammad akan melayangkan mosi tidak percaya kepada PM Malaysia Muhyiddin Yassin di parlemen.

Diberitakan The Straits Times pada Kamis (7/5/2020) eks PM Negeri "Jiran" tersebut bakal mengajukan mosi tidak percaya ketika parlemen bersidang pada 18 Mei.

Rencana itu tertuang dalam surat tertanggal 4 Mei yang dikirim oleh politisi berjuluk Dr M tersebut ke Ketua Majelis Rendah Parlemen, Tan Sri Mohammad Ariff Md Yusof.

Baca juga: Dikritik Mahathir Mohamad Tak Sabaran, Ini Sindiran Anwar Ibrahim

Di surat tersebut Mahathir menyatakan niatnya untuk mengajukan mosi, karena mengklaim Muhyiddin tidak memiliki dukungan mayoritas anggota parlemen untuk menjadi Perdana Menteri Malaysia.

Hal ini terjadi setelah Ketua Menteri Sabah Shafie Apdal, sebelumnya meminta mosi kepercayaan pada Mahathir dalam surat kepada Ariff. Surat ini viral di media sosial pada Rabu malam (6/5/2020).

Akan tetapi mosi Datuk Seri Shafie yang merupakan anggota parlemen untuk Semporna di Sabah, ditolak Ariff karena tidak sejalan dengan Pasal 43 Konstitusi Federal, yang berkaitan dengan wewenang raja untuk menunjuk perdana menteri.

Baca juga: Anwar Ibrahim Mengaku Sudah Tak Percaya Mahathir Mohamad

"Oleh karena itu, saya tidak akan mengizinkan mosi dibawa ke sidang parlemen," kata Ariff menanggapi.

Shafie sebelumnya pada Kamis (7/5/2020) mengonfirmasi ia telah mengirim surat tertanggal 1 Mei itu kepada Ariff setelah ditekan wartawan di Sabah.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Krisis Politik Setelah Ledakan di Beirut, Pemerintah Lebanon Berniat Mundur

Krisis Politik Setelah Ledakan di Beirut, Pemerintah Lebanon Berniat Mundur

Global
WHO Prediksi Kasus Covid-19 di Dunia Bakal Tembus 20 Juta Pekan Ini

WHO Prediksi Kasus Covid-19 di Dunia Bakal Tembus 20 Juta Pekan Ini

Global
Akurat sejak 1984, Profesor Sejarah Ini Prediksi Trump Bakal Kalah di Pilpres AS

Akurat sejak 1984, Profesor Sejarah Ini Prediksi Trump Bakal Kalah di Pilpres AS

Global
Beri Pesan kepada Israel, Hamas Tembakkan Roket ke Laut

Beri Pesan kepada Israel, Hamas Tembakkan Roket ke Laut

Global
Korban Tewas Ledakan di Beirut, Lebanon, Diyakini Capai 200 Orang

Korban Tewas Ledakan di Beirut, Lebanon, Diyakini Capai 200 Orang

Global
Mengintip Kekuatan Tersembunyi Militer Taiwan: Jebakan di Pantai dan Dinding Api

Mengintip Kekuatan Tersembunyi Militer Taiwan: Jebakan di Pantai dan Dinding Api

Global
Nekat Gelar Pesta Kala Pandemi Virus Corona, 300 Orang Dibubarkan Polisi

Nekat Gelar Pesta Kala Pandemi Virus Corona, 300 Orang Dibubarkan Polisi

Global
Kunjungi Daerah yang Terdampak Banjir, Kim Jong Un Naik Mobil Mewah

Kunjungi Daerah yang Terdampak Banjir, Kim Jong Un Naik Mobil Mewah

Global
Pengusaha Ini Pesan Masker Termahal di Dunia Seharga Rp 22 Miliar, Bertakhtakan Emas dan Berlian

Pengusaha Ini Pesan Masker Termahal di Dunia Seharga Rp 22 Miliar, Bertakhtakan Emas dan Berlian

Global
Aksi Balasan Terkait Hong Kong, China Beri Sanksi 11 Pejabat AS

Aksi Balasan Terkait Hong Kong, China Beri Sanksi 11 Pejabat AS

Global
Kunjungi Taiwan, Menkes AS Salah Ucap Nama Presiden Tsai Jadi Xi

Kunjungi Taiwan, Menkes AS Salah Ucap Nama Presiden Tsai Jadi Xi

Global
MV Wakashio Retak, Bencana Minyak Tumpah di Mauritius Bisa Makin Parah

MV Wakashio Retak, Bencana Minyak Tumpah di Mauritius Bisa Makin Parah

Global
'Misteri Besar' Melonjaknya Kasus Virus Corona di Vietnam

"Misteri Besar" Melonjaknya Kasus Virus Corona di Vietnam

Global
[Hari Ini dalam Sejarah] Pernikahan Pertama di Luar Angkasa

[Hari Ini dalam Sejarah] Pernikahan Pertama di Luar Angkasa

Global
Palang Merah Internasional Latih 43.000 Relawan untuk Bantu Warga di Korea Utara

Palang Merah Internasional Latih 43.000 Relawan untuk Bantu Warga di Korea Utara

Global
komentar
Close Ads X