Kompas.com - 08/05/2020, 08:00 WIB
Madonna berpose berpose saat menghadiri MTV Video Music Awards 2018 di Radio City Music Hall di New York City, pada 20 Agustus 2018. PAUL ZIMMARMAN/GETTY IMAGES/AFPMadonna berpose berpose saat menghadiri MTV Video Music Awards 2018 di Radio City Music Hall di New York City, pada 20 Agustus 2018.

KOMPAS.com - Ratu Pop Dunia, Madonna pada Kamis (7/5/2020) mengatakan bahwa dirinya baru saja pulih dari infeksi virus corona.

Dilansir media Perancis AFP, virus penyakit Covid-19 memaksa penyanyi sekaligus seniman kebangsaan Amerika Serikat itu untuk menarik serangkaian jadwal konsernya di Paris pada Februari dan Maret.

Madonna mengatakan kalau dirinya positif antibodi yang memungkinkan dirinya berarti positif Covid-19 namun tidak menyadarinya. "Saat ini saya (sudah) tidak sakit," ungkapnya kepada 15 juta pengikutnya di Instagram.

"Ketika Anda positif antibodi itu artinya Anda punya virus, hal itu jelas menyatakan kalau aku sakit di akhir tur di Paris tujuh pekan lalu bersama dengan artis lain di pertunjukanku."

Baca juga: Klaim Miliki Antibodi Corona, Madonna: Saya akan Bernapas di Udara Covid-19

Artis yang telah berusia 61 tahun ini menyanyikan sebuah lagu di Paris pada 22 Februari silam sebelum membatalkan pertunjukan selanjutnya dengan alasan 'cedera yang tengah berlangsung'.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Madonna kemudian membatalkan dua konser selanjutnya di Paris yaitu tur terakhir dari rangkaian tur dunia Madame X-nya setelah otoritas Perancis melarang perkumpulan besar untuk menghindari penyebaran virus corona di awal Maret.

"Saat itu, kami pikir kami hanya mengalami flu yang parah," kata Madonna di sebuah unggahan di sosial media, "Puji Tuhan kami semua kini sehat dan baik-baik saja sekarang."

Baca juga: Mengenang Mark Blum, Madonna: Virus Corona Bukan Lelucon!

Pakar ragu akurasi tes antibodi AS

Tanggal konser Madonna di Paris tampaknya 'terkutuk' karena pembukaan konser malam harinya tidak dimulai sampai usai tengah malam, bahkan tiga setengah jam terlambat.

Sementara itu, para pakar skeptis tentang keakuratan tes antibodi yang mengklaim dapat menunjukkan seseorang terinfeksi virus corona.

Beberapa memperingatkan bahwa meski tes antibodi itu telah berdasarkan standar informal pemerintah Amerika Serikat (AS), bisa saja hasil yang keluar salah.

Baca juga: Konser Ngaret 3 Jam, Madonna Kembali Digugat Penggemarnya

Halaman:
Baca tentang

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.