Kompas.com - 07/05/2020, 21:46 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump melakukan veto upaya membatasi wewenang perang miliknya terhadap Iran, seraya menyebutnya "sangat menghina".

Dalam rilis pernyataannya, sang presiden menyebut resolusi dari Kongres AS, teguran bipartisan yang langka kepadanya pada Maret lalu, didasarkan pada "kesalahphaman tentang fakta dan hukum".

Resolusi dibuat baik oleh Republik maupun Demokrat, karena mereka takut jika Trump bisa mendeklarasikan perang terhadap Iran.

Baca juga: Presiden Iran Peringatkan AS, Jangan Melawan Iran Tiap Hari

Presiden 73 tahun itu menjelaskan, Kongres secara salah menafsirkan otoritas konstitusionalnya terbatasa pada "pertahanan dan pasukan AS atas ancaman yang akan terjadi".

"itu salah," kata dia. Trump menjelaskan, saat ini mereka hidup di dunia penuh dengan ancaman yang semakin hari semakin berkembang.

"Konstitusi mengakui Presiden harus bisa mengantisipasi segala langkah musuh, dan menentukan keputusan penting. Itu yang saya lakukan!" tegasnya.

Dilansir AFP Kamis (7/5/2020), veto tersebut dilakukan setelah Kongres mengesahkan resolusi untuk menekan wewenang perang sang presiden.

Disebutkan dalam resolusi itu, Trump tidak bisa mengerahkan tentaranya melawan Teheran tanpa mendapat persetujuan dari Kongres.

Para pendukung legislasi itu menyatakan, mereka ingin memastikan Kongres punya wewenang unik untuk mendeklarasikan perang, sebagaimana diurai dalam Konstitusi AS.

Baca juga: Jenderal Iran Qasem Soleimani Dibunuh AS, Korea Utara Larang Penggunaan Ponsel

Presiden ke-45 AS itu sebelumnya sudah berulang kali menekankan perlunya menarik militer mereka yang berada di luar negeri.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Sumber AFP

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER GLOBAL] Warga Iran Ditembak karena Piala Dunia | Penumpang Gelap Kapal Tanker Dipulangkan

[POPULER GLOBAL] Warga Iran Ditembak karena Piala Dunia | Penumpang Gelap Kapal Tanker Dipulangkan

Global
Rusia Ganggu Pertahanan Udara Ukraina, Ini Caranya

Rusia Ganggu Pertahanan Udara Ukraina, Ini Caranya

Global
Apakah Demo Nol Covid di China Akan Bertahan?

Apakah Demo Nol Covid di China Akan Bertahan?

Global
Tiga Penumpang Gelap Bertahan 11 Hari di Daun Kemudi Kapal Tanker Bakal Dipulangkan

Tiga Penumpang Gelap Bertahan 11 Hari di Daun Kemudi Kapal Tanker Bakal Dipulangkan

Global
Lavrov: NATO Kobarkan Ketegangan di Laut China Selatan, Ancam Rusia

Lavrov: NATO Kobarkan Ketegangan di Laut China Selatan, Ancam Rusia

Global
Kelakuan Buruk Wisatawan Usai Aturan Covid Dicabut: dari Menari Telanjang di Bali hingga Joget di Piramida Meksiko

Kelakuan Buruk Wisatawan Usai Aturan Covid Dicabut: dari Menari Telanjang di Bali hingga Joget di Piramida Meksiko

Global
Lelang 100 Pulau di Kepulauan Widi Dimulai Minggu Depan, Indonesia Bisa Hadapi Masalah Lingkungan?

Lelang 100 Pulau di Kepulauan Widi Dimulai Minggu Depan, Indonesia Bisa Hadapi Masalah Lingkungan?

Global
Ibu Baptis Pangeran William Mundur dari Tugas Istana Usai Cecar Orang Kulit Hitam Inggris dengan Pertanyaan Menyinggung Rasial

Ibu Baptis Pangeran William Mundur dari Tugas Istana Usai Cecar Orang Kulit Hitam Inggris dengan Pertanyaan Menyinggung Rasial

Global
Spanyol Geger Bom Surat, Perdana Menteri dan Kedubes Ukraina Dapat Kiriman

Spanyol Geger Bom Surat, Perdana Menteri dan Kedubes Ukraina Dapat Kiriman

Global
Terungkap, Pemimpin ISIS Ledakkan Diri saat Dikepung Milisi Suriah

Terungkap, Pemimpin ISIS Ledakkan Diri saat Dikepung Milisi Suriah

Global
Ini Daftar Kota Termahal di Dunia 2022, Kota di Indonesia Termasuk?

Ini Daftar Kota Termahal di Dunia 2022, Kota di Indonesia Termasuk?

Global
AS Siapkan Lebih Banyak Sanksi terhadap Korea Utara

AS Siapkan Lebih Banyak Sanksi terhadap Korea Utara

Global
Piala Dunia: Aksi Pemain Timnas AS Peluk Pemain Iran yang Kalah Tuai Pujian

Piala Dunia: Aksi Pemain Timnas AS Peluk Pemain Iran yang Kalah Tuai Pujian

Global
Khawatir Air Laut Naik dan Tenggelam, Puluhan Desa Vanuatu Akan Direlokasi

Khawatir Air Laut Naik dan Tenggelam, Puluhan Desa Vanuatu Akan Direlokasi

Global
Orangtua di Korea Selatan Simpan Jenazah Bayinya dalam Wadah Kimci Selama 3 Tahun

Orangtua di Korea Selatan Simpan Jenazah Bayinya dalam Wadah Kimci Selama 3 Tahun

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.