Kreatif, Hiasan Roti Meses Indonesia Diapresiasi Media Asing

Kompas.com - 07/05/2020, 20:33 WIB
Salah satu hiasan roti meses karya Helen Yogie yang mendapat banyak pujian di media sosial. Instagram, Helen Yogie @helenyogieSalah satu hiasan roti meses karya Helen Yogie yang mendapat banyak pujian di media sosial.

KOMPAS.com - Kreativitas warga Indonesia dalam mengkreasikan roti meses menjadi lukisan, turut menjadi perhatian media asing. Salah satunya ABC Indonesia yang memberi apresiasi.

Banyak karya kreatif hiasan roti tawar yang viral di media sosial, dan taburan meses ini juga ditunjukkan untuk memberi semangat melawan virus corona.

Sebanyak 24 roti meses bergambar dokter Indonesia yang meninggal karena Covid-19 karya Putu Wardhani adalah salah satu yang sedang viral di Twitter dan Instagram.

Kepada ABC Indonesia pria asal Nganjuk, Jawa Timur, ini menghabiskan 6 hari untuk menyelesaikan karyanya.

Baca juga: Chef Arnold Tantang Perusahaan BUMN Lukis Roti Tawar Pakai Meses, Ada PT INKA dan Kementerian PUPR

"Satu hari saya bisa membuat satu sampai tiga roti," kata Putu kepada ABC Indonesia.

"Satu roti bisa menghabiskan waktu satu sampai 3 jam, tergantung suasana hati dan tingkat kesulitan," tambah dosen Desain Komunikasi Visual di Universitas Ciputra Surabaya tersebut.

Putu mengatakan ia saat ini sedang bekerja di rumah dan jika tidak sedang mengajar ia memanfaatkan waktunya untuk membuat roti ini.

Hasil karyanya telah mendapat reaksi positif dari keluarga para dokter yang ditampilkan di atas roti.

Sementara bagi dirinya, Putu mengaku proses pembuatan karya rotinya ini telah mengajarkan arti kesabaran.

"Sengaja roti itu tidak saya kasih mentega. Jadi permukaannya ada yang kasar atau berlubang. Itu adalah proses... untuk melatih kesabaran saya dan terlebih meresapi apa itu isolasi."

Ia mengaku sempat juga akan menyerah setelah menyelesaikan roti keenam yang dibuatnya.

"Ketika saya kembali dari kamar kecil, saya menemukan sudah ada dua kucing bermain dengan roti yang hampir jadi," kata dia.

Baca juga: Viral Lukisan Roti Tawar Pakai Meses, Begini Sejarah Meses yang Berawal dari Belanda

Obat kebosanan di tengah isolasi

Masa isolasi di rumah juga dimanfaatkan oleh Ahmad Fadil Martian, yang akrab disapa Fadil. Ia menghabiskan 4 jam untuk menyelesaikan kreasi roti mesesnya.

Hasil karya Putu Wardhani dalam menghias roti tawar. Ia mengungkapkan kreativitasnya ini adalah hasil kesabaran.Instagram Putu Wardhani @phewe17 Hasil karya Putu Wardhani dalam menghias roti tawar. Ia mengungkapkan kreativitasnya ini adalah hasil kesabaran.
Menurutnya, selain melatih kesabaran, roti meses yang ia kerjakan hingga menjelang sahur telah menjadi sebuah kegiatan yang positif.

"Ada rasa senang tersendiri saja. Selain itu, karyanya juga bisa dinikmati banyak orang dan jadi penghibur untuk teman-teman di masa pandemi ini. Jadi tidak terlalu stres."

Saat ini, karya pria yang tinggal di Pekanbaru tersebut sudah diunggah di beberapa akun media sosial besar di negara lain, seperti Malaysia, Singapura, dan Turki.

Sebagai seorang visual artist, Fadil yang sudah terbiasa bekerja dari rumah sedang mengerjakan proyek lain untuk mendorong gerakan #dirumahsaja.

"Jangan terlalu stres. Lakukan hobi-hobi. Mungkin sekarang ini adalah saatnya kita ibaratnya, fokus ke hobi masing-masing dan semoga dapat mengobati [diri di tengah situasi] saat ini."

Baca juga: Niat Banget! Viral Melukis Roti Tawar Pakai Meses

"Iseng-iseng" berujung "viral"

Seorang warga Bandung, Helen Yogie juga sudah membuat karya dengan taburan coklat meses di atas roti untuk mengisi waktu saat isolasi.

"Karena memang mengisi waktu luang juga selama isolasi ini. (Kita harus) memanfaatkan waktu sebaik mungkin."

Hingga kini, keempat roti kreasi siswi SMAK Penabur Bandung tersebut telah mencuri perhatian pengguna media sosial, termasuk seorang publik figur Indonesia, yaitu Arnold Poernomo.

"Awalnya saya iseng-iseng saja. Karena karya saya berkaitan dengan kuliner, saya memilih Chef Arnold untuk dijadikan sebagai model."

Menurut Helen, dari semua kreasi rotinya, karya wajah Chef Arnold Poernomo yang melibatkan delapan bahan makanan ini, memakan waktu terbanyak, yaitu sekitar 21 jam.

Arnold adalah saudara kandung dari Reynold Poernomo, bintang MasterChef Australia dan keduanya memiliki sebuah restoran di Sydney, Australia.

Arnold sudah menantang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk membuat logo mereka di atas roti dengan meses.

Baca juga: Beragam Olahan Roti Tawar Sehat yang Bisa Anda Buat di Rumah

Pesan #dirumahsaja

Bagi Putu yang melihat karyanya sebagai ekspresi diri seorang seniman, tren menghias roti juga digunakannya untuk menyampaikan pesan terkait pandemi virus corona.

"Pesan yang ingin saya sampaikan yakni turut berduka cita, berbelasungkawa dan respect terhadap mereka (tenaga medis yang meninggal dunia), mereka adalah pahlawan kita," kata Putu.

Menurut Putu pesan lainnya adalah apa yang bisa dilakukan warga Indonesia untuk membantu mereka, yakni dengan tetap di rumah, memakai masker dan menerapkan physical distancing.

"Jangan merasa bosan, kita dapat mengatasinya dengan membuat karya," kata Putu yang mengaku sudah tinggal di rumah selama dua bulan.

"Dan kalau pun kita tidak bisa bikin karya, membaca buku atau bermain game juga mungkin bisa sedikit mengurangi rasa bosan kita."

 


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Militer Myanmar Gerebek Pedemo Anti-Kudeta sampai ke Kamar Rumah

Militer Myanmar Gerebek Pedemo Anti-Kudeta sampai ke Kamar Rumah

Global
China Luncurkan 'Paspor Virus Corona', Apakah Itu?

China Luncurkan "Paspor Virus Corona", Apakah Itu?

Global
Lebih dari 150 Pengungsi Etnis Minoritas Rohingya di India Akan Dideportasi

Lebih dari 150 Pengungsi Etnis Minoritas Rohingya di India Akan Dideportasi

Global
Kisah Perang: Misteri Pasukan yang Bersantai di Medan Tempur, Tiba-tiba Orangnya Tambah Saat Pulang

Kisah Perang: Misteri Pasukan yang Bersantai di Medan Tempur, Tiba-tiba Orangnya Tambah Saat Pulang

Internasional
Gigit Orang, 2 Ekor Anjing Biden Dipulangkan dari Gedung Putih

Gigit Orang, 2 Ekor Anjing Biden Dipulangkan dari Gedung Putih

Internasional
Pro-kontra Respons Warga Inggris soal Blak-blakannya Meghan dan Pangeran Harry

Pro-kontra Respons Warga Inggris soal Blak-blakannya Meghan dan Pangeran Harry

Global
Bunuh Selingkuhan Saat Seks Oral, Dokter Ini Diminta Ganti Rugi

Bunuh Selingkuhan Saat Seks Oral, Dokter Ini Diminta Ganti Rugi

Global
Hendak Menulis Berita Pemerkosaan, Wartawan Ini Ditangkap dan Dipenjara

Hendak Menulis Berita Pemerkosaan, Wartawan Ini Ditangkap dan Dipenjara

Global
AS Kecam Rusia Bahayakan Nyawa dengan Informasi Sesat Vaksin Covid-19

AS Kecam Rusia Bahayakan Nyawa dengan Informasi Sesat Vaksin Covid-19

Global
Biden Tangguhkan Serangan Pesawat Tak Berawak AS di Zona Perang

Biden Tangguhkan Serangan Pesawat Tak Berawak AS di Zona Perang

Global
Meghan dan Harry: Obsesi Tabloid Inggris Merusak Keluarga Kerajaan Inggris

Meghan dan Harry: Obsesi Tabloid Inggris Merusak Keluarga Kerajaan Inggris

Global
Suster Ann Roza Kembali Berlutut demi Lindungi Demonstran yang Ditembaki Aparat Myanmar

Suster Ann Roza Kembali Berlutut demi Lindungi Demonstran yang Ditembaki Aparat Myanmar

Global
Siswi Perancis Mengaku Berbohong Setelah Tuduhan soal Kartun Nabi Berujung Pembunuhan Gurunya

Siswi Perancis Mengaku Berbohong Setelah Tuduhan soal Kartun Nabi Berujung Pembunuhan Gurunya

Global
Junta Militer Myanmar Blokade dan Gerebek Rumah-rumah Warga, PBB Beri Peringatan

Junta Militer Myanmar Blokade dan Gerebek Rumah-rumah Warga, PBB Beri Peringatan

Global
Sedang Melacak Cheetah, Pria Ini Disergap dan Tewas Dimakan 2 Ekor Singa

Sedang Melacak Cheetah, Pria Ini Disergap dan Tewas Dimakan 2 Ekor Singa

Global
komentar
Close Ads X