Korneva, Veteran Perang Dunia II Ini Galang Dana Terinspirasi dari Kapten Moore

Kompas.com - 06/05/2020, 20:10 WIB
Korneva menunjukkan kaus kaki yang ia rajut untuk Thomas Moore, seorang veteran Perang Dunia II Inggris yang mengumpulkan jutaan pound untuk NHS, selama wawancaranya dengan Associated Press di St. Petersburg, Rusia, Selasa, 5 Mei 2020. AP/Dmitry PanovKorneva menunjukkan kaus kaki yang ia rajut untuk Thomas Moore, seorang veteran Perang Dunia II Inggris yang mengumpulkan jutaan pound untuk NHS, selama wawancaranya dengan Associated Press di St. Petersburg, Rusia, Selasa, 5 Mei 2020.

MOSKWA, KOMPAS.com - Terinspirasi dari Kapten Tom Moore, veteran asal Inggris yang menggalang dana untuk tim medis dengan berjalan kaki berulang kali di kebunnya, seorang wanita veteran Perang Dunia II asal Rusia, Zinaida Korneva (97) turut melakukan aksinya.

Dikutip dari Associated Press, Zinaida Korneva (97) tidak berjalan di kebunnya seperti yang dilakukan Moore, namun dia meluncurkan sebuah situs web yang menceritakan kisah cobaannya menjadi salah satu Tentara Merah ( krasnaya armiya) di wilayah Stalingrad, Uni Soviet (sekarang Rusia).

Baca juga: Setelah Berhasil Galang Dana untuk NHS, Lagu Veteran 99 Tahun Ini Puncaki Tangga Lagu Inggris

Penggalangan dana yang dilakukan Korneva ditujukan kepada keluarga dari para dokter dan perawat yang meninggal akibat wabah Covid-19.

Zinaida Korneva, veterang Perang Dunia II, menunjukkan salah satu fotonya selama bertugas dulu kepada Associated press di St Petersburg, Rusia, Selasa (5/5/2020).
AP Zinaida Korneva, veterang Perang Dunia II, menunjukkan salah satu fotonya selama bertugas dulu kepada Associated press di St Petersburg, Rusia, Selasa (5/5/2020).

Di dalam salah satu videonya, dia menyebut Moore yang menjadi tentara Inggris  dan naik pangkat menjadi Kapten saat bertugas selama Perang Dunia II seperti dirinya.

"Halo, Tom.  Saya mempelajari kisahmu. Anda seorang yang kuat dan benar-benar seorang tentara," ujar Korneva yang menunjukkan medali di dadanya,

"Kita telah mengalahkan fasisme bersama pada 1945 kini kita bersama-sama melawan virus corona."

Baca juga: Putin Minta Pemerintah Rusia Bisa Ramal Jumlah Kasus Harian Covid-19

Upaya Moore, yang kemudian dikenal luas sebagai "Kapten Tom," menjadi sensasi di seluruh dunia dan mengumpulkan lebih dari 30 juta pound Inggris (atau berkisar Rp 560 juta) untuk amal yang ditujukan pada National Health Service Inggris.

Dan Kapten Tom juga mendapatkan hadiah khusus dari Korneva yaitu sepasang rajutan kaus kaki.

"Biarkan kaus kaki ini membuatmu hangat dengan cinta dari Rusia," kata Korneva.

Pada Selasa, penggalangan dana yang dilakukan Korneva telah mengumpulkan lebih dari  26.000 dolar AS (Rp 391 juta) dalam lima hari dan dia berharap bisa mengumpulkan 40.000 dolar AS (sekitar Rp 602 juta.

Baca juga: Kasus Virus Corona di Rusia Meningkat, Putin Isyaratkan Kirim Militer

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya Telah Membuat Kesalahan, Saya Pikir Covid-19 Hoaks'

'Saya Telah Membuat Kesalahan, Saya Pikir Covid-19 Hoaks'

Global
Kunjungi RS Militer, Trump Pakai Masker untuk Pertama Kalinya

Kunjungi RS Militer, Trump Pakai Masker untuk Pertama Kalinya

Global
Turki Berencana 'Tutup' Gambar Yesus dan Bunda Maria di Hagia Sophia Pakai Teknologi Khusus

Turki Berencana 'Tutup' Gambar Yesus dan Bunda Maria di Hagia Sophia Pakai Teknologi Khusus

Global
Setelah Tembak Korbannya 19 Kali, Remaja Ini Tertawa Sebelum Melarikan Diri

Setelah Tembak Korbannya 19 Kali, Remaja Ini Tertawa Sebelum Melarikan Diri

Global
Pembantaian Muslim di Srebrenica, Kuburan Massal Baru Masih Ditemukan

Pembantaian Muslim di Srebrenica, Kuburan Massal Baru Masih Ditemukan

Global
[POPULER GLOBAL] Pria AS Bereaksi Positif Usai Disuntik Vaksin Corona | Hagia Sophia Resmi Jadi Masjid, Umat Islam Dipersilakan Beribadah

[POPULER GLOBAL] Pria AS Bereaksi Positif Usai Disuntik Vaksin Corona | Hagia Sophia Resmi Jadi Masjid, Umat Islam Dipersilakan Beribadah

Global
Brasilia Kacau, Jadi Hot Spot Baru Covid-19 tapi Pemerintah Kurang Peduli

Brasilia Kacau, Jadi Hot Spot Baru Covid-19 tapi Pemerintah Kurang Peduli

Global
5 Orang Tewas akibat Insiden Penyanderaan di Afrika Selatan

5 Orang Tewas akibat Insiden Penyanderaan di Afrika Selatan

Global
Ratusan Gajah Mati Misterius di Botswana, Diduga karena Patogen Baru

Ratusan Gajah Mati Misterius di Botswana, Diduga karena Patogen Baru

Global
Penumpang Kereta di Irlandia ini Memakai Masker dari Celana Dalam

Penumpang Kereta di Irlandia ini Memakai Masker dari Celana Dalam

Global
Merasa Dirinya Robin Hood, Ketua Geng Ini Minta Pengurangan Masa Tahanan

Merasa Dirinya Robin Hood, Ketua Geng Ini Minta Pengurangan Masa Tahanan

Global
Pria AS Bereaksi Positif Usai Disuntik Vaksin Corona, Ini yang Dirasakannya

Pria AS Bereaksi Positif Usai Disuntik Vaksin Corona, Ini yang Dirasakannya

Global
Ibu Vikas Dubey: Tembak di Mana pun Dia Berada

Ibu Vikas Dubey: Tembak di Mana pun Dia Berada

Global
Klaster Virus Corona di Sekolah Al-Taqwa Jadi Terbesar di Melbourne, Penularannya Masih Jadi Misteri

Klaster Virus Corona di Sekolah Al-Taqwa Jadi Terbesar di Melbourne, Penularannya Masih Jadi Misteri

Global
Trump Sebut Joe Biden Plagiat Rencana Program Ekonominya

Trump Sebut Joe Biden Plagiat Rencana Program Ekonominya

Global
komentar
Close Ads X