Setahun Dipenjara Tanpa Dakwaan, Kondisi Putri Kerajaan Arab Saudi Memburuk

Kompas.com - 05/05/2020, 14:07 WIB
Foto pada 12 April 2017 menunjukkan Putri Basmah binti Saud bin Abdulaziz berbicara dalam diskusi tentang peranan wanita di Timur Tengah, acara bertempat di Middle East Institute Washington DC, Amerika Serikat. Setahun setelah dijebloskan ke penjara tanpa dakwaan, kesehatan Putri Basmah memburuk dan dikhawatirkan tertular Covid-19. MANDEL NGAN/AFPFoto pada 12 April 2017 menunjukkan Putri Basmah binti Saud bin Abdulaziz berbicara dalam diskusi tentang peranan wanita di Timur Tengah, acara bertempat di Middle East Institute Washington DC, Amerika Serikat. Setahun setelah dijebloskan ke penjara tanpa dakwaan, kesehatan Putri Basmah memburuk dan dikhawatirkan tertular Covid-19.

RIYADH, KOMPAS.com - Setahun setelah mendekam di penjara tanpa dakwaan, kesehatan putri kerajaan Arab Saudi dikabarkan memburuk dan memunculkan kekhawatiran dirinya tertular Covid-19.

Putri Basmah binti Saud (56) yang sejak lama dipandang sebagai pendukung hak-hak perempuan, mulai menghilang secara misterius dari hadapan publik sejak Maret tahun lalu.

Namun bulan lalu akun Twitter-nya mendadak aktif lagi dengan sepucuk surat dari sang putri yang mengklaim dirinya "diculik" dan "dijebloskan ke penjara" bersama putrinya yang berusia 28 tahun, Suhoud al-Sharif.

Baca juga: Sempat Terhambat Lockdown, 262 WNI di Arab Saudi Pulang ke Indonesia

Mereka telah memohon bantuan ke Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, tapi belum ada tanggapan.

Surat itu menyuarakan kekhawatiran bahwa "kesehatannya memburuk" di penjara al-Ha'ir, Riyadh, yang dilengkapi sistem keamanan tinggi. Sebab, penjara itu menampung para narapidana terorisme dan tahanan politik.

Namun beberapa jam kemudian tweet itu dihapus.

Salah dua sumber yang dekat dengan keluarga itu mengatakan pada jurnalis AFP bahwa akun itu telah diretas oleh "seseorang di Arab Saudi".

Baca juga: Arab Saudi Buka Lockdown Perlahan, Sukses Uji Virus Corona Kunci Utamanya

"Sejak tweet itu, tidak ada kontak lagi; tidak ada tanda-tanda sang putri atau Suhoud," kata seorang sumber.

"Tidak ada lagi panggilan telepon, tidak ada apa-apa."

Ketakutan keluarga semakin diperkuat oleh kemungkinan wabah virus corona telah menembus penjara al-Ha'ir.

Saat diizinkan melakukan satu panggilan telepon mingguan sebelum tweet itu, Suhoud mengatakan kepada keluarganya bahwa otoritas penjara telah membunyikan peringatan bahwa virus corona telah terdeteksi di dalam fasilitas.

Baca juga: Trump Ultimatum Arab Saudi: Pangkas Produksi Minyak, atau AS Tarik Dukungan Militer

Seorang pegawai penjara secara terpisah mengonfirmasi kepada keluarga sang putri bahwa ada beberapa kasus Covid-19 di al-Ha'ir.

Pihak berwenang di Arab Saudi, yang telah melaporkan lebih dari 25.000 kasus Covid-19, sejauh ini belum menanggapi hal tersebut.

Pemerintah juga tidak mengatakan apa pun kepada khalayak tentang penahanan sang putri.

Baca juga: Arab Saudi Hapus Hukuman Cambuk

Putri Basmah menderita banyak masalah kesehatan termasuk osteoporosis dan masalah pencernaan akut, menurut catatan medis yang dilihat oleh AFP.

Sejumlah sumber mengatakan dirinya ditolak menjalani perawatan medis di penjara.

Penahanannya di penjara belum pernah terjadi sebelumnya di Arab Saudi, karena biasanya anggota keluarga kerajaan ditahan sebagai tahanan rumah atau ditahan di villa maupun hotel mewah.

Baca juga: Covid-19, Raja Salman Perintahkan Pengurangan Jam Malam di Arab Saudi Kecuali di Mekah

Baca tentang

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintahan Trump Ketahuan Intip Telepon 3 Jurnalis Washington Post

Pemerintahan Trump Ketahuan Intip Telepon 3 Jurnalis Washington Post

Global
Kastil Drakula Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19 untuk Turis

Kastil Drakula Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19 untuk Turis

Global
Covid-19 India Makin Ganas, Pensiunan Tenaga Kesehatan Militer Direkrut

Covid-19 India Makin Ganas, Pensiunan Tenaga Kesehatan Militer Direkrut

Global
KBRI Moskwa Gelar Final Permira Saat Hari Pendidikan Nasional

KBRI Moskwa Gelar Final Permira Saat Hari Pendidikan Nasional

Global
Para Pemimpin Islam: Salahuddin Ayyubi dan Kisah Kepemimpinan Selama Perang Salib

Para Pemimpin Islam: Salahuddin Ayyubi dan Kisah Kepemimpinan Selama Perang Salib

Internasional
Putin Bersumpah Bela Kepentingan Nasional dan Mengecam 'Russophobia' dalam Perayaan Kemenangan Perang Dunia II

Putin Bersumpah Bela Kepentingan Nasional dan Mengecam "Russophobia" dalam Perayaan Kemenangan Perang Dunia II

Global
Calon Tentara AS Bajak Bus Sekolah, Malah Pusing Anak-anak Banyak Tanya

Calon Tentara AS Bajak Bus Sekolah, Malah Pusing Anak-anak Banyak Tanya

Global
Dua Pria Lemparkan Kantong Penuh Kecoak ke Restoran, Bertepatan Perjamuan Polisi

Dua Pria Lemparkan Kantong Penuh Kecoak ke Restoran, Bertepatan Perjamuan Polisi

Global
Robert H Goddard: Pencipta Roket Pertama AS, Diremehkan Hampir Sepanjang Hidupnya

Robert H Goddard: Pencipta Roket Pertama AS, Diremehkan Hampir Sepanjang Hidupnya

Internasional
Diplomat AS, China, dan Rusia Desak Kerja Sama, tapi Masih Bertikai

Diplomat AS, China, dan Rusia Desak Kerja Sama, tapi Masih Bertikai

Global
China Angkat Suara Setelah Roketnya Jatuh di Samudra Hindia

China Angkat Suara Setelah Roketnya Jatuh di Samudra Hindia

Global
Roket China Long March 5B Pernah Pecah lalu Jatuh di Afrika

Roket China Long March 5B Pernah Pecah lalu Jatuh di Afrika

Global
Di Tempat Inilah Wahana Ruang Angkasa yang Mati 'Dikuburkan'

Di Tempat Inilah Wahana Ruang Angkasa yang Mati "Dikuburkan"

Global
Rembrandt, Pelukis Beraliran Baroque Menggunakan Teknik Impasto

Rembrandt, Pelukis Beraliran Baroque Menggunakan Teknik Impasto

Internasional
Junta Militer Myanmar Masukkan Pemerintah Bayangan sebagai Teroris

Junta Militer Myanmar Masukkan Pemerintah Bayangan sebagai Teroris

Global
komentar
Close Ads X