Karantina Abadi Bagi Penyanyi Perempuan Iran

Kompas.com - 03/05/2020, 20:42 WIB
Sejak dua bulan Massy Ahadi sudah mengurung diri di rumah sendiri. ?Saya rindu mengobrol dan bernyanyi bersama perempuan lain,? kata penyanyi berusia 40 tahun itu kepada DW. Dokumen Massy AhadiSejak dua bulan Massy Ahadi sudah mengurung diri di rumah sendiri. ?Saya rindu mengobrol dan bernyanyi bersama perempuan lain,? kata penyanyi berusia 40 tahun itu kepada DW.

KOMPAS.com - Sejak 1979 penyanyi perempuan di Iran sudah dilarang tampil di muka publik dan terpaksa mencari suaka di balik tembok rumah.

Sejak dua bulan, Massy Ahadi sudah mengurung diri di rumahnya sendiri. “Saya rindu mengobrol dan bernyanyi bersama perempuan lain,“ kata penyanyi berusia 40 tahun itu kepada Deutsche Welle (DW).

“Pemerintah menghindari penggunaan kata karantina. Mereka meminta kami melakukan pembatasan sosial secara sukarela. Saya yakin mereka tidak memberlakukan larangan berpergian secara resmi supaya tidak perlu mengurus kebutuhan masyarakat ketika dikarantina,“ keluhnya.

Serupa yang lain, Ahadi merasa sendirian dalam menghadapi wabah virus corona.

“Tidak ada satu pun bantuan pemerintah untuk kami di Iran.“

Baca juga: Wabah Covid-19 Belum Selesai, Iran Bakal Buka Masjid di Bulan Ramadhan

 

Menyambung hidup lewat kursus daring

Sebab itu, dia mencari uang dengan cara menawarkan kursus menyanyi untuk kaum perempuan.

Mereka yang mampu membayar tarif sang penyanyi, biasanya tergolong kelas menengah dan atas di Iran.

Sebagian besar murid yang berguru kepada Massy tidak berkeberatan jika harus mengikuti atau membayar kursus daring.

Namun kesetiaan para murid tidak lantas membuat kekhawatirannya mereda. Wabah yang merajalela bisa menyeret perekonomian Iran ke arah resesi.

Dan Massy yang menawarkan jasa non-esensial itu, bisa turut kehilangan mata pencariannya.

Halaman:
Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[UNIK GLOBAL] Pencuri Ketiduran di Rumah Korban | Kondom Bekas Dicuci dan Dijual Lagi

[UNIK GLOBAL] Pencuri Ketiduran di Rumah Korban | Kondom Bekas Dicuci dan Dijual Lagi

Global
Iran Murka, Sebut AS 'Biadab' atas Sanksi yang Telah Dijatuhkan

Iran Murka, Sebut AS "Biadab" atas Sanksi yang Telah Dijatuhkan

Global
Seorang Remaja yang Menari Setelah Membunuh telah Dihukum Penjara Seumur Hidup

Seorang Remaja yang Menari Setelah Membunuh telah Dihukum Penjara Seumur Hidup

Global
Lagi Asyik Pacaran, Sejoli Dipalak dan Dipaksa Berhubungan Seks di Pinggir Jalan

Lagi Asyik Pacaran, Sejoli Dipalak dan Dipaksa Berhubungan Seks di Pinggir Jalan

Global
Menikah dengan Wanita dari Kasta Lebih Tinggi, Pria Ini Diculik dan Dibunuh

Menikah dengan Wanita dari Kasta Lebih Tinggi, Pria Ini Diculik dan Dibunuh

Global
Demo di Depan Vila Raja Thailand, Aktivis Pasang Plakat 'Negara Milik Rakyat'

Demo di Depan Vila Raja Thailand, Aktivis Pasang Plakat "Negara Milik Rakyat"

Global
Ada Jenazah di Dalam Toilet, Pesawat Air China Mendarat Darurat

Ada Jenazah di Dalam Toilet, Pesawat Air China Mendarat Darurat

Global
Gadis Kasta Dalit Diperkosa dan Dianiaya Hingga Lumpuh, Tersangka dari Kasta di Atasnya

Gadis Kasta Dalit Diperkosa dan Dianiaya Hingga Lumpuh, Tersangka dari Kasta di Atasnya

Global
Operasi Besar-besaran Polisi Inggris Tangkap 1.000 Pengedar dan Narkotika Senilai Rp 22,9 Miliar

Operasi Besar-besaran Polisi Inggris Tangkap 1.000 Pengedar dan Narkotika Senilai Rp 22,9 Miliar

Global
Keren, Batmobile Sungguhan Dibuat di Vietnam, Bisa Melaju 100 Km/Jam

Keren, Batmobile Sungguhan Dibuat di Vietnam, Bisa Melaju 100 Km/Jam

Global
Korban Tewas Kecelakaan Pesawat AU Ukraina Meningkat Jadi 26, 1 Orang Selamat

Korban Tewas Kecelakaan Pesawat AU Ukraina Meningkat Jadi 26, 1 Orang Selamat

Global
Jenazah Perempuan Ini Diikat di Sepeda Motor Sebelum Dibawa ke Rumah Duka

Jenazah Perempuan Ini Diikat di Sepeda Motor Sebelum Dibawa ke Rumah Duka

Global
Dirawat Beberapa Jam di RS, 3 Yahudi Ortodoks Meninggal karena Covid-19

Dirawat Beberapa Jam di RS, 3 Yahudi Ortodoks Meninggal karena Covid-19

Global
PM Australia: Dunia Harus Tahu Asal Muasal Covid-19

PM Australia: Dunia Harus Tahu Asal Muasal Covid-19

Global
Trump: Debat dengan Joe Biden seperti Laga UFC

Trump: Debat dengan Joe Biden seperti Laga UFC

Global
komentar
Close Ads X