Kompas.com - 02/05/2020, 07:45 WIB
Pada Jumat 1 Mei 2020 foto tampak pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, (di tengah), sedang memotong sebuah pita selama kunjungannya ke sebuah pabrik pupuk di Pyongan Selatan, Pyongyang, Korea Utara.
Kim membuat penampilan publik pertamanya sejak 20 hari absen. Dia merayakan penyelesaian pabrik pupuk baru.  Media pemerintah Korea Utara mengatakan pada Sabtu, 2 Mei 2020, mengakhiri rumor global yang mengatakan dia sakit parah. 
Wartawan independen tidak diberi akses untuk meliput peristiwa yang digambarkan dalam gambar didistribusikan oleh pemerintah Korea Utara ini. Konten gambar ini disediakan dan tidak dapat diverifikasi secara independen. 
Tanda air berbahasa Korea pada gambar yang disediakan oleh sumber berbunyi: KCNA yang merupakan singkatan dari Korean Central News Agency. (Kantor Berita Pusat Korea / Layanan Berita Korea via AP).Pada Jumat 1 Mei 2020 foto tampak pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, (di tengah), sedang memotong sebuah pita selama kunjungannya ke sebuah pabrik pupuk di Pyongan Selatan, Pyongyang, Korea Utara. Kim membuat penampilan publik pertamanya sejak 20 hari absen. Dia merayakan penyelesaian pabrik pupuk baru. Media pemerintah Korea Utara mengatakan pada Sabtu, 2 Mei 2020, mengakhiri rumor global yang mengatakan dia sakit parah. Wartawan independen tidak diberi akses untuk meliput peristiwa yang digambarkan dalam gambar didistribusikan oleh pemerintah Korea Utara ini. Konten gambar ini disediakan dan tidak dapat diverifikasi secara independen. Tanda air berbahasa Korea pada gambar yang disediakan oleh sumber berbunyi: KCNA yang merupakan singkatan dari Korean Central News Agency.

Sebelumnya, Kim dikabarkan mengalami sakit kritis akibat menjalani operasi kardiovaskular. Dia mulai dirumorkan kritis sejak absen dari acara hari lahir mendiang Kakeknya, Kim Il Sung, yang selama ini tidak pernah dia tinggalkan.

Klaim tentang gangguan kesehatan Kim kemudian dilaporkan oleh sebuah situs web pembelot di Korea Utara.

Dikatakan dari laporan itu, sebuah sumber anonim mengatakan kepada media Daily NK bahwa mereka mengerti kondisi Kim yang berjuang dari masalah kardiovaskular sejak Agustus lalu.

Kondisinya dikatakan memburuk setelah Kim mengunjungi Mount Paektu.

Berita ini yang kemudian menjadikan media internasional lainnya turut memberitakan kabar sakitnya Kim Jong Un.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo juga turut membangun rumor pada 29 April, dengan mengatakan bahwa para pejabat AS "belum melihat" pemimpin tertinggi Korea Utara itu baru-baru ini.

Baca juga: Kapal Mewah Jadi Bukti Kim Jong Un Berada di Kota Wonsan

Namun, pernyataan dari Pemerintah Korea Selatan, dan sumber-sumber di intelijen China mengatakan kepada Reuters bahwa kabar spekulasi itu tidaklah benar.

Apakah Kim pernah "hilang" sebelumnya? Ya, Kim pernah tidak muncul di publik selama 40 hari pada September 2014 setelah menghadiri konser.

Dia muncul kembali pada pertengahan Oktober menggunakan tongkat.

Media pemerintah Korut tidak pernah menjelaskan di mana dia berada. Namun, badan intelijen Korea Selatan mengatakan, Kim mungkin menjalani operasi di pergelangan kaki kirinya yang terkena kista.

Baca juga: AS Mulai Kumpulkan Data Intelijen Adik Kim Jong Un, Kim Yo Jong

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Misteri Tabrakan Tesla Tanpa Pengemudi, Mobil Hangus 2 Orang Tewas

Misteri Tabrakan Tesla Tanpa Pengemudi, Mobil Hangus 2 Orang Tewas

Global
Hormati Orang yang Puasa, Satpam Ini Balik Badan Saat Makan

Hormati Orang yang Puasa, Satpam Ini Balik Badan Saat Makan

Global
3 Negara Klub Pendiri ESL Kompak Lawan European Super League

3 Negara Klub Pendiri ESL Kompak Lawan European Super League

Global
Kasus Covid-19 Meningkat, Ibu Kota India Kembali Lockdown

Kasus Covid-19 Meningkat, Ibu Kota India Kembali Lockdown

Global
Rusia Akan Blokade Sebagian Laut Hitam, AS Kecam 'Eskalasi Tanpa Alasan'

Rusia Akan Blokade Sebagian Laut Hitam, AS Kecam "Eskalasi Tanpa Alasan"

Global
Balas Dendam, Ukraina Usir Diplomat Rusia dari Kiev

Balas Dendam, Ukraina Usir Diplomat Rusia dari Kiev

Global
Pangeran Harry Jalani Karantina Covid-19 dan Diperkirakan Segera Pulang ke California

Pangeran Harry Jalani Karantina Covid-19 dan Diperkirakan Segera Pulang ke California

Global
NASA Berhasil Terbangkan Drone dari Mars untuk Pertama Kalinya di Dunia

NASA Berhasil Terbangkan Drone dari Mars untuk Pertama Kalinya di Dunia

Global
PM Inggris Berjanji Bakal Gagalkan Peluncuran European Super League

PM Inggris Berjanji Bakal Gagalkan Peluncuran European Super League

Global
ISIS Eksekusi Penganut Kristen Koptik Mesir sebagai Peringatan agar Tak Dukung Militer

ISIS Eksekusi Penganut Kristen Koptik Mesir sebagai Peringatan agar Tak Dukung Militer

Global
Mobilisasi Pasukan Rusia di Perbatasan Ukraina Terbesar sejak 2014

Mobilisasi Pasukan Rusia di Perbatasan Ukraina Terbesar sejak 2014

Global
Hakim Kasus Kematian George Floyd Pastikan Hukuman untuk Derek Chauvin 'Benar-benar Adil'

Hakim Kasus Kematian George Floyd Pastikan Hukuman untuk Derek Chauvin "Benar-benar Adil"

Global
Publik Inggris Ingin Pangeran William Jadi Raja Setelah Ratu Elizabeth II

Publik Inggris Ingin Pangeran William Jadi Raja Setelah Ratu Elizabeth II

Global
[POPULER GLOBAL] Video Guru Dikejutkan di Kelas Virtual | Gelandangan 4 Tahun Makan Sekali Sehari

[POPULER GLOBAL] Video Guru Dikejutkan di Kelas Virtual | Gelandangan 4 Tahun Makan Sekali Sehari

Global
Beli Apel di Toko Online, Pria Ini Kaget yang Datang Apple iPhone

Beli Apel di Toko Online, Pria Ini Kaget yang Datang Apple iPhone

Global
komentar
Close Ads X