Pria Ini Ditembak Mati Polisi Setelah Lukai Banyak Korban di Pusat Perbelanjaan

Kompas.com - 02/05/2020, 03:30 WIB
Ilustrasi pistol 9 mm. ShutterstockIlustrasi pistol 9 mm.

CANBERRA, KOMPAS.com - Seorang pria ditembak mati polisi setelah menebas beberapa orang di pusat perbelanjaan di wilayah barat laut Pilbara, Australia pada Jumat (01/5/2020).

Berdasarkan keterangan polisi, pria itu menusuk seseorang di motel dan di luar McDonald's di kota Port Hedland sebelum menyerang lima orang di mal.

Dikutip dari AFP, Kepolisian Australia Barat mengatakan petugas menembak mati pria yang berusia awal 30-an itu ketika alat pelumpuh tidak bisa menghentikannya.

Baca juga: Ramadhan 2020, Masjid Australia Bagikan Hidangan Takjil Drive-through

"Ini adalah situasi yang konfrontatif dan berbahaya," ungkap komisaris polisi Australia Barat, Chris Dawson kepada media.

Serangan itu diyakini tidak berkaitan dengan terorisme. Pria itu terbang ke kota itu dari Perth untuk bekerja dan kemudian pergi keluar lagi, menurut penjelasan Dawson.

Para saksi mata mengatakan pria itu menyerang orang secara acak, termasuk seorang wanita yang mendorong kereta bayi ketika pria itu tiba-tiba berlari di pusat perbelanjaan dengan sebilah pisau besar.

Baca juga: Tidak Ada Lagi Kasus Positif Virus Corona di Canberra, Ibu Kota Australia

"Wanita itu berteriak dan pria ini berlari, dia melewati saya dan kemudian menusukku," ujar Esther Brooks yang terluka akibat serangan itu kepada Nine News.

Sejumlah lima orang dilaporkan dibawa ke rumah sakit, seluruhnya dalam kondisi stabil.

Pemimpin Australia Barat, Mark McGowan menyebut serangan itu sebagai hal tragis dan mengerikan.

"Kami sampaikan duka kepada semua yang terluka dan kami juga mengapresiasi para petugas kepolisian," ujar McGowan.

Baca juga: Australia dan China Terus Bersitegang soal Penyelidikan Asal-usul Covid-19


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

NATO Minta Rusia Hentikan Eskalasi Militer di Ukraina untuk Cegah Konflik Meluas

NATO Minta Rusia Hentikan Eskalasi Militer di Ukraina untuk Cegah Konflik Meluas

Global
Dukungan Nyata untuk Taiwan, AS Kirim Delegasi Tak Resmi ke Taipei

Dukungan Nyata untuk Taiwan, AS Kirim Delegasi Tak Resmi ke Taipei

Global
China Beri Peringatan AS: Jangan Main Api soal Taiwan

China Beri Peringatan AS: Jangan Main Api soal Taiwan

Global
6 Bukti Netizen Indonesia Tidak Sopan se-Asia Tenggara, Akun Luar pun Diserang

6 Bukti Netizen Indonesia Tidak Sopan se-Asia Tenggara, Akun Luar pun Diserang

Global
Lebih dari 500 Tentara AS Akan Ditempatkan secara Permanen di Jerman

Lebih dari 500 Tentara AS Akan Ditempatkan secara Permanen di Jerman

Global
Mengaku Sebagai Anak, Pria dan Wanita Rampok Pengemis Tua, Bawa Kabur Rp 17 Juta

Mengaku Sebagai Anak, Pria dan Wanita Rampok Pengemis Tua, Bawa Kabur Rp 17 Juta

Global
Demi Tekan Polusi Udara, Perancis Berencana Larang Penerbangan Jarak Pendek

Demi Tekan Polusi Udara, Perancis Berencana Larang Penerbangan Jarak Pendek

Global
Rusia Tuduh AS dan NATO Jadikan Ukraina 'Tong Mesiu'

Rusia Tuduh AS dan NATO Jadikan Ukraina "Tong Mesiu"

Global
Seluruh Tentara AS di Afghanistan Bakal Ditarik pada 11 September

Seluruh Tentara AS di Afghanistan Bakal Ditarik pada 11 September

Global
Armenia Panas, Azerbaijan Pamerkan Helm Tentara yang Tewas sebagai 'Piala' Perang

Armenia Panas, Azerbaijan Pamerkan Helm Tentara yang Tewas sebagai "Piala" Perang

Global
Kelompok Afiliasi ISIS Gempur Pangkalan Militer di Nigeria

Kelompok Afiliasi ISIS Gempur Pangkalan Militer di Nigeria

Global
Polisi yang Tembak Mati Daunte Wright Mengundurkan Diri, Kepala Kepolisian Juga Ikut Resign

Polisi yang Tembak Mati Daunte Wright Mengundurkan Diri, Kepala Kepolisian Juga Ikut Resign

Global
[POPULER GLOBAL] Pasangan Gay Thailand Diserang Netizen Indonesia | Kapal Ever Given Tertahan Lagi

[POPULER GLOBAL] Pasangan Gay Thailand Diserang Netizen Indonesia | Kapal Ever Given Tertahan Lagi

Global
'Imut dan Nakal', Cerita Gadis-gadis Korban Asian Fetish Pria di Australia

"Imut dan Nakal", Cerita Gadis-gadis Korban Asian Fetish Pria di Australia

Global
Krisis Mereda, Raja Jordania dan Pangeran Hamzah Ziarah Bersama

Krisis Mereda, Raja Jordania dan Pangeran Hamzah Ziarah Bersama

Global
komentar
Close Ads X