Pentagon Rilis Video Penampakan UFO

Kompas.com - 28/04/2020, 14:11 WIB
Potongan rekaman yang dikeluarkan Pentagon memperlihatkan obyek yang misterius, atau dikenal juga sebagai UFO. Kementerian Pertahanan AS memutuskan untuk merilisnya pada Senin (27/4/2020). Pentagon via Sky NewsPotongan rekaman yang dikeluarkan Pentagon memperlihatkan obyek yang misterius, atau dikenal juga sebagai UFO. Kementerian Pertahanan AS memutuskan untuk merilisnya pada Senin (27/4/2020).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Pentagon merilis tiga rekaman mengenai "fenomena udara tak dikenal" menunjukkan obyek misterius di angkasa.

Video hitam putih, direkam oleh pilot Angkatan Laut, satu terjadi pada November 2004 dan dua sisanya Januari 2015, ulas Kementerian Pertahanan AS.

Baca juga: Laporan Pertama hingga Inspirasi Film, Fakta Unik Penampakan UFO

Rekaman itu awalnya muncul secara tidak resmi, dan membuat para penggemar UFO bergairah. Hingga pada Senin (27/4/2020), Pentagon memutuskan merilisnya.

Salah satu video menunjukkan benda melingkar gelap terbang di depan jet tempur, kemudian video lainnya memperlihatkan obyek lebih kecil melaju cepat di tanah.

Kemudian tayangan ketiga menunjukkan benda melingkar bergerak cepat, dan sempat melambat ketika berada dalam jangkauan kamera pilot.

Berdasarkan laporan yang muncul dilansir Sky News, salah satu video itu terjadi di kawasan Pasifik, sedang dua lainnya di pesisir AS.

"Ada keseluruhan armada mereka," ujar pilot dalam video 2015. "Mereka melawan angin, padahal kecepatannya 222 km/jam ke barah. Lihat itu, kawan!" lanjut suara lainnya.

Dalam pernyataan resminya, Pentagon menerangkan mereka merilis tayangan itu untuk menjernihkan kesalahpahaman yang ada di publik.

Kesalahpahaman itu menyangkut apakah video yang beredar sebelumnya itu benar-benar asli ataukah tayangan itu sekadar buatan.

Kementerian Pertahanan menambahkan, video yang mereka rilis sudah ditinjau sebelumnya untuk memastikan tak ada "sistem sensitif" yang diungkap.

Atau menghindari adanya serbuan dari militer dari fenomena udara tak dikenal yang bisa memicu adanya penyelidikan dari publik.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Laporan Penampakan UFO untuk Kali Pertama


Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Filipina Beli Rudal Supersonik Tercepat di Dunia Buatan India-Rusia

Filipina Beli Rudal Supersonik Tercepat di Dunia Buatan India-Rusia

Global
Parlemen China Dorong Pemerintah Terbitkan Paspor Vaksin Covid-19

Parlemen China Dorong Pemerintah Terbitkan Paspor Vaksin Covid-19

Global
Resmi, Transgender Boleh Ikut Kontes Kecantikan Miss Panama Mulai 2021

Resmi, Transgender Boleh Ikut Kontes Kecantikan Miss Panama Mulai 2021

Global
Gelombang Baru Tahanan Militer Myanmar: Dokter, Seniman hingga Peramal Jadi Sasaran

Gelombang Baru Tahanan Militer Myanmar: Dokter, Seniman hingga Peramal Jadi Sasaran

Global
Muntahan Paus Senilai Miliaran Rupiah Sudah 3 Kali Ditemukan di Pantai Thailand

Muntahan Paus Senilai Miliaran Rupiah Sudah 3 Kali Ditemukan di Pantai Thailand

Global
Putra Mahkota Saudi Diadukan ke Pengadilan Pidana Jerman

Putra Mahkota Saudi Diadukan ke Pengadilan Pidana Jerman

Global
Begini Bentuk Muntahan Paus Senilai Rp 3,7 Miliar yang Ditemukan Seorang Ibu di Pantai

Begini Bentuk Muntahan Paus Senilai Rp 3,7 Miliar yang Ditemukan Seorang Ibu di Pantai

Global
Perusahaan Migas Global Didesak Hentikan Danai Junta Militer Myanmar

Perusahaan Migas Global Didesak Hentikan Danai Junta Militer Myanmar

Global
Kecelakaan Parah, Truk Tabrak Mobil SUV Isi 25 Orang, 13 Tewas

Kecelakaan Parah, Truk Tabrak Mobil SUV Isi 25 Orang, 13 Tewas

Global
Kursi Myanmar di PBB Sekarang Diperebutkan Militer dan Non-militer

Kursi Myanmar di PBB Sekarang Diperebutkan Militer dan Non-militer

Global
Gubernur New York Tersandung Skandal Pelecehan Seksual, 3 Wanita Mengaku Jadi Korban

Gubernur New York Tersandung Skandal Pelecehan Seksual, 3 Wanita Mengaku Jadi Korban

Global
Varian Covid-19 Berkembang Cepat di Italia, Terutama pada Anak-anak

Varian Covid-19 Berkembang Cepat di Italia, Terutama pada Anak-anak

Global
[POPULER GLOBAL] Wanita Temukan Muntahan Paus Bisa Kaya Mendadak | Permintaan Donasi Sperma Meningkat Selama Covid-19

[POPULER GLOBAL] Wanita Temukan Muntahan Paus Bisa Kaya Mendadak | Permintaan Donasi Sperma Meningkat Selama Covid-19

Global
Tidak Mampu Bobol ATM, Kawanan Pencuri Gondol Mesinnya Sekalian

Tidak Mampu Bobol ATM, Kawanan Pencuri Gondol Mesinnya Sekalian

Global
Ada Kabar Trump Bakal Jadi Presiden Lagi, Gedung Capitol Dijaga Ribuan Tentara

Ada Kabar Trump Bakal Jadi Presiden Lagi, Gedung Capitol Dijaga Ribuan Tentara

Global
komentar
Close Ads X