Hari Ini dalam Sejarah: Turis Antariksa Pertama di Dunia, Harga Tiket Rp 309,8 Miliar

Kompas.com - 28/04/2020, 13:42 WIB
Turis antariksa pertama di dunia, Dennis Tito, mendarat lagi di Bumi setelah 8 hari berlibur di luar angkasa. Ia meluncur pada 28 April 2001 dan mendarat di Kazakhstan pada 6 Mei 2001. Reuters PhotographerTuris antariksa pertama di dunia, Dennis Tito, mendarat lagi di Bumi setelah 8 hari berlibur di luar angkasa. Ia meluncur pada 28 April 2001 dan mendarat di Kazakhstan pada 6 Mei 2001.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - 28 April 2001 menjadi tanggal bersejarah bagi dunia antariksa, karena mencatatkan peluncuran turis antariksa pertama di dunia.

Multi-jutawan Amerika Serikat ( AS) Dennis Tito menjadi turis antariksa pertama itu, yang dikabarkan membayar 20 juta dollar AS (Rp 309,8 miliar dengan kurs sekarang) untuk liburan selama 8 hari di luar angkasa.

Tito meluncur tepat hari ini 19 tahun yang lalu, diawali dengan sedikit polemik. NASA menolak peluncuran karena Tito bukan astronot terlatih, sehingga peluncuran ini diambil alih Rusia.

10 tahun berselang sejak tonggak sejarah itu, 6 orang mengikuti jejak Dennis Tito sebagai turis antariksa dengan membayar harga tiket masuk (HTM) ratusan miliar rupiah.

Baca juga: Pulang Saat Wabah Covid-19, Astronot: Akan Lebih Terisolasi di Bumi daripada Luar Angkasa

Agen perjalanan pun berlomba menawarkan pelayanan. Virgin Galantic kala itu berencana membawa penumpang ke luar angkasa dalam 2 tahun ke depan, sedangkan sebuah perusahaan Rusia mengumumkan rencana pembuatan hotel di luar angkasa.

Cerita perjalanan Dennis Tito

Saat dihubungi BBC dalam perayaan 10 tahun sejak liburannya itu, Dennis Tito membagikan pengalamannya.

"Sama sekali tidak ada rasa takut. Saya sangat bersemangat dan begitu juga kru saya."

"Kami akan berada di luar angkasa, dan kami tidak memikirkan hal lain, kecuali keberhasilan misi itu."

"Jadi sama sekali tidak ada kekhawatiran - itu benar-benar perasaan yang baik dan gembira bahwa akhirnya hari itu datang."

"Itu bukan pesawat ulang-alik, itu adalah kapsul ruang angkasa; kami benar-benar berhimpitan siku ke siku."

Baca juga: Cegah Penularan Corona, Astronot Juga Dikarantina Sebelum ke Luar Angkasa

Halaman:

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

20 Migran Tewas Dilempar ke Laut oleh Kelompok Penyelundup Manusia

20 Migran Tewas Dilempar ke Laut oleh Kelompok Penyelundup Manusia

Global
7 Orang Etnis Minoritas Hazara Diikat Lalu Ditembak Brutal di Afghanistan

7 Orang Etnis Minoritas Hazara Diikat Lalu Ditembak Brutal di Afghanistan

Global
Korban Tewas Demo Myanmar 54 Orang, Begini Respons PBB

Korban Tewas Demo Myanmar 54 Orang, Begini Respons PBB

Global
Pengadilan Turki Menolak Menambahkan Laporan AS dalam Persidangan Khashoggi

Pengadilan Turki Menolak Menambahkan Laporan AS dalam Persidangan Khashoggi

Global
Puluhan Garda Nasional AS di Gedung Capitol Jatuh Sakit Gara-gara Daging Mentah yang Disajikan

Puluhan Garda Nasional AS di Gedung Capitol Jatuh Sakit Gara-gara Daging Mentah yang Disajikan

Global
Ambergris Bisa Menguntungkan dan Legal? Ini Kumpulan Faktanya

Ambergris Bisa Menguntungkan dan Legal? Ini Kumpulan Faktanya

Internasional
Peringatan NATO: Uni Eropa Tak Bisa Bertahan jika Sendirian

Peringatan NATO: Uni Eropa Tak Bisa Bertahan jika Sendirian

Global
Bagaimana jika Tak Ada Perbedaan Waktu di Dunia? 2 Ilmuwan Ini Beberkan Penjelasannya

Bagaimana jika Tak Ada Perbedaan Waktu di Dunia? 2 Ilmuwan Ini Beberkan Penjelasannya

Internasional
China Wajibkan Pelancong Asing Tes Covid-19 dengan Swab Anal

China Wajibkan Pelancong Asing Tes Covid-19 dengan Swab Anal

Global
Sejarah Penetapan Zona Waktu di Dunia hingga Usulan Penghapusannya

Sejarah Penetapan Zona Waktu di Dunia hingga Usulan Penghapusannya

Internasional
Dinyatakan Mati, Seorang Pengendara Motor Hidup Sebelum Dibedah

Dinyatakan Mati, Seorang Pengendara Motor Hidup Sebelum Dibedah

Internasional
Sebelum Ditembak Mati dalam Demo Myanmar, Angel Ingin Sumbangkan Organ Tubuh

Sebelum Ditembak Mati dalam Demo Myanmar, Angel Ingin Sumbangkan Organ Tubuh

Global
Kematian Tentara Transgender Pertama Korea Selatan Picu Amarah Publik

Kematian Tentara Transgender Pertama Korea Selatan Picu Amarah Publik

Internasional
Selamatkan 4 Kucing dari Kapal Tenggelam, Pelaut Thailand Banjir Pujian

Selamatkan 4 Kucing dari Kapal Tenggelam, Pelaut Thailand Banjir Pujian

Internasional
3 Tentara Myanmar Mengungsi ke India daripada Turuti Perintah Junta Militer

3 Tentara Myanmar Mengungsi ke India daripada Turuti Perintah Junta Militer

Global
komentar
Close Ads X