PM Islandia Beberkan Trik untuk Menekan Infeksi Virus Corona

Kompas.com - 27/04/2020, 17:40 WIB
Perdana Menteri Islandia Katrin Jakobdsdottir (kanan) berbicara dengan Kanselir Jerman Angela Merkel di Reykjavik, pada 19 Agustus 2019. REUTERS/INTS KALNINSPerdana Menteri Islandia Katrin Jakobdsdottir (kanan) berbicara dengan Kanselir Jerman Angela Merkel di Reykjavik, pada 19 Agustus 2019.

REYKJAVIK, KOMPAS.com - Perdana Menteri Islandia Katrin Jakobsdottir membeberkan trik bagaimana negaranya bisa menekan infeksi virus corona.

Saat ini, negara Nordik itu melaporkan 1,792 kasus infeksi virus bernama resmi SARS-Cov-2, dengan hanya 10 yang diketahui meninggal.

Negara kecil dengan populasi penduduk kurang dari 400.000 itu sepanjang pekan lalu terhitung Minggu (26/4/2020) tak melaporkan kasus penularan baru.

Baca juga: WNI di Norwegia dan Islandia Jalin Silaturahmi Online Saat Wabah Covid-19

PM Jakobsdottir menerangkan, yang menjadi acuan mereka dalam menangani virus corona adalah panduan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO).

PM Islandia berusia 44 tahun itu menyatakan, mengikuti arahan WHO berarti pihaknya melakukan tes kepada masyarakat secara menyeluruh.

Kemudian melakukan tracing (pelacakan) terhadap kontak orang-orang yang terkonfirmasi positif, dan kemudian mengarantina mereka.

Selain itu seperti dilansir Sky News, Jakobsdottir menyatakan mereka mengisolasi pasien yang jatuh sakit, dan mengikuti segala protokol.

Salah satu contoh kesediaan masyarakat menjalani aturan di sebuah klinik di Reykjavik, di mana calon pasien mengantre untuk menjalani pemindaian.

Tidak ada dari mereka yang terlihat sakit, mengalami batuk, demam tinggi, atau menunjukkan gejala yang dialami pasien Covid-19.

Klinik itu merupakan fasilitas untuk mengecek masyarakat yang sehat, bertujuan memberikan gambaran sejauh apa penyebaran wabah itu.

Baca juga: Turkmenistan Menentang Pandemi Virus Corona untuk Rayakan Hari Kuda Nasional

Halaman:
Baca tentang

Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER GLOBAL] Video Guru Dikejutkan di Kelas Virtual | Gelandangan 4 Tahun Makan Sekali Sehari

[POPULER GLOBAL] Video Guru Dikejutkan di Kelas Virtual | Gelandangan 4 Tahun Makan Sekali Sehari

Global
Beli Apel di Toko Online, Pria Ini Kaget yang Datang Apple iPhone

Beli Apel di Toko Online, Pria Ini Kaget yang Datang Apple iPhone

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Ernesto Che Guevara, Simbol Pemberontakan Tanpa Akhir dari Amerika Latin

[Biografi Tokoh Dunia] Ernesto Che Guevara, Simbol Pemberontakan Tanpa Akhir dari Amerika Latin

Global
China Akan Umumkan Nama Wahana Penjelajah Mars Pertamanya

China Akan Umumkan Nama Wahana Penjelajah Mars Pertamanya

Global
Australia Akan Bangun Teleskop Radio Terbesar di Dunia

Australia Akan Bangun Teleskop Radio Terbesar di Dunia

Global
Kebun Ganja Terbesar Segera Dibuka di Australia, Bermodal Rp 4,5 Triliun

Kebun Ganja Terbesar Segera Dibuka di Australia, Bermodal Rp 4,5 Triliun

Global
Pakistan Rusuh, Partai Islam Bentrok dengan Kepolisian dan Lumpuhkan Negara

Pakistan Rusuh, Partai Islam Bentrok dengan Kepolisian dan Lumpuhkan Negara

Global
Lagi, Uni Eropa Jatuhkan Sanksi ke 10 Petinggi Junta Myanmar dan 2 Perusahaan

Lagi, Uni Eropa Jatuhkan Sanksi ke 10 Petinggi Junta Myanmar dan 2 Perusahaan

Global
Penjara Rusia Akan Pindahkan Navalny ke Rumah Sakit Khusus Napi

Penjara Rusia Akan Pindahkan Navalny ke Rumah Sakit Khusus Napi

Global
Ayah Paksa Anak Diet dengan Kontrak 'Dilarang Gendut sampai Mati', Akhirnya Dipenjara

Ayah Paksa Anak Diet dengan Kontrak "Dilarang Gendut sampai Mati", Akhirnya Dipenjara

Global
Trump Nyatakan Dukungan atas Penarikan Pasukan AS di Afghanistan, Tapi Kritik Masalah Ini

Trump Nyatakan Dukungan atas Penarikan Pasukan AS di Afghanistan, Tapi Kritik Masalah Ini

Global
Kucing Ini Tertangkap Sedang Menyelundupkan Narkoba ke Dalam Penjara

Kucing Ini Tertangkap Sedang Menyelundupkan Narkoba ke Dalam Penjara

Global
Cerai, Suami Ini Harus Bayar Istri Rp 1 Miliar untuk Jasa Masak dan Bersih-bersih Rumah

Cerai, Suami Ini Harus Bayar Istri Rp 1 Miliar untuk Jasa Masak dan Bersih-bersih Rumah

Global
Kabur dari Polisi Hutan, Pemburu Gelap Ini Tewas Diinjak Gajah

Kabur dari Polisi Hutan, Pemburu Gelap Ini Tewas Diinjak Gajah

Global
Pangeran Charles dan William akan Pimpin Pertemuan untuk Memutuskan Masa Depan Monarki Inggris

Pangeran Charles dan William akan Pimpin Pertemuan untuk Memutuskan Masa Depan Monarki Inggris

Global
komentar
Close Ads X