Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Trump Usulkan Suntik Disinfektan dan Sinar UV untuk Obati Covid-19

Kompas.com - 24/04/2020, 13:16 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

Sumber BBC

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendapat cercaan dari kalangan medis, usai mencetuskan ide suntik disinfektan guna mengobati Covid-19.

Selain usulan suntik disinfektan ke dalam tubuh, Trump juga mengusulkan iradiasi tubuh pasien dengan sinar UV. Ide itu langsung ditolak oleh dokter saat briefing.

Sebelumnya, pejabat AS lainnya berpendapat sinar matahari dan disinfektan dapat membasmi infeksi.

Saat briefing harian virus corona di Gedung Putih pada Kamis (23/4/2020), seorang pejabat mempresentasikan hasil penelitian pemerintah AS yang mengindikasikan virus corona tampaknya melemah lebih cepat ketika terpapar sinar matahari dan panas.

Baca juga: Tepis Kabar Kim Jong Un Sakit, Trump: Mereka Pakai Dokumen Lama

Studi itu juga menunjukkan pemutih dapat membunuh virus dalam air liur atau cairan pernapasan dalam waktu 5 menit, dan isopropil alkohol bahkan dapat membunuhnya lebih cepat.

BBC pada Jumat (24/4/2020) melaporkan, William Bryan Kepala Direktorat Sains dan Teknologi Departemen Keamanan Dalam Negeri AS menguraikan temuan itu pada konferensi pers.

Di saat menekankan penelitian harus dilakukan hati-hati, Trump juga menyarankan penelitian lebih lanjut di bidang itu.

"Jadi seandainya tubuh kita terpapar - oleh sinar ultraviolet atau cahaya yang sangat kuat, saya pikir Anda mengatakan belum memeriksa tetapi Anda akan mengujinya," ucap Trump beralih ke Dr Deborah Birx koordinator respons virus corona Gedung Putih.

Baca juga: Media Salah Kutip Pernyataan Pakar Medis AS, Trump Ngamuk dan Bentak Wartawan

"Dan kemudian saya berkata, seandainya Anda memasukkan cahaya ke dalam tubuh, yang bisa Anda lakukan melalui kulit atau dengan cara lain. Dan saya pikir Anda mengatakan akan mengujinya juga. Kedengarannya menarik," lanjut Trump.

"Lalu saya melihat disinfektan membasminya dalam satu menit. Satu menit. Dan apakah ada cara kita bisa melakukan sesuatu seperti itu, dengan menyuntikkan ke dalam atau hampir membersihkan?"

"Jadi akan menarik untuk memeriksanya."

Sambil menunjuk ke kepalanya Trump melanjutkan, "Saya bukan seorang dokter. Tapi saya seperti orang yang memahami Anda-tahu-apa."

Baca juga: Diancam Trump, Iran Balik Ancam Bakal Hancurkan Kapal AS

Trump lalu berbalik lagi ke Dr Birx dan bertanya apakah dia pernah mendengar penggunaan "panas dan cahaya" untuk obati virus corona.

"Bukan sebagai pengobatan," kata Dr Birx. "Maksud saya, tentu saja demam adalah hal yang baik, ketika Anda demam itu membantu tubuh merespons. Tetapi saya belum melihat panas atau cahaya (sebagai pengobatan)."

"Saya pikir itu hal yang bagus untuk dilihat," jawab Trump mengenai pendapat sinar UV hilangkan virus corona.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com