Dua Orang Terduga Pembunuh Bayi Usia 4 Bulan Ditangkap di Inggris

Kompas.com - 23/04/2020, 11:19 WIB
Ilustrasi bayi ShutterstockIlustrasi bayi

LONDON, KOMPAS.com - Bayi perempuan berusia empat bulan dibawa ke rumah sakit Royal Gloucestershire dalam kondisi terluka serius sebelum dipindahkan ke rumah sakit anak di Bristol dan meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan kepolisian Gloucestershire yang dilansir BBC, bayi perempuan asal Newent itu dirawat di rumah sakit Royal Gloucestershire pada Minggu Paskah (12/4/2020) lalu dalam kondisi kritis.

Baca juga: Bayi Umur 11 Minggu Positif Terjangkit Virus Corona

Bayi perempuan itu diduga dibunuh. Pihak kepolisian dan detektif kemudian mencari tahu siapa dalang pelaku pembunuhannya.

Pada Sabtu (18/4/2020) bayi perempuan itu dinyatakan meninggal setelah dirawat di rumah sakit anak Bristol, Inggris.

Baca juga: Bayi Ini Terjangkit Covid-19 Setelah Sang Ayah Pulang dari Swalayan

Akhirnya, berdasarkan laporan Kepolisian Gloucestershire, dua orang terduga pelaku pembunuhan pun ditangkap pada Rabu (22/4/2020).

Seorang juru bicara kepolisian Gloucestershire mengatakan,

"Hari ini, dua orang telah ditangkap sehubungan dengan penyelidikan atas kematian (seorang bayi) dan masih dalam tahanan polisi. Kedua orang itu ditangkap atas dugaan pembunuhan."

Baca juga: Bayi 6 Minggu di AS Jadi Korban Meninggal Termuda akibat Covid-19 


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AS Kembali Memblokir Draf Pernyataan PBB Terbaru tentang Konflik Israel-Palestina

AS Kembali Memblokir Draf Pernyataan PBB Terbaru tentang Konflik Israel-Palestina

Global
Populer Global: Mayat Dikubur Seadanya di Tepi Sungai India | Palestina Terkini, Israel Bombardir Jalur Gaza

Populer Global: Mayat Dikubur Seadanya di Tepi Sungai India | Palestina Terkini, Israel Bombardir Jalur Gaza

Global
Biografi Tokoh Dunia: Benjamin Netanyahu, Prajurit Veteran Israel Pemegang Komando Serangan ke Gaza

Biografi Tokoh Dunia: Benjamin Netanyahu, Prajurit Veteran Israel Pemegang Komando Serangan ke Gaza

Global
Konflik Israel-Palestina: Kenapa Gaza Tampak Kabur di Google Maps?

Konflik Israel-Palestina: Kenapa Gaza Tampak Kabur di Google Maps?

Global
Pemerintah Venezuela Direcoki Akun Bot Twitter yang Hasut ICC

Pemerintah Venezuela Direcoki Akun Bot Twitter yang Hasut ICC

Global
Kena Tipu, Gadis Ini Kehilangan Rp 884 Juta Usai 52 Transfer ke 8 Rekening

Kena Tipu, Gadis Ini Kehilangan Rp 884 Juta Usai 52 Transfer ke 8 Rekening

Global
Palestina Hari Ini: 3.100 Roket Ditembakkan dari Gaza Sepekan Terakhir

Palestina Hari Ini: 3.100 Roket Ditembakkan dari Gaza Sepekan Terakhir

Global
Pria dengan 16 Istri dan 151 Anak Akan Menikah Lagi untuk Tambah Populasi Negara

Pria dengan 16 Istri dan 151 Anak Akan Menikah Lagi untuk Tambah Populasi Negara

Global
Rahasia Panjang Umur Pria 111 Tahun di Australia: Makan Otak Ayam

Rahasia Panjang Umur Pria 111 Tahun di Australia: Makan Otak Ayam

Global
Politisi India Ini Mengaku Tak Kena Covid-19 karena Minum Kencing Sapi

Politisi India Ini Mengaku Tak Kena Covid-19 karena Minum Kencing Sapi

Global
Palestina Terkini: Israel Bombardir Jalur Gaza, 200 Orang Tewas Seminggu

Palestina Terkini: Israel Bombardir Jalur Gaza, 200 Orang Tewas Seminggu

Global
Israel Umumkan Hancurkan Terowongan yang Dipakai Hamas di Gaza

Israel Umumkan Hancurkan Terowongan yang Dipakai Hamas di Gaza

Global
Israel Umumkan Tewaskan Komandan Jihad Islam di Gaza

Israel Umumkan Tewaskan Komandan Jihad Islam di Gaza

Global
Studi PBB: Bekerja di Atas 55 Jam Seminggu Meningkatkan Risiko Kematian

Studi PBB: Bekerja di Atas 55 Jam Seminggu Meningkatkan Risiko Kematian

Global
Erdogan Desak Paus Fransiskus Bantu Hentikan 'Pembantaian' Israel di Gaza

Erdogan Desak Paus Fransiskus Bantu Hentikan "Pembantaian" Israel di Gaza

Global
komentar
Close Ads X