Kompas.com - 19/04/2020, 13:06 WIB
Archimandrite Partenie menghadiri perayaan Paskah versi Kristen Ortodoks di Biara St John the Baptist di Mavrovo Makedonia Utara, dan disiarkan bagi umat di tengah lockdown karena Covid-19, pada 18 April 2020. REUTERS/OGNEN TEOFILOVSKIArchimandrite Partenie menghadiri perayaan Paskah versi Kristen Ortodoks di Biara St John the Baptist di Mavrovo Makedonia Utara, dan disiarkan bagi umat di tengah lockdown karena Covid-19, pada 18 April 2020.

TBLISI, KOMPAS.com - Umat Kristen Ortodoks di seluruh dunia pada akhir pekan ini merayakan Paskah, perayaan yang digelar di tengah lockdown Covid-19.

Pemerintah di Eropa, Timur Tengah, dan Afrika meminta warganya untuk tidak hadir dalam perayaan karena dikhawatirkan bisa menimbulkan lonjakan infeksi.

Tetapi di Georgia seperti dikutip BBC Minggu (19/4/2020), umat Kristen Ortodoks setempat masih diperbolehkan menghadiri Paskah di gereja.

Baca juga: Trump: Standar Social Distancing di AS Saat Ramadan Sama dengan Paskah

Selain di Georgia, upacara tradisiional Api Suci juga diselenggarakan di Gereja Makam Kudus yang hampir kosong di Yerusalem.

Gereja itu ditutup pada Maret lalu di tengah pandemi Covid-19. Hanya segelintir imam Ortodoks yang diperbolehkan masuk pada Sabtu (18/4/2020).

Secara tradisi, lilin dinyalakan oleh Api Suci di ruang bawah tanah Gereja Makam Kudus oleh Patriark Yerusalem, Teofilus III, untuk memperingati kebangkitan Yesus Kristus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai ganti api dibagikan oleh ribuan peziarah, tradisi itu hanya dihadiri Patriark Ortodoks Armenia, empat asisten, Uskup Koptik dan Suriah.

Bel gereja pun dikumandangkan. Api kemudian dibawa oleh Teofilus III dan yang lain ke Bandara Ben Gurion, untuk kemudian diterbangkan ke 10 negara lain.

Baca juga: Wabah Covid-19, Konser Solo Andrea Bocelli pada Paskah 2020 Tanpa Penonton

Bagaimana Paskah Ortodoks dirayakan di negara lain?

Rusia

Gereja Ortodoks setempat sepakat untuk meniadakan perayaan di tengah lockdown virus corona, dan meminta umatnya untuk tak mendatangi gereja.

Halaman:
Baca tentang

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.