Tangani Covid-19, Jepang Siap Perluas Darurat Nasional ke Seluruh Negeri

Kompas.com - 16/04/2020, 16:01 WIB
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe sedang mengenakan masker saat hendak berbicara di hadapan media pada Senin (6/4/2020), terkait penanganan virus corona. ISSEI KATO/REUTERSPerdana Menteri Jepang Shinzo Abe sedang mengenakan masker saat hendak berbicara di hadapan media pada Senin (6/4/2020), terkait penanganan virus corona.

TOKYO, KOMPAS.com - Jepang sedang bersiap memperluas kondisi darurat nasional ke seluruh negeri, termasuk di luar kota-kota besar.

Kabar tersebut diumumkan pada Kamis (16/4/2020). Perdana Menteri Shinzo Abe juga dikabarkan akan mengubah anggaran, untuk menyertakan bantuan tunai bagi semua orang.

Negeri "Sakura" sebelumnya menerapkan darurat nasional di Tokyo dan 6 wilayah lain termasuk Osaka. Namun daerah lain meminta untuk ditambahkan juga, menyusul kekhawatiran tentang penyebaran Covid-19.

Darurat nasional yang diterapkan Jepang bukan lockdown, dan telah dioperasikan sejak 7 April. Awalnya situasi ini direncanakan berlaku selama sebulan.

Baca juga: Bukan Lockdown, Inilah Gambaran Lengkap Darurat Nasional di Jepang

Reuters melaporkan, Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga mengatakan pertemuan para ahli akan diadakan pada Kamis malam tentang perluasan keadaan darurat.

Dalam anggaran sebelumnya, pemerintah telah menyisihkan 300.000 yen (Rp 43,8 juta) tetapi hanya untuk rumah tangga yang pendapatannya terdampak akibat virus corona.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemerintahan Abe dikabarkan akan mengubah rencananya, dengan memberikan 100.000 yen (Rp 14,6 juta) kepada setiap warga negara, kata seorang sumber kepada Reuters, yang mengaku sangat memahami masalah tersebut.

Baca juga: Antisipasi Corona, Jepang Tampung Pengungsi Warnet di Hotel

Meningkatnya jumlah kasus virus corona dan penutupan bisnis, membuat ekonomi Jepang sangat tertekan.

Rancangan anggaran tambahan, yang disusun untuk mendanai paket stimulus mendekati 1 triliun dollar AS (Rp 15,73 kuadriliun) yang dikeluarkan pemerintahan Abe minggu lalu, butuh persetujuan parlemen untuk diberlakukan.

Sangat jarang pemerintah Jepang membuat perubahan rancangan anggaran, yang dipetakan dengan hati-hati oleh Kementerian Keuangan, dengan mempertimbangkan berbagai pandangan politisi.

Halaman:
Baca tentang

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Iran Klaim Gagalkan “Serangan Sabotase” pada Fasilitas Nuklirnya

Iran Klaim Gagalkan “Serangan Sabotase” pada Fasilitas Nuklirnya

Global
Ngobrol Langsung dengan Awak China di Luar Angkasa, Xi Jinping Puja-puji Astronotnya

Ngobrol Langsung dengan Awak China di Luar Angkasa, Xi Jinping Puja-puji Astronotnya

Global
Bintang TikTok Mesir Ini Divonis Penjara 10 Tahun, Dituding Memperdagangkan Manusia

Bintang TikTok Mesir Ini Divonis Penjara 10 Tahun, Dituding Memperdagangkan Manusia

Global
Faksi Gaza Ancam Israel: Tunda Bantuan Bisa Nyalakan Lagi Pertempuran

Faksi Gaza Ancam Israel: Tunda Bantuan Bisa Nyalakan Lagi Pertempuran

Global
Rusia Jatuhkan Bom dan Tembakan Peringatan ke Kapal Perang Inggris

Rusia Jatuhkan Bom dan Tembakan Peringatan ke Kapal Perang Inggris

Global
Red Light District Amsterdam: Kawasan Prostitusi Legal Paling Berkelas

Red Light District Amsterdam: Kawasan Prostitusi Legal Paling Berkelas

Global
Serba-serbi Museum CPC: 'Rumah Spiritual' Partai Komunis China

Serba-serbi Museum CPC: "Rumah Spiritual" Partai Komunis China

Global
Kapal Induk Inggris HMS Queen Elizabeth Diluncurkan untuk Lawan ISIS

Kapal Induk Inggris HMS Queen Elizabeth Diluncurkan untuk Lawan ISIS

Global
India akan Pakai Drone Jarak Jauh, Jangkau Kiriman Vaksin di Pelosok

India akan Pakai Drone Jarak Jauh, Jangkau Kiriman Vaksin di Pelosok

Global
Gempa Kuat Guncang Ibu Kota Peru, Timbulkan Kepanikan dan Longsor

Gempa Kuat Guncang Ibu Kota Peru, Timbulkan Kepanikan dan Longsor

Global
Dampak Uji Coba Ledakan Bom: Makhluk Laut Bisa Tuli hingga Mati

Dampak Uji Coba Ledakan Bom: Makhluk Laut Bisa Tuli hingga Mati

Global
Unggah Foto Buah Zakar Bertato Simbol Nazi, Tentara Austria Dijatuhi Hukuman Penjara

Unggah Foto Buah Zakar Bertato Simbol Nazi, Tentara Austria Dijatuhi Hukuman Penjara

Global
Tak Malu, Wanita Ini Bugil dan Ceburkan Diri ke Air Mancur Ibu Kota Italia

Tak Malu, Wanita Ini Bugil dan Ceburkan Diri ke Air Mancur Ibu Kota Italia

Global
Jet Tempur AS Meluncur dari Kapal Induk Asing untuk Pertama Kali Sejak Perang Dunia II

Jet Tempur AS Meluncur dari Kapal Induk Asing untuk Pertama Kali Sejak Perang Dunia II

Global
WNI Rela Ikut Tur Vaksinasi ke AS, Bayar Jutaan Pakai Jasa Agen Perjalanan

WNI Rela Ikut Tur Vaksinasi ke AS, Bayar Jutaan Pakai Jasa Agen Perjalanan

Global
komentar
Close Ads X