Perintahkan Jenazah Covid-19 agar Dikremasi, Pemerintah Sri Lanka Dikecam

Kompas.com - 13/04/2020, 15:09 WIB
Ilustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi: perawatan pasien positif terinfeksi virus corona

COLOMBO, KOMPAS.com - Pemerintah Sri Lanka menerima kecaman dari warga Muslim, setelah memerintahkan agar jenazah korban Covid-19 dikremasi.

Di antara tujuh korban meninggal yang positif terinfeksi virus corona, tiga dari para korban merupakan pemeluk agama Islam.

Baca juga: Muslim Amerika Sucikan Jenazah Korban Covid-19 dengan Tayammum

" Jenazah dari orang yang meninggal karena, atau diduga, terinfeksi Covid-19 harus dikremasi," kata Menteri Kesehatan Pavithra Wanniarachchi.

Dilansir AFP via Al Jazeera Minggu (12/4/2020), keputusan tersebut menuai protes dari kalangan Muslim, sebab tak sesuai dengan keyakinan mereka.

Meski begitu, pemerintah tetap melakukan kremasi terhadap jenazah meski diprotes kerabatnya. Langkah itu juga menuai kecaman dari kelompok HAM.

"Di saat situasi sulit ini, pemerintah harusnya menyatukan semua warga, bukan memecah belah," keluh Direktur Amnesty Asia Selatan, Biraj Patnaik.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) sudah menekankan, jasad korban virus bernama resmi SARS-Cov-2 tersebut bisa dikremasi atau dimakamkan.

Partai politik yang mewakili Muslim, juga menuding Colombo sudah tidak menghormati ritual keagmaan maupun permintaan dari keluarga korban.

Komisi Kebebasan Beragaman Internasional AS (USCIRF) juga menyayangkan Sri Lanka yang melanggar praktik ritual pemakaman secara Islam.

Total, 210 orang terpapar Covid-19 di negara Asia Selatan tersebut, sementara kasusnya di seluruh dunia sudah melebihi 1,8 juta.

Baca juga: Kamar Mayat Hampir Penuh, New York Akan Makamkan Jenazah Korban Covid-19 di Taman

Baca tentang

Sumber Al Jazeera
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diklaim Aman, Rusia Mulai Produksi Massal Vaksin Covid-19 Bulan Depan

Diklaim Aman, Rusia Mulai Produksi Massal Vaksin Covid-19 Bulan Depan

Global
Ditinggal Sendirian di Mobil, Bayi 8 Bulan Tewas Kepanasan

Ditinggal Sendirian di Mobil, Bayi 8 Bulan Tewas Kepanasan

Global
WHO: Mungkin Tidak Akan Ada 'Peluru Perak' untuk Covid-19

WHO: Mungkin Tidak Akan Ada "Peluru Perak" untuk Covid-19

Global
Penampakan Monster Loch Ness Tertangkap Kamera Ponsel, Begini Kesaksian Warga

Penampakan Monster Loch Ness Tertangkap Kamera Ponsel, Begini Kesaksian Warga

Global
Kebakaran Hutan California Hanguskan 8.000 Hektare, 7.800 Warga Mengungsi

Kebakaran Hutan California Hanguskan 8.000 Hektare, 7.800 Warga Mengungsi

Global
Dokter Filipina Resah soal Sistem Kesehatan di Tengah Covid-19, Duterte Meradang

Dokter Filipina Resah soal Sistem Kesehatan di Tengah Covid-19, Duterte Meradang

Global
Putus dengan Pacarnya, Wanita Ini Tiba-tiba 'Diteror Chewbacca' via Telepon

Putus dengan Pacarnya, Wanita Ini Tiba-tiba "Diteror Chewbacca" via Telepon

Global
Ditendang Saat Tiduran, Istri Kejar Suami ke Dapur dan Bunuh dengan Pisau

Ditendang Saat Tiduran, Istri Kejar Suami ke Dapur dan Bunuh dengan Pisau

Global
Inggris Kembangkan Tes Swab Covid-19 yang Hasilnya Muncul dalam 90 Menit

Inggris Kembangkan Tes Swab Covid-19 yang Hasilnya Muncul dalam 90 Menit

Global
Pria Ini Beli Porsche Seharga Rp 2 Miliar Pakai Cek yang Dicetak di Rumahnya

Pria Ini Beli Porsche Seharga Rp 2 Miliar Pakai Cek yang Dicetak di Rumahnya

Global
Seberapa Buruk Tingkat Kejahatan di Kota-kota di AS, yang Mendorong Trump Kirim Agen Federal?

Seberapa Buruk Tingkat Kejahatan di Kota-kota di AS, yang Mendorong Trump Kirim Agen Federal?

Global
Kisah Perjuangan Pasien Covid-19 Terparah di Asia, Peluang Hidup Hanya 10 Persen

Kisah Perjuangan Pasien Covid-19 Terparah di Asia, Peluang Hidup Hanya 10 Persen

Global
Kucing yang Ditahan karena Menyelundupkan Narkoba Kabur dari Penjara Sri Lanka

Kucing yang Ditahan karena Menyelundupkan Narkoba Kabur dari Penjara Sri Lanka

Global
Bepergian 14 Km untuk Main Pokemon Go, Seorang Pria Didenda Rp 17 Juta

Bepergian 14 Km untuk Main Pokemon Go, Seorang Pria Didenda Rp 17 Juta

Global
Ditabrak Ikan Paus, Turis Wanita Cedera Dada dengan Kondisi Serius

Ditabrak Ikan Paus, Turis Wanita Cedera Dada dengan Kondisi Serius

Global
komentar
Close Ads X