Trump: AS Tidak Perlu Pengujian Massal Virus Corona, tapi...

Kompas.com - 11/04/2020, 16:04 WIB
WASHINGTON, DC - 21 MARET: Presiden AS Donald Trump berbicara selama pengarahan di Ruang Sidang Singkat James Brady di Gedung Putih pada 21 Maret 2020 di Washington, DC. Dengan kematian yang disebabkan oleh koronavirus yang meningkat dan kekacauan ekonomi yang dapat diperkirakan, Senat bekerja pada undang-undang untuk paket bantuan $ 1 triliun untuk menangani pandemi COVID-19. T AFP/TASOS KATOPODISWASHINGTON, DC - 21 MARET: Presiden AS Donald Trump berbicara selama pengarahan di Ruang Sidang Singkat James Brady di Gedung Putih pada 21 Maret 2020 di Washington, DC. Dengan kematian yang disebabkan oleh koronavirus yang meningkat dan kekacauan ekonomi yang dapat diperkirakan, Senat bekerja pada undang-undang untuk paket bantuan $ 1 triliun untuk menangani pandemi COVID-19. T

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump mengatakan, AS tidak perlu melakukan pengujian massal Covid-19.

Trump mengatakannya meski ada peringatan oleh para ahli bahwa program yang komprehensif sangat penting untuk menyelesaikan wabah virus corona.

Saat ditanya jurnalis CNN Jim Acosta bagaimana pemerintah dapat merencanakan penggerakan kembali ekonomi dan pengujian virus corona yang memadai, Trump bersikeras sistem di AS adalah "yang terbaik di dunia."

Baca juga: Ancam Potong Dana untuk WHO, Trump Akan Umumkan Jumlahnya Minggu Depan

"Ada bagian-bagian tertentu di negara ini yang sudah dalam kondisi fenomenal, bagian-bagian lain sedang online, bagian-bagian lain turun, dan kami, di samping itu, memberikan jutaan tes setiap hari."

"Kami melakukannya secara eksponensial, mengambil, dan apa yang kami lakukan dalam waktu dekat adalah pergi ke daerah-daerah tertentu di negara kami dan melakukan pengujian besar-besaran."

"Itu tidak perlu, tetapi itu akan menjadi hal yang baik untuk dimiliki," kata presiden 73 tahun tersebut.

Baca juga: Di Tengah Wabah Corona, Trump Ingin Perekonomian AS Mulai Aktif Awal Mei

CNN lalu mengabarkan, beberapa detik kemudian Trump tampak bertentangan dengan komentarnya sendiri, bahwa pemerintah akan melakukan "pengujian besar-besaran" di beberapa daerah di negara itu.

"Kami ingin melakukannya dan kami akan melihat apakah bisa melakukannya."

"Apakah kamu membutuhkannya? Tidak. Apakah itu bagus dilakukan? Ya," kata Trump melanjutkan.

Baca juga: Pertimbangkan Perekonomian AS, Trump Ingin Lockdown Segera Berakhir

"Kita berbicara tentang 325 juta orang dan itu tidak akan terjadi, seperti yang dapat Anda bayangkan, dan itu tidak akan pernah terjadi dengan orang lain juga."

Halaman:
Baca tentang

Sumber CNN
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X