Di Tengah Virus Corona, Pentagon: Jangan Pernah Coba-coba dengan Kami

Kompas.com - 11/04/2020, 14:16 WIB
Artileri berteknologi tinggi dengan amunisi berkecerdasan buatan yang dikembangkan Amerika Serikat mampu mencari target sendiri dan menghancurkannya. THE SUN / REUTERSArtileri berteknologi tinggi dengan amunisi berkecerdasan buatan yang dikembangkan Amerika Serikat mampu mencari target sendiri dan menghancurkannya.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Pentagon memperingatkan musuh mereka agar tak coba-coba menyerang meski AS kini tengah dihantam oleh virus corona.

Pernyataan itu disampaikan setelah kapal induk USS Theodore Roosevelt harus ditambatkan di Guam setelah beberapa kru-nya disebut terinfeksi.

Keterangan demi keterangan disampaikan Pentagon di tengah keraguan mengenai kesiapan militer mereka, setelah 2.031 tentara terpapar virus corona.

Baca juga: Militer AS Dituduh Bawa Virus Corona ke Wuhan, Dubes China Dipanggil

"Kami masih mampu dan siap bagaimana pun ancamannya," tegas Chairman Gabungan Kepala Staf, Jenderal Mark Milley pada Kamis (9/4/2020).

Milley menekankan, dia memberikan pesan kepada setiap musuh AS yang hendak memanfaatkan situasi wabah untuk mengeruk keuntungan.

"Itu akan menjadi kesalahan yang tragis dan menyedihkan jika mereka sampai berpikiran hal seperti itu," ujar Milley dikutip AFP Jumat (10/4/2020).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

150 markas terdampak

Tidak seperti Rusia, China, atau pun Iran, Kementerian Pertahanan berusaha transparan dengan mengumumkan pasukan mereka yang terinfeksi.

Setiap hari, mereka akan mengumumkan berapa jumlah personel militer, personel sipil, hingga keluarga mereka yang tertular Covid-19.

Termasuk staf sipil, anggota keluarga personel yang berdinas, hingga kontraktor, total kasus di militer AS mencapai 3.366 Jumat, dengan satu korban meninggal.

Baca juga: Pejabat China: Militer AS Bawa Virus Corona ke Wuhan

Sempat memberikan penyebaran kasus, kini Pentagon hanya merilis jumlah total agar musuh tidak mengetahui di mana saja kelemahan mereka.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Calon Ratu Belanda Tolak Tunjangan Rp 28 Miliar, Ini Alasannya

Calon Ratu Belanda Tolak Tunjangan Rp 28 Miliar, Ini Alasannya

Global
Aksi Panggung Tak Senonoh GG Allin, Telanjang Bulat dan Lempar Tinja

Aksi Panggung Tak Senonoh GG Allin, Telanjang Bulat dan Lempar Tinja

Internasional
Kisah Operasi Pasukan Khusus GIGN Perancis Selamatkan Menara Eiffel dari Ledakan Teroris

Kisah Operasi Pasukan Khusus GIGN Perancis Selamatkan Menara Eiffel dari Ledakan Teroris

Internasional
Di Era Biden, Bantuan Militer AS untuk Arab Saudi Dipangkas

Di Era Biden, Bantuan Militer AS untuk Arab Saudi Dipangkas

Global
Asal-usul Lagu Kebangsaan Perancis yang Mirip Nada 'Dari Sabang sampai Merauke'

Asal-usul Lagu Kebangsaan Perancis yang Mirip Nada "Dari Sabang sampai Merauke"

Internasional
Jejak Kontroversi Julian Assange: Dari Pemerkosaan sampai Pemilu AS

Jejak Kontroversi Julian Assange: Dari Pemerkosaan sampai Pemilu AS

Global
Dibeli Rp 59.000, Lukisan Rockstar Ini Ditawar Rp 446 Juta di Lelang

Dibeli Rp 59.000, Lukisan Rockstar Ini Ditawar Rp 446 Juta di Lelang

Global
Awal Perjalanan Julian Assange Membangun Web Kontroversial WikiLeaks

Awal Perjalanan Julian Assange Membangun Web Kontroversial WikiLeaks

Global
Uni Eropa Izinkan 'Perjalanan Tidak Penting' dari AS dan Negara Lain

Uni Eropa Izinkan "Perjalanan Tidak Penting" dari AS dan Negara Lain

Global
Bersiap jika Terjadi Sesuatu dengan Kim Jong Un, Korut Tambah Posisi Pemerintahan

Bersiap jika Terjadi Sesuatu dengan Kim Jong Un, Korut Tambah Posisi Pemerintahan

Global
KJRI Chicago Gandeng Q-Grader Terkemuka Kenalkan Varian Baru “Kopi Spesialti” Indonesia

KJRI Chicago Gandeng Q-Grader Terkemuka Kenalkan Varian Baru “Kopi Spesialti” Indonesia

Global
Menteri Luar Negeri: Ebrahim Raisi Presiden Terpilih Iran

Menteri Luar Negeri: Ebrahim Raisi Presiden Terpilih Iran

Global
Ebrahim Raisi Pimpin Penghitungan Suara Pilpres Iran, Ucapan Selamat Mengalir

Ebrahim Raisi Pimpin Penghitungan Suara Pilpres Iran, Ucapan Selamat Mengalir

Global
Singapura Izinkan Penggunaan Vaksin Sinovac Lewat Klinik Swasta, Harga Mulai Rp 108.000

Singapura Izinkan Penggunaan Vaksin Sinovac Lewat Klinik Swasta, Harga Mulai Rp 108.000

Global
Ilmuwan AS Temukan Kertas Pendingin Ruang, Bebas Gerah Tanpa AC

Ilmuwan AS Temukan Kertas Pendingin Ruang, Bebas Gerah Tanpa AC

Global
komentar
Close Ads X