Cegah Virus Corona, Bayi Baru Lahir di Thailand Dipasangkan Pelindung Wajah

Kompas.com - 11/04/2020, 08:11 WIB
Perawat menggendong dua bayi baru lahir yang mengenakan kaca pelindung selama wabah virus corona (Covid-19) di Rumah Sakit Praram 9 di Bangkok, Thailand, pada 9 April 2020. REUTERS/ATHIT PERAWONGMETHAPerawat menggendong dua bayi baru lahir yang mengenakan kaca pelindung selama wabah virus corona (Covid-19) di Rumah Sakit Praram 9 di Bangkok, Thailand, pada 9 April 2020.

 

BANGKOK, KOMPAS.com - Bayi baru lahir di Thailand dilaporkan langsung dipasangkan pelindung wajah untuk melindungi mereka dari virus corona.

Gambar yang berasal dari Rumah Sakit Praram 9 di Bangkok menunjukkan momen tatkala bayi itu mendapatkan kaca pelindung di bangsal kelahiran.

Selain Praram 9, Rumah Sakit Paolo yang berlokasi di Provinsi Samut Prakarn juga mengunggah bayi baru lahir mengenakan pelindung wajah.

Baca juga: PSK Thailand Saat Lockdown, Terpaksa Ambil Risiko demi Kebutuhan Hidup

"Kami memberikan pelindung ekstra bagi si kecil, dengan kaca pelindung bagi bayi yang baru lahir. Sungguh lucu," kata rumah sakit di Facebook dikutip The Independent.

Thailand melaporkan total 2.473 kasus infeksi Covid-19, penyakit yang diakibatkan oleh virus corona, diwartakan Sky News Jumat (10/4/2020).

Dari total kasus infeksi, hampir setengahnya, yaitu 1.013 pasien, telah dinyatakan sembuh. Sementara sebanyak 33 orang meninggal.

Pada Jumat, otoritas kesehatan Negeri "Gajah Putih" melaporkan adanya 50 kasus penularan baru, termasuk kematian perempuan berusia 43 tahun.

Juru bicara pemerintah, Taweesin Wisanuyothin mengatakan, 27 di antaranya ternyata berhubungan dengan kasus infeksi sebelumnya.

Sementara untuk delapan orang, Wisanuyothin menuturkan mereka masih menerima konfirmasi bagaimana bisa terjangkit wabah tersebut.

Di tengah upaya pemerintah untuk menekan penyebaran, pada akhir Maret publik sempat menyoroti Raja Maha Vajiralongkorn.

Sempat, raja yang berkuasa sejak 2016 itu diketahui mengasingkan diri di hotel mewah di Jerman bersama dengan 20 selirnya.

Kabar bahwa keberadaan sang raja berada di hotel mewah tak pelak membuat warga Negeri "Gajah Putih" marah. Meski, mereka berisiko melanggar aturan lese-majeste.

Berdasarkan aturan tersebut, setiap orang yang menghina atau mengkritik anggota kerajaan terancam mendekam di penjara selama 15 tahun.

Baca juga: Virus Corona, Raja Thailand Isolasi Diri di Hotel Mewah Bersama 20 Selir

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perusahaan Global yang Sewa Kantor di Tanah Milik Militer Myanmar Berniat Pindah

Perusahaan Global yang Sewa Kantor di Tanah Milik Militer Myanmar Berniat Pindah

Global
Vaksin Covid-19 Sinovac Disebut Sangat Efektif di Indonesia, Bagaimana di Negara Lain?

Vaksin Covid-19 Sinovac Disebut Sangat Efektif di Indonesia, Bagaimana di Negara Lain?

Global
Jenderal Perancis Serukan Para Tentara Mengundurkan Diri atas Surat Perang Saudara

Jenderal Perancis Serukan Para Tentara Mengundurkan Diri atas Surat Perang Saudara

Global
Punya 16 Istri dan 151 Anak, Pria Ini Mengaku Tak Pernah Bekerja dan Diberi Uang Anak-anaknya

Punya 16 Istri dan 151 Anak, Pria Ini Mengaku Tak Pernah Bekerja dan Diberi Uang Anak-anaknya

Global
Jelang Idul Fitri, Jalur Gaza Dibombardir Israel, 26 Orang Tewas

Jelang Idul Fitri, Jalur Gaza Dibombardir Israel, 26 Orang Tewas

Global
Sorak-sorai Warga Israel di Depan Kobaran Api di Kompleks Masjid Al-Aqsa

Sorak-sorai Warga Israel di Depan Kobaran Api di Kompleks Masjid Al-Aqsa

Global
Organisasi Kerja Sama Islam Mengutuk Keras Israel atas Kekerasan terhadap Warga Palestina

Organisasi Kerja Sama Islam Mengutuk Keras Israel atas Kekerasan terhadap Warga Palestina

Global
Tidak Diundang Pesta Ulang Tahun, Seorang Pria Kesal dan Tembak Mati 6 Orang

Tidak Diundang Pesta Ulang Tahun, Seorang Pria Kesal dan Tembak Mati 6 Orang

Global
Update Corona Global: Korban Tewas 3,3 Juta Orang, Varian Covid-19 India Menyebar ke 44 Negara

Update Corona Global: Korban Tewas 3,3 Juta Orang, Varian Covid-19 India Menyebar ke 44 Negara

Global
Makin Menyebar, Varian Covid-19 India Ada di 44 Negara

Makin Menyebar, Varian Covid-19 India Ada di 44 Negara

Global
Perayaan Idul Fitri di Seluruh Dunia dari Pakistan hingga Selandia Baru

Perayaan Idul Fitri di Seluruh Dunia dari Pakistan hingga Selandia Baru

Internasional
Tertidur di Tempat Sampah, Anak 13 Tahun Tewas Masuk Alat Peremas

Tertidur di Tempat Sampah, Anak 13 Tahun Tewas Masuk Alat Peremas

Global
Lagi, Tentara Israel Bunuh Warga Palestina di Tepi Barat

Lagi, Tentara Israel Bunuh Warga Palestina di Tepi Barat

Global
Peneliti Ungkap 1 Korban Letusan Gunung Vesuvius, Dipercaya Bukan Orang Biasa

Peneliti Ungkap 1 Korban Letusan Gunung Vesuvius, Dipercaya Bukan Orang Biasa

Global
7 Anak Tewas dalam Penembakan Sekolah Rusia, Tersangka Seorang Pemuda

7 Anak Tewas dalam Penembakan Sekolah Rusia, Tersangka Seorang Pemuda

Global
komentar
Close Ads X