Demi Tangani Virus Corona, Arab Hentikan Serangan ke Houthi 2 Minggu

Kompas.com - 09/04/2020, 22:24 WIB
Pasukan Houthi menumpang di bak truk polisi, setelah menghadiri pertemuan Houthi di Sanaa, Yaman, 19 Februari 2020. Khaled Abdullah/REUTERSPasukan Houthi menumpang di bak truk polisi, setelah menghadiri pertemuan Houthi di Sanaa, Yaman, 19 Februari 2020.

RIYADH, KOMPAS.com - Koalisi militer yang dipimpin Riyadh menyepakati gencatan senjata selama 2 minggu ke pemberontak Houthi di Yaman, demi mengatasi penyebaran virus corona.

Gencatan senjata sepihak ini dimulai pada Kamis (9/4/2020). PBB sendiri telah menyerukan kedua pihak untuk menghentikan serangan, demi melindungi warga sipil Yaman yang merupakan negara miskin, dari ancaman Covid-19.

Keputusan ini menandai terobosan pertama sejak pihak-pihak yang bertikai memyetujui gencatan senjata yang diperantarai PBB di Swedia pada akhir 2018.

Baca juga: Di Tengah Wabah Corona, Korea Utara Masih Lakukan Uji Coba Rudal

"Koalisi telah menentukan... untuk mendukung upaya melawan penyebaran pandemi Covid-19," kata juru bicara aliansi militer, Turki al-Maliki, dikutip dari AFP Rabu (8/4/2020).

"Koalisi mengumumkan gencatan senjata komprehensif di Yaman untuk jangka waktu dua minggu mulai Kamis," lanjutnya.

AFP mengabarkan, gencata senjata dua minggu yang bisa diperpanjang ini bertujuan menciptakan "kondisi yang tepat" untuk pertemuan yang digelar PBB.

Baca juga: Penyebaran Virus Corona dan Ancaman Lonjakan Kasus Covid-19 di Arab Saudi...

Maliki menambahkan, pihak-pihak yang bertikai akan dipertemukan PBB untuk melakukan gencatan senjata permanen di Yaman.

Para pemberontak -yang berpihak kepada Iran- belum menanggapi keputusan ini.

Tetapi beberapa jam sebelum pengumuman, para pemberontak merilis sebuah dokumen komprehensif yang menyerukan penarikan pasukan asing dan mengakhiri blokade koalisi di darat, laut, dan bandara Yaman.

Koalisi, yang meluncurkan invasi militernya untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional pada 2015, mengatakan pihaknya berkomitmen penuh untuk gencatan senjata 2 minggu.

Baca juga: Wabah Corona, Arab Saudi Berlakukan Larangan Bepergian 24 Jam

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebelum Jatuh, Pesawat Pakistan Mencoba Mendarat hingga Gores Runway

Sebelum Jatuh, Pesawat Pakistan Mencoba Mendarat hingga Gores Runway

Global
Persiapan New Normal, Arab Saudi Akan Cabut Jam Malam Mulai 21 Juni

Persiapan New Normal, Arab Saudi Akan Cabut Jam Malam Mulai 21 Juni

Global
Kasus Korupsi di China Naik 90 Persen Tahun Lalu, 18.585 Orang Dituntut

Kasus Korupsi di China Naik 90 Persen Tahun Lalu, 18.585 Orang Dituntut

Global
Pria Ini Salahkan Google Maps karena Sudah Hancurkan Pernikahannya

Pria Ini Salahkan Google Maps karena Sudah Hancurkan Pernikahannya

Global
Idul Fitri di AS, WNI Adakan E-Takbiran dan Lebaran Drive-through

Idul Fitri di AS, WNI Adakan E-Takbiran dan Lebaran Drive-through

Global
Anjing Setia Ini Terus Menunggu 3 Bulan, Meski Pemiliknya Meninggal karena Covid-19

Anjing Setia Ini Terus Menunggu 3 Bulan, Meski Pemiliknya Meninggal karena Covid-19

Global
Kabur dari Karantina Virus Corona, Pria Korsel Langsung Dipenjara

Kabur dari Karantina Virus Corona, Pria Korsel Langsung Dipenjara

Global
Ucapkan Selamat Idul Fitri, Putin Juga Berpesan untuk Muslim Rusia

Ucapkan Selamat Idul Fitri, Putin Juga Berpesan untuk Muslim Rusia

Global
WHO Hentikan Uji Coba Hidroksiklorokuin sebagai Obat Virus Corona

WHO Hentikan Uji Coba Hidroksiklorokuin sebagai Obat Virus Corona

Global
Diwawancarai soal Pembunuhan Bocah 9 Tahun, Pria Ini Pakai Kubis sebagai Masker

Diwawancarai soal Pembunuhan Bocah 9 Tahun, Pria Ini Pakai Kubis sebagai Masker

Global
Patuh Aturan Pencegahan Virus Corona, PM Belanda Tak Datang Saat Ibunya Meninggal

Patuh Aturan Pencegahan Virus Corona, PM Belanda Tak Datang Saat Ibunya Meninggal

Global
[POPULER GLOBAL] Jepang Cabut Darurat Nasional ] Suami Bunuh Istri Pakai Ular Kobra

[POPULER GLOBAL] Jepang Cabut Darurat Nasional ] Suami Bunuh Istri Pakai Ular Kobra

Global
Hari Kedua Gencatan Senjata Idul Fitri, Afghanistan Bebaskan 100 Tahanan Taliban

Hari Kedua Gencatan Senjata Idul Fitri, Afghanistan Bebaskan 100 Tahanan Taliban

Global
Marie Cau, Wali Kota Transgender Pertama di Perancis

Marie Cau, Wali Kota Transgender Pertama di Perancis

Global
Media Asing Kisahkan Penggali Makam Covid-19 di Jakarta: Kerja 15 Jam Sehari, 1 Makam Harus Selesai 10 Menit

Media Asing Kisahkan Penggali Makam Covid-19 di Jakarta: Kerja 15 Jam Sehari, 1 Makam Harus Selesai 10 Menit

Global
komentar
Close Ads X