Kompas.com - 08/04/2020, 12:15 WIB
Potongan gambar video di YouTube Hong Kong Free Press memperlihatkan dua ekor panda, Ying Ying dan Le Le, kawin di tengah lockdown virus corona. YouTube/Hong Kong Free PressPotongan gambar video di YouTube Hong Kong Free Press memperlihatkan dua ekor panda, Ying Ying dan Le Le, kawin di tengah lockdown virus corona.

HONG KONG, KOMPAS.com - Di tengah absennya pengunjung karena lockdown virus corona, dua ekor panda di Hong Kong ini akhirnya memutuskan untuk kawin.

Ying Ying dan Le Le baru bisa melakukannya setelah taman tempat mereka tinggal tak lagi dikunjungi, dan 10 tahun sejak mereka bertemu.

Pejabat konservasi Ocean Park Michael Boos menuturkan, Ying Ying dan Le Le tiba di Hong Kong pada 2007, di mana mereka saling mendekati di 2010.

Baca juga: Ingin Batalkan Nikah karena Mas Kawin Kurang, Pria Rekayasa Perampokan, Ikat Diri di Jembatan

"Tetapi, upaya mereka untuk kawin tidak pernah berhasil hingga di tahun ini, setelah bertahun-tahun mencoba memahami," ujar Boos.

Taman merilis foto di mana keduanya mulai saling mendekati, di dalam kandang yang biasanya dipenuhi sorot mata maupun jepretan kamera.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dilansir AFP Selasa (7/4/2020), panda termasuk hewan yang terbilang kurang dalam hal bereproduksi, terutama di penangkaran.

Tetapi, dokter hewan mulai sumringah ketika keduanya mulai menunjukkan ketertarikan satu sama lain, terlebih di tengah musim kawin yang pendek ini.

Taman menyatakan, sejak akhir Maret, Ying Ying mulai sering bermain di air, sementara Le Le mulai meninggalkan bau di areanya, dan melacak bau pasangannya itu.

"Perilaku seperti ini mirip dengan tingkah panda selama musim kawin, yang terjadi antara Maret hingga Mei," ujar taman tempat keduanya tinggal.

Pakar sekarang akan memantau tanda kehamilan Ying Ying, meski periode kehamilannya berkisar antara 72 hingga 324 hari.

Baca juga: Heboh TKI yang Pulang dari Hong Kong Pingsan di Pinggir Jalan, Ternyata karena Gula Darah Rendah

Halaman:
Baca tentang

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AS Tolak Rencana Pemilu yang Ditawarkan Junta Militer Myanmar

AS Tolak Rencana Pemilu yang Ditawarkan Junta Militer Myanmar

Global
Yunani Dilanda Gelombang Panas Terburuk Sejak 1987, Picu Kebakaran Hutan Luas

Yunani Dilanda Gelombang Panas Terburuk Sejak 1987, Picu Kebakaran Hutan Luas

Global
POPULER GLOBAL: Jepang Lindungi Atlet Belarus yang Diusir | Temuan Ratusan Ribu Tulang Hewan dan Manusia Berusia Ribuan Tahun

POPULER GLOBAL: Jepang Lindungi Atlet Belarus yang Diusir | Temuan Ratusan Ribu Tulang Hewan dan Manusia Berusia Ribuan Tahun

Global
Biografi Tokoh Dunia: Profil: Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Lebih Berkuasa dari Presiden

Biografi Tokoh Dunia: Profil: Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Lebih Berkuasa dari Presiden

Global
Viral Foto Pejabat Filipina Lebih Besar dari Peraih Emas Olimpiade, Apakah Asli?

Viral Foto Pejabat Filipina Lebih Besar dari Peraih Emas Olimpiade, Apakah Asli?

Global
Investigasi Partai Republik AS Coba Buktikan Covid-19 Berasal dari Kebocoran Lab Wuhan

Investigasi Partai Republik AS Coba Buktikan Covid-19 Berasal dari Kebocoran Lab Wuhan

Global
Lamont Jacobs, 'One of Fastest Man Alive', Peraih Emas 100 Meter Putra Olimpiade

Lamont Jacobs, "One of Fastest Man Alive", Peraih Emas 100 Meter Putra Olimpiade

Global
Yulimar Rojas, Peraih Medali Emas Wanita Pertama Venezuela, Berterima Kasih pada Facebook

Yulimar Rojas, Peraih Medali Emas Wanita Pertama Venezuela, Berterima Kasih pada Facebook

Global
Kronologi Atlet Belarus Dilindungi Jepang Saat Dipaksa Pulang dari Olimpiade Tokyo

Kronologi Atlet Belarus Dilindungi Jepang Saat Dipaksa Pulang dari Olimpiade Tokyo

Global
Dolly Parton Investasikan Royalti Lagu Whitney Houston untuk Komunitas Kulit Hitam

Dolly Parton Investasikan Royalti Lagu Whitney Houston untuk Komunitas Kulit Hitam

Global
Dr Anthony Fauci: AS Tak Mungkin Kembali Terapkan Lockdown

Dr Anthony Fauci: AS Tak Mungkin Kembali Terapkan Lockdown

Global
Kebakaran 2 Hutan Besar di Yunani, Suhu Capai 45 Derajat Celsius

Kebakaran 2 Hutan Besar di Yunani, Suhu Capai 45 Derajat Celsius

Global
4 Fakta Unik Badminton, Olahraga Raket Tercepat di Dunia

4 Fakta Unik Badminton, Olahraga Raket Tercepat di Dunia

Global
Mengapa Badminton Lebih Populer di Negara Asia dibanding Eropa?

Mengapa Badminton Lebih Populer di Negara Asia dibanding Eropa?

Global
UPDATE Banjir China: 302 Orang Tewas, 50 Hilang

UPDATE Banjir China: 302 Orang Tewas, 50 Hilang

Global
komentar
Close Ads X