Tak Seperti Trump, Mantan Wapres AS Joe Biden Bakal Pakai Masker di Tempat Umum

Kompas.com - 06/04/2020, 10:46 WIB
Sapu Florida, Illinois, Arizona, Biden Hampir Pasti Jadi Capres Demokrat. AFP/MANDEL NGANSapu Florida, Illinois, Arizona, Biden Hampir Pasti Jadi Capres Demokrat.

WASHINGTON D. C, KOMPAS.com - Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) sekaligus kandidat presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden pada Minggu (5/4/2020) mengatakan bahwa dirinya akan memakai masker jika berada di publik.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump pada Jumat (3/4/2020) mengatakan kalau dirinya enggan memakai masker di tempat umum meski dia mengumumkan kepada rakyatnya untuk memakai masker.

Dalam sebuah wawancara dengan ABC pekan ini seperti yang dilansir oleh The Guardian, Biden juga membela masa jabatannya dulu dengan mantan presiden AS Barack Obama dalam persiapan wabah.

Baca juga: Biden Minta AS Hapus Sanksi Buat Iran karena Wabah Virus Corona

Hal itu dilakukan Biden karena Trump kerap menyalahkan pemerintahan sebelumnya yang dianggap lambat dalam menangani wabah.

Kini, virus corona telah menginfeksi lebih dari 312 ribu orang Amerika dan membunuh hampir 8.500 jiwa.

Pada Jumat (3/4/2020) Trump mengatakan di Gedung Putih bahwa Pusat Kontrol dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS menyarankan warga AS untuk menggunakan masker non-medis yang mampu membantu pengurangan penularan virus corona.

Saran itu bersifat sukarela. Dan Trump mengatakan, "Karena bersifat sukarela, saya pribadi memilih untuk tidak melakukannya."

Baca juga: Biden dan Sanders Beda Pendapat soal Virus Corona

Biden mengatakan pada ABC dari rumahnya di Wilmington, Delaware bahwa dia akan memakai masker.

"Ya," ujar Biden ketika ditanya apakah dia akan memakai masker di tempat umum, "Saya pikir sangat penting kini untuk mengikuti arahan dari pakar sains, mengikuti apa yang pakar katakan kepada Anda."

Sementara itu Trump mengatakan, "Saya tidak mau memakainya," dan mengatakan kalau dia merasa 'baik-baik saja'.

Padahal, anjuran pemakaian masker sangat direkomendasikan untuk menghentikan penularan dari orang yang asimptomatik (memiliki virus namun tidak punya gejala apa pun).

Baca juga: Sempat Bilang Persediaan Penuh, Trump Kini Akui Kemungkinan Kekurangan Ventilator

Biden juga mengungkit bagaimana persiapan yang telah diambil saat pemerintahan Obama untuk menangani pandemi apa pun. Menurut Biden, langkah-langkah tersebut dibongkar oleh Trump.

"Kami telah melakukan banyak persiapan," katanya. "Seperti yang Anda tahu, kami mendirikan kantor (khusus penanganan) wabah di Gedung Putih.

Kami memperluas CDC di negara-negara lain sehingga kami bisa riil, bisa mengamati, memantau kapan sesuatu akan datang, dan bagaimana kondisi berjalan," ujar Biden.

Biden juga mengatakan kalau pemerintahannya dulu menempatkan 'orang' di China untuk melakukan banyak hal sehingga dia mendapat rincian yang detil.

"Tapi Presiden Trump membongkar hampir semua (langkah) itu dan secara drastis memotong anggaran untuk CDC. Jadi, dia tidak menindaklanjuti apa pun yang kami sarankan dan menjadi masalah nyata."

Biden juga meyakini bahwa dia dapat melakukan jauh lebih baik apa yang dilakukan pemerintahan Trump saat ini, "Kita dapat melakukan jauh lebih baik daripada yang sekarang," ujar Biden.

Baca juga: Di Tengah Pandemi, Donald Trump Ingin Olahraga di AS Segera Bergulir

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Penemuan Revolusioner Muslim dalam Sejarah Dunia, dari Kopi hingga Aljabar

8 Penemuan Revolusioner Muslim dalam Sejarah Dunia, dari Kopi hingga Aljabar

Internasional
Berharap Keberuntungan di Akhirat, Biksu Ini Tewas Memenggal Kepalanya Sendiri

Berharap Keberuntungan di Akhirat, Biksu Ini Tewas Memenggal Kepalanya Sendiri

Global
“Seperti Lahir Kembali,” Cerita Pria yang Akhirnya Merasakan Kebebasan Setelah 70 Tahun di Bui

“Seperti Lahir Kembali,” Cerita Pria yang Akhirnya Merasakan Kebebasan Setelah 70 Tahun di Bui

Global
Rusia Usir 10 Diplomat AS, Harus Keluar Paling Lambat 21 Mei

Rusia Usir 10 Diplomat AS, Harus Keluar Paling Lambat 21 Mei

Global
Presiden Chad Tewas Saat Perang, Anaknya Naik Memimpin Negara

Presiden Chad Tewas Saat Perang, Anaknya Naik Memimpin Negara

Global
Sejarah Tercipta, Robot NASA Sukses Membuat Oksigen di Mars

Sejarah Tercipta, Robot NASA Sukses Membuat Oksigen di Mars

Global
Misteri Tenggelamnya Kursk, Kecelakaan Kapal Selam Terparah Rusia Tewaskan 118 Kru

Misteri Tenggelamnya Kursk, Kecelakaan Kapal Selam Terparah Rusia Tewaskan 118 Kru

Internasional
Myanmar: Apa yang Bisa Diharapkan dari Pertemuan Pemimpin ASEAN

Myanmar: Apa yang Bisa Diharapkan dari Pertemuan Pemimpin ASEAN

Global
Australia Nyatakan Siap Bantu Indonesia Mencari Kapal Selam KRI Nanggala-402

Australia Nyatakan Siap Bantu Indonesia Mencari Kapal Selam KRI Nanggala-402

Global
Hotel yang Dihuni Dubes China Meledak di Pakistan

Hotel yang Dihuni Dubes China Meledak di Pakistan

Global
[POPULER GLOBAL] Dukungan untuk Ustaz Malaysia atas Kontroversi Foto | Klarifikasi Otoritas Terusan Suez atas Pembayaran Operator Ekskavator yang Bebaskan Ever Given

[POPULER GLOBAL] Dukungan untuk Ustaz Malaysia atas Kontroversi Foto | Klarifikasi Otoritas Terusan Suez atas Pembayaran Operator Ekskavator yang Bebaskan Ever Given

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Ratu Amina, Pendekar Wanita dari Benua Hitam

[Biografi Tokoh Dunia] Ratu Amina, Pendekar Wanita dari Benua Hitam

Internasional
Berakhirnya Era Castro Setelah 6 Dekade, Partai Komunis Kuba Tunjuk Pemimpin Baru

Berakhirnya Era Castro Setelah 6 Dekade, Partai Komunis Kuba Tunjuk Pemimpin Baru

Global
Kisah Paus Terapkan Lockdown dan Prokes Ketat, Selamatkan Roma dari Pandemi Abad ke-17

Kisah Paus Terapkan Lockdown dan Prokes Ketat, Selamatkan Roma dari Pandemi Abad ke-17

Global
Putin Sebut Rusia adalah Harimau yang Dikelilingi Hiena

Putin Sebut Rusia adalah Harimau yang Dikelilingi Hiena

Global
komentar
Close Ads X