Wabah Corona, Arab Saudi Minta Umat Islam Sedunia Bersabar untuk Rencana Haji Tahun Ini

Kompas.com - 04/04/2020, 17:48 WIB
Situasi di sekitar Kabah, di dalam Masjidil Haram, Arab Saudi, kosong dari para jemaah saat diberlakukan sterilisasi, Kamis (5/3/2020). Terkait merebaknya virus corona, Pemerintah Arab Saudi menutup sementara kegiatan umrah dan melakukan sterilisasi di sekitar Kabah termasuk lokasi untuk melakukan sai di antara Bukit Safa dan Marwah. AFP/ABDEL GHANI BASHIRSituasi di sekitar Kabah, di dalam Masjidil Haram, Arab Saudi, kosong dari para jemaah saat diberlakukan sterilisasi, Kamis (5/3/2020). Terkait merebaknya virus corona, Pemerintah Arab Saudi menutup sementara kegiatan umrah dan melakukan sterilisasi di sekitar Kabah termasuk lokasi untuk melakukan sai di antara Bukit Safa dan Marwah.

RIYADH, KOMPAS.com - Seorang pejabat senior Arab Saudi mendesak lebih dari satu juta umat Muslim sedunia yang berniat untuk berhaji tahun ini agar menunda rencana tersebut.

Pernyataan ini ditujukan sebab haji bisa saja dibatalkan karena alasan wabah virus corona

Saudi Press Agency sebagaimana dilansir oleh TIME, mengutip pernyataan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Muhammad Saleh bin Taher Banten pada Rabu pagi (01/4/2020).

Baca juga: Sepinya Mekah Setelah Virus Corona Mewabah

Muhammad Saleh bin Taher Banten mengatakan bahwa umat Islam harus "bersabar" dalam perencanaan mereka untuk haji.

Ibadah rukun Islam kelima itu diperkirakan akan dimulai pada akhir Juli tahun ini.

Pada Februari kemarin, Kerajaan Arab Saudi mengambil keputusan luar biasa terkait penutupan kota suci Mekah dan Madinah dari wisatawan asing karena alasan wabah virus corona.

Baca juga: Akibat Virus Corona: Umrah Ditunda, Haji Belum Diputuskan

Langkah tersebut bahkan tidak dilaksanakan sebelumnya pada wabah Flu yang terjadi pada 1918 dan menewaskan puluhan juta orang di dunia.

Selain itu, Arab Saudi juga telah memperketat pembatasan di negaranya terlebih sejak 1.500 kasus infeksi baru dikonfirmasi.

Menurut Muhammad Saleh bin Taher Banten pada Televisi pemerintah, Kerajaan Saudi siap mengamankan keselamatan seluruh muslim dan warga negara.

Baca juga: Arab Saudi Tutup Penuh Mekkah dan Madinah, Jam Malam Bertambah Jadi 24 Jam

"Itulah sebabnya, kami meminta kepada semua umat muslim di seluruh dunia untuk menunda penandatanganan apa pun terkait perjanjian (dengan operasional perjalanan) sampai kami memiliki pandangan yang jelas."

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Kasus Honor Killings Tersadis yang Sempat Menghebohkan Dunia

5 Kasus Honor Killings Tersadis yang Sempat Menghebohkan Dunia

Global
Australia Uji Coba Vaksin Virus Corona pada Manusia, Bisa Tersedia Tahun Ini

Australia Uji Coba Vaksin Virus Corona pada Manusia, Bisa Tersedia Tahun Ini

Global
Ancam Tutup Media Sosial, Trump Akan Tandatangani Perintah Eksekutif

Ancam Tutup Media Sosial, Trump Akan Tandatangani Perintah Eksekutif

Global
Colosseum Roma Kembali Dibuka, Italia Buat Protokol Kesehatan Baru

Colosseum Roma Kembali Dibuka, Italia Buat Protokol Kesehatan Baru

Global
1 Orang Tewas Tertembak Saat Protes Kematian George Floyd, Diduga Pencuri

1 Orang Tewas Tertembak Saat Protes Kematian George Floyd, Diduga Pencuri

Global
Sebar Hoaks 15 Menit di Facebook, Sopir Taksi Singapura Dipenjara

Sebar Hoaks 15 Menit di Facebook, Sopir Taksi Singapura Dipenjara

Global
'Saya Tidak Bisa Bernapas', Pesan Terakhir Salah Satu Imigran Vietnam yang Tewas di Truk Kontainer

'Saya Tidak Bisa Bernapas', Pesan Terakhir Salah Satu Imigran Vietnam yang Tewas di Truk Kontainer

Global
Pria Kulit Hitam George Floyd Tewas karena Lehernya Diinjak Polisi, Warga AS Demo Protes

Pria Kulit Hitam George Floyd Tewas karena Lehernya Diinjak Polisi, Warga AS Demo Protes

Global
Sah! Undang Undang Keamanan Baru untuk Hong Kong Diresmikan Parlemen China

Sah! Undang Undang Keamanan Baru untuk Hong Kong Diresmikan Parlemen China

Global
Hilang 2 Tahun, Pria Ini Berhasil Ditemukan Berkat Video TikTok Polisi

Hilang 2 Tahun, Pria Ini Berhasil Ditemukan Berkat Video TikTok Polisi

Global
Imbas Lockdown, Kekerasan Seksual Terhadap Anak Secara Online Berpotensi Meningkat

Imbas Lockdown, Kekerasan Seksual Terhadap Anak Secara Online Berpotensi Meningkat

Global
Dompet Dhuafa AS Bagikan Paket Makanan ke Petugas Medis

Dompet Dhuafa AS Bagikan Paket Makanan ke Petugas Medis

Global
Warga Afghanistan Lebih Khawatir Meninggal Kelaparan daripada karena Terinfeksi Virus Corona

Warga Afghanistan Lebih Khawatir Meninggal Kelaparan daripada karena Terinfeksi Virus Corona

Global
Pakistan Gunakan Teknologi Anti-Terorisme untuk Lacak Pasien Covid-19

Pakistan Gunakan Teknologi Anti-Terorisme untuk Lacak Pasien Covid-19

Global
Kabar Baik, Semua Pasien Covid-19 Selandia Baru Sudah Pulang dari RS

Kabar Baik, Semua Pasien Covid-19 Selandia Baru Sudah Pulang dari RS

Global
komentar
Close Ads X