AS Diterpa Wabah Virus Corona, Trump Salahkan Obama

Kompas.com - 04/04/2020, 08:11 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump didampingi Wakil Presiden Mike Pence ketika memberikan keterangan pers mengenai virus corona di Gedung Putih, Washington, pada 17 Maret 2020. AFP/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/Drew AngererPresiden Amerika Serikat Donald Trump didampingi Wakil Presiden Mike Pence ketika memberikan keterangan pers mengenai virus corona di Gedung Putih, Washington, pada 17 Maret 2020.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump menyalahkan pendahulunya, Barack Obama, setelah mereka diterpa oleh wabah virus corona.

Dalam konferensi pers di Gedung Putih, awak media menanyakan mengapa pemerintah terkesan lambat dalam menanggapi patogen yang menyebabkan penyakit Covid-19 itu.

Mendapat pertanyaan seperti itu, Trump langsung menumpahkannya kepada pemerintahan masa Obama yang dianggap tidak siap menghadapi wabah.

Baca juga: Imbau Warga AS Kenakan Masker di Tengah Virus Corona, Trump: Saya Tak Akan Pakai

"Rak kami kosong. Kami tidak punya amunisis maupun suplai kepada medis," kilahnya sebagaimana diwartakan BBC Jumat (3/4/2020).

Dia juga mengaku mewarisi "tes rusak". Tidak dijelaskan apa yang dimaksud oleh presiden 73 tahun itu, maupun tes apa yang diwariskan.

"Saya selalu tahu bahwa wabah adalah hal terburuk yang akan segera datang," terang pemimpin yang berasal dari Partai Republik itu.

Berdasarkan data dari Universitas John Hopkins, saat ini korban meninggal karena pandemi virus corona di AS mencapai 7.406 orang.

Dilansir AFP, data itu diperoleh setelah Negeri "Uncle Sam" mengonfirmasi 1.480 kasus kematian sejak pukul 20.30 Kamis (2/4/2020) hingga Jumat eaktu yang sama.

Catatan dalam 24 jam itu menjadi kasus mortalitas terburuk secara global sejak patogen itu terdeteksi di Wuhan, China, pada Desember 2019.

Pernyataan Trump itu muncul setelah Obama, yang berkuasa antara 2009-2017, melontarkan kicauan yang menyiratkan sindiran kepada suksesornya itu.

Halaman:
Baca tentang

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X