Tabligh Akbar India Picu Lonjakan Kasus Covid-19, Ini Asal-usul Penyelenggaranya

Kompas.com - 02/04/2020, 15:33 WIB
Lebih dari 1.000 peserta tabligh akbar yang digelar di Nizamuddin, New Delhi, India, dipindahkan dari lokasi, dan 24 di antaranya positif terinfeksi virus corona. Tabligh akbar ini digelar pada 31 Maret 2020. RAJAT GUPTA/EPA-EFELebih dari 1.000 peserta tabligh akbar yang digelar di Nizamuddin, New Delhi, India, dipindahkan dari lokasi, dan 24 di antaranya positif terinfeksi virus corona. Tabligh akbar ini digelar pada 31 Maret 2020.

NEW DELHI, KOMPAS.com - Sebuah acara tabligh akbar yang diadakan Tablighi Jamaat diyakini menjadi pemicu lonjakan jumlah kasus virus corona di India.

Acara keagamaan yang digelar di New Delhi ini memunculkan sejumlah kluster Covid-19 di seluruh negeri.

Dilansir dari BBC, Tablighi Jamaat selaku organisasi yang mengadakan tabligh akbar ini didirikan pada 1926 di wilayah Mewat, India utara, oleh ulama terkemuka Islam Maulana Mohammed Ilyas Kandhlawi.

Baca juga: India Lockdown, Video WhatsApp Status Dibatasi 15 Detik

Tujuan pendiriannya untuk menanamkan ajaran Islam yang "benar" di antara "Umma" (komunitas Islam global) saat itu.

Banyak umat Islam India saat itu merasa identitas politik dan agama mereka dikompromikan dengan British Raj yang berkuasa dari 1858 sampai 1947.

Organisasi ini berkembang di India yang dulu belum terbagi-bagi, dan tidak berubah hingga India terbagi ke beberapa negara bagian sejak kemerdekaan tahun 1947.

Pengikut mereka kebanyakan berasal dari Pakistan dan Bangladesh.

Baca juga: 10 dari 14 WNI Positif Covid-19 di India Sembuh

Apa misinya?

Sang pendiri Mohammed Ilyas dulu terkenal dengan perkataannya "Oh umat Muslim jadilah Muslim yang baik".

Pada dasarnya, tujuan utama Tablighi Jamaat adalah mempromosikan nilai-nilai Islam di kalangan umatnya.

Anggotanya mengklaim bahwa mereka adalah organisasi non-politik yang bertujuan membangun masyarakat Islam berdasarkan ajaran Al Quran.

Baca juga: Menghindari Lockdown Virus Corona, Pria di India Pura-pura Meninggal

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber BBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X