[Biografi Tokoh Dunia] Sundar Pichai, CEO Google, Orang di Balik Chrome dan Android

Kompas.com - 31/03/2020, 18:49 WIB
                               CEO Google, Sundar Pichai, Rabu (17/5/2017), saat menjadi spekaer pada keynote utama Google I/O 2017 di Shoreline Amphitheatre, AS. Google CEO Google, Sundar Pichai, Rabu (17/5/2017), saat menjadi spekaer pada keynote utama Google I/O 2017 di Shoreline Amphitheatre, AS.

KOMPAS.com - Kota Chennai (dulu bernama Madras) di India, patut berbangga dengan putra daerahnya, Sundar Pichai. Sebab, Pichai kini adalah orang nomor satu di Google.

Tak hanya menjadi CEO Google, Pichai juga menjabat posisi CEO di perusahaan induknya, Alphabet.

Sejumlah produk Google yang dirilis ke pasaran saat ini, ada andil Pichai dalam perancangannya.

Baca juga: Pekerja Migran di India Disemprot Disinfektan, Netizen: Kalian Ingin Bunuh Corona atau Manusia?

Chrome, Gmail, Google Maps, Google Drive, dan sistem operasi Android adalah deretan produk yang pernah ditanganinya.

Bergabung dengan Google pada 2004, Pichai meniti kariernya dari bawah. Lalu 11 tahun berselang ia diangkat jadi CEO, dan pada 2019 juga memimpin Alphabet.

Baca juga: India Lockdown, Pekerja Migran Ini Meninggal Setelah Jalan Kaki 215 Kilometer untuk Pulang

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Masa kecil

Pichai lahir pada 12 Juli 1972 dengan nama asli Pichai Sundararajan. Ia tumbuh besar di Madras, dan saat kecil tidur dengan saudara laki-lakinya di ruang tamu rumah yang sempit.

Namun ayahnya yang bekerja sebagai teknisi listrik di perusahaan multinasional GEC, melihat ada bakat besar dalam diri Pichai.

Di usia dini Pichai menunjukkan minat pada teknologi dan memiliki ingatan yang luar biasa, terutama dalam mengingat nomor telepon.

Baca juga: Virus Corona, Warga Desa di India Terpaksa Isolasi Diri di Atas Pohon

Dilansir dari Encyclopaedia Britannica, setelah Pichai mendapat gelar dalam bidang metalurgi dan medali perak di Institut Teknologi India Kharagpur, ia dianugerahi beasiswa untuk belajar di Universitas Stanford, Amerika Serikat.

Setelahnya Pichai menetap di AS untuk bekerja sebentar sebagai pemasok bahan semikonduktor.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Unggah Video Mengaku Dapat Ancaman, Wanita Qatar Ini Hilang Secara Misterius

Setelah Unggah Video Mengaku Dapat Ancaman, Wanita Qatar Ini Hilang Secara Misterius

Global
Kemenlu Verifikasi Dugaan Staf KJRI Los Angeles Aniaya ART yang Disorot Media AS

Kemenlu Verifikasi Dugaan Staf KJRI Los Angeles Aniaya ART yang Disorot Media AS

Global
Kematian Harian Covid-19 Rusia Lampaui 1.000 Jiwa untuk Pertama Kalinya

Kematian Harian Covid-19 Rusia Lampaui 1.000 Jiwa untuk Pertama Kalinya

Global
Taliban Akan Umumkan Izin Sekolah Menengah bagi Anak Perempuan Afghanistan

Taliban Akan Umumkan Izin Sekolah Menengah bagi Anak Perempuan Afghanistan

Global
UNIK GLOBAL: Suami Bunuh Istri dengan Ular Kobra | Ibu Ketagihan Adakan Pesta Seks untuk Anaknya

UNIK GLOBAL: Suami Bunuh Istri dengan Ular Kobra | Ibu Ketagihan Adakan Pesta Seks untuk Anaknya

Global
Dampak Globalisasi di Bidang Sosial Budaya

Dampak Globalisasi di Bidang Sosial Budaya

Global
Seorang Ibu Tewas Setelah Lompat dari Ketinggian 25 Meter untuk Jajal Olahraga Ekstrem

Seorang Ibu Tewas Setelah Lompat dari Ketinggian 25 Meter untuk Jajal Olahraga Ekstrem

Global
Arab Saudi Longgarkan Aturan Pembatasan Covid-19 Mulai 17 Oktober 2021

Arab Saudi Longgarkan Aturan Pembatasan Covid-19 Mulai 17 Oktober 2021

Global
Tembaki Warga Sipil, 8 Tentara Brasil Dijatuhi Hukuman Penjara Lebih dari 20 Tahun

Tembaki Warga Sipil, 8 Tentara Brasil Dijatuhi Hukuman Penjara Lebih dari 20 Tahun

Global
Karakteristik atau Ciri-ciri Globalisasi

Karakteristik atau Ciri-ciri Globalisasi

Global
Australia Kekurangan Petani, PNS Ditawari Cuti Berbayar untuk Bantu Panen

Australia Kekurangan Petani, PNS Ditawari Cuti Berbayar untuk Bantu Panen

Global
Bagaimana Kondisi Dunia jika Target Suhu Bumi Gagal Tercapai?

Bagaimana Kondisi Dunia jika Target Suhu Bumi Gagal Tercapai?

Global
Dua Gadis Kecil Ditemukan Berjalan Sendiri di Gurun Arizona Mencari Bibinya

Dua Gadis Kecil Ditemukan Berjalan Sendiri di Gurun Arizona Mencari Bibinya

Global
Mengenal Sosok Porfirio Rubirosa, Playboy Terbesar Abad ke-20

Mengenal Sosok Porfirio Rubirosa, Playboy Terbesar Abad ke-20

Internasional
Akankah Angkatan Udara China Lampaui Superioritas AS di Angkasa?

Akankah Angkatan Udara China Lampaui Superioritas AS di Angkasa?

Global

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.