Kompas.com - 30/03/2020, 17:58 WIB
Sekelompok perawat di Jerman membawa tulisan di kardus, yang dalam bahasa Indonesia berarti Kami akan tetap di sini untuk kalian, dan kalian tolong tetap di rumah. Foto diambil pada 19 Maret 2020. SASCHA STEINBACH/EPA-EFESekelompok perawat di Jerman membawa tulisan di kardus, yang dalam bahasa Indonesia berarti Kami akan tetap di sini untuk kalian, dan kalian tolong tetap di rumah. Foto diambil pada 19 Maret 2020.

BERLIN, KOMPAS.com Jerman akan meniru cara Korea Selatan dalam menangani virus corona, yang menekankan pada karantina dan banyaknya tes untuk memutus rantai infeksi.

Jerman sudah melakukan lebih banyak tes virus corona dibandingkan negara-negara Eropa lainnya.

Dalam seminggu ada 300.000-500.000 tes yang dijalankan, tetapi Kanselir Angela Merkel meminta ditingkatkan jadi 200.000 tes per hari.

Baca juga: Krisis Virus Corona Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat Terhadap Kanselir Jerman Angela Merkel

Permintaan Merkel itu tercantum dalam dokumen Kementerian Dalam Negeri, yang dilihat oleh beberapa media Jerman.

Tujuan dari memperbanyak tes adalah mengetahui siapa saja yang tertular virus, serta seluruh lingkaran orang tersebut yang sudah melakukan kontak dengannya.

Kriteria pengujian saat ini difokuskan ke warga yang sakit dengan gejala Covid-19, dan telah melakukan kontak dengan kasus yang dikonfirmasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Khawatirkan Dampak Ekonomi Corona, Menteri Jerman Ini Bunuh Diri

Menurut dokumen tersebut, idenya adalah beralih dari "tes yang mengonfirmasi situasi" ke "tes yang maju dulu".

Senjata terpenting dalam pertempuran melawan wabah virus corona ini adalah melacak lokasi orang lewat ponselnya.

Dari situ bisa diketahui pergerakan pasien-pasien baru, dan melacak serta mengisolasi orang yang berpotensi terinfeksi.

Baca juga: Kunci Mengapa Angka Kematian akibat Virus Corona di Jerman Rendah

Pelacakan ponsel

Para pejabat pemerintah dan ahli epidemiologi telah mendukung pelacakan ponsel, meski ini bertentangan dengan kewenangan privasi warga Jerman.

Halaman:

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.