Lockdown Virus Corona di Italia, Masyarakat Resah dan Kerusuhan Sosial Meningkat

Kompas.com - 29/03/2020, 16:43 WIB
Potongan gambar video memperlihatkan seorang pria berteriak kepada polisi di Italia karena tidak bisa mengambil uang pensiun ibunya di bank. Kerusuhan sosial dilaporkan mulai terjadi sebagai akibat dari lockdown yang diterapkan pemerintah untuk mengatasi virus corona. Sky NewsPotongan gambar video memperlihatkan seorang pria berteriak kepada polisi di Italia karena tidak bisa mengambil uang pensiun ibunya di bank. Kerusuhan sosial dilaporkan mulai terjadi sebagai akibat dari lockdown yang diterapkan pemerintah untuk mengatasi virus corona.

ROMA, KOMPAS.com - Kerusuhan sosial dilaporkan meningkat dengan keresahan mulai dirasakan masyarakat Italia dampak lockdown yang diterapkan untuk mencegah virus corona.

Dalam laporan Sky News Minggu (29/3/2020), beredar berbagai video yang memperlihatkan warga putus asa meminta pertolongan karena kekurangan makanan dan uang.

Dengan lockdown yang sudah berjalan selama tiga pekan, Italia masih melaporkan banyak korban meninggal setiap harinya karena virus corona.

Baca juga: Meski Sudah 16 Hari Lockdown, Korban Meninggal Virus Corona di Italia Capai 10.000 Orang

Terbaru berdasarkan data Sabtu (28/3/2020), Negeri "Pizza" mencatatkan 10.023 orang meninggal dengan lebih dari 90.000 lainnya terinfeksi.

Dengan progres penanganan yang belum membuahkan hasil, harapan dan kesabaran masyarakat mulai menipis. Begitu juga ekonomi yang melemah.

Kerusuhan itu terlihat dari video di Apulia, di mana seorang pria menelepon polisi karena bank tutup. Dia pun tak bisa mengambil uang pensiun ibunya.

Dalam rekaman, pria tersebut berteriak kepada aparat karena satu-satunya pemasukan mereka tidak bisa diambil, dan mengaku keluarganya tak punya uang.

Bahkan, ibu laki-laki yang tak disebutkan identitasnya itu meminta polisi datang ke rumahnya, dan melihat bahwa mereka tidak punya uang.

Baca juga: Positif Terjangkit Virus Corona, Perawat Italia Bunuh Diri

Video lain menunjukkan seorang ayah bersama putrinya. Ayah itu "mempersembahkan" videonya bagi Perdana Menteri Giuseppe Conte.

"Sudah 15-20 hari kami di rumah saja. Kami pun sudah mencapai batasnya," kata dia, seraya menunjukkan anaknya yang memakan sepotong roti.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber Sky News
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diguncang Gempa Saat Siaran Langsung, PM Selandia Baru 'Stay Cool'

Diguncang Gempa Saat Siaran Langsung, PM Selandia Baru "Stay Cool"

Global
Heboh Menu Makanan Baru di Jepang, Ramen Lauk Jangkrik

Heboh Menu Makanan Baru di Jepang, Ramen Lauk Jangkrik

Global
Kasus Baru Covid-19 Melambat, Jepang Bakal Akhiri Darurat Nasional

Kasus Baru Covid-19 Melambat, Jepang Bakal Akhiri Darurat Nasional

Global
Ini Dua Syarat China agar Terbuka dalam Penyelidikan Asal Covid-19

Ini Dua Syarat China agar Terbuka dalam Penyelidikan Asal Covid-19

Global
Demonstrasi Hong Kong, Taiwan Siap Ulurkan Bantuan untuk Demonstran

Demonstrasi Hong Kong, Taiwan Siap Ulurkan Bantuan untuk Demonstran

Global
Dari Bentrokan hingga Ledakan, Idul Fitri 1441 H Berlangsung Suram di Negara-negara Ini

Dari Bentrokan hingga Ledakan, Idul Fitri 1441 H Berlangsung Suram di Negara-negara Ini

Global
[POPULER GLOBAL] Pakar Tai Chi KO dalam 30 Detik | Kesaksian Penumpang Selamat PIA

[POPULER GLOBAL] Pakar Tai Chi KO dalam 30 Detik | Kesaksian Penumpang Selamat PIA

Global
Gencatan Senjata Saat Idul Fitri, Presiden Afghanistan Janji Percepat Pelepasan Tahanan Taliban

Gencatan Senjata Saat Idul Fitri, Presiden Afghanistan Janji Percepat Pelepasan Tahanan Taliban

Global
Menlu China: AS-China di Ambang Perang Dingin Baru

Menlu China: AS-China di Ambang Perang Dingin Baru

Global
China Berencana Gunakan Vaksin pada Akhir Tahun meski Uji Coba Belum Usai

China Berencana Gunakan Vaksin pada Akhir Tahun meski Uji Coba Belum Usai

Global
'Saya Hanya Bisa Melihat Api', Kesaksian Penumpang Selamat dari Pesawat Airbus Pakistan

"Saya Hanya Bisa Melihat Api", Kesaksian Penumpang Selamat dari Pesawat Airbus Pakistan

Global
Pakar Tai Chi Berusia 69 Tahun Ini KO dalam 30 Detik

Pakar Tai Chi Berusia 69 Tahun Ini KO dalam 30 Detik

Global
Hong Kong Kembali Dilanda Demonstrasi, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Hong Kong Kembali Dilanda Demonstrasi, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Global
Azan Diizinkan Selama Ramadhan, Dewan Masjid di Inggris Berharap Seterusnya

Azan Diizinkan Selama Ramadhan, Dewan Masjid di Inggris Berharap Seterusnya

Global
Media AS New York Times Tampilkan Nama Korban Meninggal Covid-19 di Halaman Depan

Media AS New York Times Tampilkan Nama Korban Meninggal Covid-19 di Halaman Depan

Global
komentar
Close Ads X