8 Tahun Vakum, Bob Dylan Sindir Kasus Pembunuhan John F Kennedy Lewat Lagu Baru, "Murder Most Foul"

Kompas.com - 28/03/2020, 11:55 WIB
Penyanyi dan pencipta lagu AS, Bob Dylan, tampil di Festival Les Vieilles Charrues di Carhaix, Perancis, pada 22 Juli 2012. Dylan ditetapkan sebagai pemenang Hadiah Nobel Sastra pada Kamis (13/10/2016). AP Photo/David VincentPenyanyi dan pencipta lagu AS, Bob Dylan, tampil di Festival Les Vieilles Charrues di Carhaix, Perancis, pada 22 Juli 2012. Dylan ditetapkan sebagai pemenang Hadiah Nobel Sastra pada Kamis (13/10/2016).

WASHINGTON, D.C, KOMPAS.com - Pada Jumat (27/3/2020), Bob Dylan, musisi kawakan AS luncurkan lagu terbaru sejak delapan tahun vakum memproduksi album.

Lagu terbarunya, Murder Most Foul berdurasi 17 menit (tepatnya 16 menit 57 detik). Pemilihan judulnya merujuk kepada kasus pembunuhan John F Kennedy, Presiden AS ke-35.

Dylan mengumumkan peluncuran albumnya di Twitter dengan menyapa para penggemarnya dan pengikutnya di media sosial tersebut.

"Salam untuk seluruh penggemar dan pengikut, penuh terima kasih saya sampaikan atas dukungan kalian semua dan kesetiannya sepanjang tahun.

Baca juga: Sutradara Ford v Ferrari Bakal Garap Film Biopic Bob Dylan

Ini sebuah lagu yang kami rekam dan belum sempat dirilis beberapa waktu lalu dan mungkin menarik bagi kalian. Tetap aman, waspada dan semoga Tuhan bersama kalian semua," demikian ujar Dylan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kata-kata 'beberapa waktu lalu' yang ditulis Dylan kemudian menjadi sorotan dan pertanyaan. Kapan tepatnya 'beberapa waktu lalu' itu masih menjadi misteri.

Bicara soal publikasi, perwakilan Bob Dylan mengatakan bahwa selain pernyataan Dylan di Twitter, tidak ada detil lain terkait lagu tersebut.

Lirik lagu Murder Most Foul sangat menyinggung kasus pembunuhan John F Kennedy. Misalnya pada lirik awal lagu yang berbunyi,

Baca juga: Pintu Kamar Hotel yang Pernah Dihuni Bob Dylan Terjual 125 Ribu Dollar AS

It was a dark day in Dallas, November '63. A day that will live on in infamy. President Kennedy was a ridin' high. Good day to be livin' and a good day to die. Being led to the slaughter like a sacrificial lamb.

(Saat itu hari yang buruk di Dallas, November 1963. Hari yang kan hidup dalam keburukan. Presiden Kennedy sedang berada dalam puncaknya. Hari yang baik untuk hidup juga untuk mati. Dia dibimbing ke pembantaian layaknya domba yang dikurbankan).

Kennedy tewas ditembak pada Jumat, 22 November 1963 di Dallas, Texas, AS ketika berada di dalam mobil bersama istrinya, Jacqueline Bouvier Kennedy, Gubernur Texas John Connally dan istri John Connally.

Dylan telah membuat beberapa referensi tentang budaya pop 1960-an. Beberapa di antaranya seperti yang dilansir dari BBC, Nightmare on Elm Street dan The Merchant of Venice sampai The Beatles, Woodstock, Charlie Parker, Eagles, Stevie Nicks dan Stan Getz.

Pada 2016, Dylan menjadi penulis lagu pertama yang memenangkan Hadiah Nobel untuk Sastra. Murder Most Foul adalah lagu orisinil yang dirilis pertama kali sejak dia menerima penghargaan tersebut.

Baca juga: Konser di Swedia, Bob Dylan Akhirnya Terima Hadiah Nobel


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tragedi Konyol Pemimpin Klan Samurai Jepang Tewas Hanya karena Kentut

Tragedi Konyol Pemimpin Klan Samurai Jepang Tewas Hanya karena Kentut

Internasional
Mantan PM Israel Sebut Iran Bersukacita karena Pemerintah Sekarang Lemah

Mantan PM Israel Sebut Iran Bersukacita karena Pemerintah Sekarang Lemah

Global
Video Mobil Tenggelam dalam Lubang yang Muncul Saat Hujan Lebat di Mumbai

Video Mobil Tenggelam dalam Lubang yang Muncul Saat Hujan Lebat di Mumbai

Global
Viral Video 2016 Perlihatkan Perusahaan Jepang Minta Maaf karena Naikkan Harga Es Krim

Viral Video 2016 Perlihatkan Perusahaan Jepang Minta Maaf karena Naikkan Harga Es Krim

Global
Presiden Ukraina Ngotot Ingin Bertemu Biden, Bahas Keanggotaan NATO

Presiden Ukraina Ngotot Ingin Bertemu Biden, Bahas Keanggotaan NATO

Global
Tersangka Pembunuhan Keluarga Muslim Kanada Didakwa atas Aksi Terorisme

Tersangka Pembunuhan Keluarga Muslim Kanada Didakwa atas Aksi Terorisme

Global
Kuburan Massal Berisi 123 Korban ISIS Terungkap 2 Tahun setelah Kekalahan Kelompok Itu

Kuburan Massal Berisi 123 Korban ISIS Terungkap 2 Tahun setelah Kekalahan Kelompok Itu

Global
Hindari Lockdown, Pegawai Microsoft Sempat Harus Tidur di Pusat Data

Hindari Lockdown, Pegawai Microsoft Sempat Harus Tidur di Pusat Data

Global
Hamas Desak Warga Palestina “Lawan” Parade Bendera Israel di Yerusalem

Hamas Desak Warga Palestina “Lawan” Parade Bendera Israel di Yerusalem

Global
Kaum Muda China Muak Mengejar Sukses dan Memilih Rebahan akibat Persaingan Ketat sejak Lahir

Kaum Muda China Muak Mengejar Sukses dan Memilih Rebahan akibat Persaingan Ketat sejak Lahir

Global
4 Petugas Vaksin Polio di Afghanistan Ditembak Mati, Diduga Dilakukan Taliban

4 Petugas Vaksin Polio di Afghanistan Ditembak Mati, Diduga Dilakukan Taliban

Global
Era Wisata Luar Angkasa Dimulai, Segini Harga Tiket dan Isi Paketnya

Era Wisata Luar Angkasa Dimulai, Segini Harga Tiket dan Isi Paketnya

Global
Tampil Beda, Mantan Pengantin ISIS Shamima Begum Memohon Ingin Pulang

Tampil Beda, Mantan Pengantin ISIS Shamima Begum Memohon Ingin Pulang

Global
Israel Bersiap Gelar Pawai Bendera di Yerusalem, Peringatan Ancaman Keamanan Baru

Israel Bersiap Gelar Pawai Bendera di Yerusalem, Peringatan Ancaman Keamanan Baru

Global
Sekjen NATO: Kita Harus Lawan Rezim Otoriter China dan Rusia

Sekjen NATO: Kita Harus Lawan Rezim Otoriter China dan Rusia

Global
komentar
Close Ads X