Wabah Corona Terpa AS, 3,3 Juta Warganya Ajukan Tunjangan Pengangguran

Kompas.com - 27/03/2020, 14:41 WIB
Pengantar barang mengendarai sepedanya menyeberangi 7th Avenue di kawasan Times Square yang kosong akibat meluasnya penularan virus COVID-19, di wilayah Manhattan, New York, Amerika Serikat, Senin (23/3/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/CARLO ALLEGRPengantar barang mengendarai sepedanya menyeberangi 7th Avenue di kawasan Times Square yang kosong akibat meluasnya penularan virus COVID-19, di wilayah Manhattan, New York, Amerika Serikat, Senin (23/3/2020).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Selain mencatatkan jumlah kasus virus corona tertinggi di dunia, Amerika Serikat (AS) juga catatkan jumlah pengajuan tunjangan pengangguran tertinggi di negaranya.

Pekan lalu, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan ada 3,3 juta orang yang mengajukan tunjangan pengangguran.

Dilansir dari pemberitaan AFP, sejauh ini jumlah tersebut adalah terbanyak yang pernah tercatat sepanjang sejarah berdirinya Negeri "Uncle Sam".

Baca juga: Vaksin Corona Sedang Diuji Coba di AS, Ini 3 Tahapannya

Akibat wabah virus corona, pengangguran melanda di berbagai sektor mulai dari layanan makanan, ritel, hingga transportasi.

Sebab, hampir separuh tempat bisnis di AS ditutup karena bukan penyedia barang-barang kebutuhan pokok saat ini.

"Sangat mengejutkan. Kami baru melihat angka awal, sayangnya, mereka akan bertambah buruk," kata Wali Kota New York Bill de Blasio, dikutip dari AFP.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia memperkirakan setengah juta orang di kota itu akan kehilangan mata pencariannya.

Baca juga: Terinfeksi Virus Corona, Apa yang Dilakukan Pangeran Charles?

Jumlah kasus Covid-19 AS tertinggi di dunia

Pakar dari Universitas Johns Hopkins melaporkan pada Kamis (26/3/2020) bahwa angka kasus infeksi di AS merupakan yang tertinggi di dunia, yakni mencapai 82.404.

Pada Jumat (27/3/2020), angkanya meningkat lagi berdasarkan catatan Worldometers, yaitu 85.594 kasus, melewati China dan Italia.

Data Worldometers menunjukkan jumlah kasus di China sebanyak 81.340, sedangkan Italia 80.589 kasus.

Baca juga: Mengapa AS Memiliki Kasus Covid-19 Terbanyak, Melebihi China?

Halaman:

Sumber CNBC,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontes Bangunan Terjelek di China Dimulai, Hotel Boneka Raksasa hingga Gereja Biola Jadi Kandidat

Kontes Bangunan Terjelek di China Dimulai, Hotel Boneka Raksasa hingga Gereja Biola Jadi Kandidat

Global
Dapat Tekanan Kaum Progresif, Demokrat Hapus Pendanaan Iron Dome Israel Rp 14,2 Triliun

Dapat Tekanan Kaum Progresif, Demokrat Hapus Pendanaan Iron Dome Israel Rp 14,2 Triliun

Global
Dituduh Mata-mata, 9 Pria Ini Dieksekusi Mati di Yaman di Hadapan Publik

Dituduh Mata-mata, 9 Pria Ini Dieksekusi Mati di Yaman di Hadapan Publik

Global
Selebgram Gabby Petito Dipastikan Tewas, Polisi Geledah Rumah Tunangannya yang Menghilang

Selebgram Gabby Petito Dipastikan Tewas, Polisi Geledah Rumah Tunangannya yang Menghilang

Global
Petugas Perbatasan AS Terekam Gunakan Kuda dan Cambuk Saat Tangani Migran

Petugas Perbatasan AS Terekam Gunakan Kuda dan Cambuk Saat Tangani Migran

Global
Di Usia 60 Tahun, Wapres Suriname Jadi Pemain Sepak Bola Profesional

Di Usia 60 Tahun, Wapres Suriname Jadi Pemain Sepak Bola Profesional

Global
Menkes Brasil yang Positif Covid-19 Sempat Salaman dengan PM Inggris

Menkes Brasil yang Positif Covid-19 Sempat Salaman dengan PM Inggris

Global
Mark Zuckerberg Kecam WSJ Terkait Komentar Hydrofoiling

Mark Zuckerberg Kecam WSJ Terkait Komentar Hydrofoiling

Global
Ketika Paus Fransiskus Bercanda: Beberapa Ingin Saya Mati dan Ada yang Siap Gantikan…

Ketika Paus Fransiskus Bercanda: Beberapa Ingin Saya Mati dan Ada yang Siap Gantikan…

Global
Muak dengan Image Buruk, Facebook Inisiasi Project Amplify

Muak dengan Image Buruk, Facebook Inisiasi Project Amplify

Global
Pria Ini Temukan Boneka di Dalam Dinding Rumahnya, Disertai Pesan Menyeramkan

Pria Ini Temukan Boneka di Dalam Dinding Rumahnya, Disertai Pesan Menyeramkan

Global
Kasus Pembunuhan Mantan Agen KGB Alexander Litvinenko, Rusia Diminta Tanggung Jawab

Kasus Pembunuhan Mantan Agen KGB Alexander Litvinenko, Rusia Diminta Tanggung Jawab

Global
Mengenal Madripoor: Kota Fiksi Marvel di Antara Indonesia-Singapura

Mengenal Madripoor: Kota Fiksi Marvel di Antara Indonesia-Singapura

Global
Fakta Limbah Nuklir, Radioaktif Buangan nan Mematikan

Fakta Limbah Nuklir, Radioaktif Buangan nan Mematikan

Global
Lewat Sidang Umum PBB 2021, Iran Ingin Pembicaraan Nuklir Dilanjutkan

Lewat Sidang Umum PBB 2021, Iran Ingin Pembicaraan Nuklir Dilanjutkan

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.