Infeksi Covid-19 di AS hingga 85.594 Kasus, Tertinggi di Dunia

Kompas.com - 27/03/2020, 12:17 WIB
WASHINGTON, DC - 21 MARET: Presiden AS Donald Trump berbicara selama pengarahan di Ruang Sidang Singkat James Brady di Gedung Putih pada 21 Maret 2020 di Washington, DC. Dengan kematian yang disebabkan oleh koronavirus yang meningkat dan kekacauan ekonomi yang dapat diperkirakan, Senat bekerja pada undang-undang untuk paket bantuan $ 1 triliun untuk menangani pandemi COVID-19. T AFP/TASOS KATOPODISWASHINGTON, DC - 21 MARET: Presiden AS Donald Trump berbicara selama pengarahan di Ruang Sidang Singkat James Brady di Gedung Putih pada 21 Maret 2020 di Washington, DC. Dengan kematian yang disebabkan oleh koronavirus yang meningkat dan kekacauan ekonomi yang dapat diperkirakan, Senat bekerja pada undang-undang untuk paket bantuan $ 1 triliun untuk menangani pandemi COVID-19. T

WASHINGTON, DC, KOMPAS.com - Pakar dari Universitas Johns Hopkins melaporkan pada Kamis (26/3/2020) bahwa angka kasus infeksi di AS merupakan yang tertinggi di dunia, yakni mencapai 82.404.

Pada Jumat (27/3/2020) ini, angkanya meningkat lagi berdasarkan catatan Worldometer, yaitu 85.594 kasus.

Angka itu melewati China dan Italia. Data Worldometer menunjukkan angka infeksi di China sebesar 81.340 kasus, sedangkan Italia di bawah China, yaitu 80.589 kasus.

Baca juga: Hasil Konferensi Virtual G-20 Sepakat Solid Atasi Wabah Virus Corona

Dengan begitu, angka infeksi AS berada paling tinggi. Meski begitu, AS berada di urutan keenam untuk kasus kematian karena Covid-19.

Dari seluruh negara bagian di AS, New York menyumbang hampir separuh dari kasus infeksi di negara itu, yaitu 37.258 kasus infeksi.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER GLOBAL] Penjual Udang di Wuhan 'Pasien Nol' Virus Corona | Menkes Inggris Terpapar Covid-19

[POPULER GLOBAL] Penjual Udang di Wuhan "Pasien Nol" Virus Corona | Menkes Inggris Terpapar Covid-19

Global
Adik Ipar PM Inggris Boris Johnson Juga Positif Covid-19, dan Sedang Hamil

Adik Ipar PM Inggris Boris Johnson Juga Positif Covid-19, dan Sedang Hamil

Global
832 Meninggal dalam 24 Jam, Spanyol Catatkan Total 5.812 Korban Covid-19

832 Meninggal dalam 24 Jam, Spanyol Catatkan Total 5.812 Korban Covid-19

Global
Wabah Virus Corona, Google Diperkirakan Tidak Merayakan April Mop Tahun Ini

Wabah Virus Corona, Google Diperkirakan Tidak Merayakan April Mop Tahun Ini

Global
India Lockdown, Pria Ini Bersepeda 12 km Gendong Istrinya yang Terluka

India Lockdown, Pria Ini Bersepeda 12 km Gendong Istrinya yang Terluka

Global
Istri Larang Nonton Gambar Porno di Rumah, Pria Ini Nonton di Kantor

Istri Larang Nonton Gambar Porno di Rumah, Pria Ini Nonton di Kantor

Global
Kabar Baik di Tengah Wabah Corona: 50 Persen Pasien di Korsel Sembuh

Kabar Baik di Tengah Wabah Corona: 50 Persen Pasien di Korsel Sembuh

Global
Update Covid-19 di Asia: Wuhan Mulai 'Hidup' Lagi | Brunei Umumkan Kematian Pertama

Update Covid-19 di Asia: Wuhan Mulai 'Hidup' Lagi | Brunei Umumkan Kematian Pertama

Global
Polisi Spanyol Bekuk 6 Pelaku Pesta Seks yang Langgar Aturan Lockdown

Polisi Spanyol Bekuk 6 Pelaku Pesta Seks yang Langgar Aturan Lockdown

Global
Di Tengah Upaya Lawan Covid-19, Presiden Brasil: Akan Ada yang Mati, Itulah Hidup

Di Tengah Upaya Lawan Covid-19, Presiden Brasil: Akan Ada yang Mati, Itulah Hidup

Global
Kasus Pertama, Kucing di Belgia Positif Terinfeksi Virus Corona

Kasus Pertama, Kucing di Belgia Positif Terinfeksi Virus Corona

Global
Survei: 12 Persen Pekerja AS Matikan Kamera Saat Teleconference karena Malu

Survei: 12 Persen Pekerja AS Matikan Kamera Saat Teleconference karena Malu

Global
Wuhan Bersiap Cabut Lockdown, Kereta Bawah Tanah Mulai Beroperasi

Wuhan Bersiap Cabut Lockdown, Kereta Bawah Tanah Mulai Beroperasi

Global
Perjuangan Dokter di Malaysia Tangani Virus Corona: Jika Bukan Kami, Siapa Lagi?

Perjuangan Dokter di Malaysia Tangani Virus Corona: Jika Bukan Kami, Siapa Lagi?

Global
Wabah Covid-19, Sri Paus Fransiskus Gelar Berkat Urbi et Orbi

Wabah Covid-19, Sri Paus Fransiskus Gelar Berkat Urbi et Orbi

Global
komentar
Close Ads X