Virus Corona, Spanyol Beli APD dari China Senilai Rp 7,6 Triliun

Kompas.com - 25/03/2020, 22:13 WIB
Seorang anggota dari militer Spanyol berbicara dengan dua polisi di Madrid, pada 24 Maret 2020, di tengah wabah virus corona. REUTERS/JUAN MEDINASeorang anggota dari militer Spanyol berbicara dengan dua polisi di Madrid, pada 24 Maret 2020, di tengah wabah virus corona.

MADRID, KOMPAS.com - Pemerintah Spanyol menandatangani kontrak senilai Rp 7,6 triliun dengan China untuk membeli alat medis demi memerangi virus corona.

Pernyataan yang disampaikan Menteri Kesehatan Salvador Illa itu terjadi setelah Negeri "Matador" menjadi negara dengan angka kematian tertinggi Covid-19 kedua dunia.

Dilansir AFP Rabu (25/3/2020), penandatanganan kontrak antara Spanyol dengan China itu mempunyai nilai 432 juta euro, atau Rp 7,6 triliun.

Baca juga: Sumsel hanya Dapat 30 APD dari Pusat, Pertimbangkan Pakai Jas Hujan

Kontrak pembelian perlengkapan medis itu mencakup 55 juta masker, 5,5 juta alat rapid test, 950 respiator, dan 11 juta pasang sarung tangan.

Pembelian ini dipergunakan untuk mengatasi kelangkaan Alat Perlindungan Diri ( APD) tim medis yang berada di garis depan merawat pasien virus corona.

Pengumuman itu terjadi setelah Madrid melaporkan 3.434. Melewati Negeri "Panda" sebagi negara dengan angka kematian tertinggi setelah Italia.

"Kami sudah mengamankan keseluruhan jaringan produksi yang nantinya hanya akan memberikan suplai kepada pemerintah Spanyol," kata Illa.

Dia menuturkan, persediaan APD tersebut akan dikirimkan secara bergelombang setiap pekan, dengan kloter pertama datang akhir minggu ini.

Meski Spanyol telah menerapkan lockdown terhadap 47 juta warganya sejak 14 Maret, jumlah kasus penularam virus corona terus bergerak ke atas.

Terakhir, otoritas kesehatan lokal mengumumkan 47.610 infeksi, setelah dalam 24 jam terakhir mengonfirmasi 5.552 infeksi positif.

Tren yang makin meningkat membuat sistem kesehatan Spanyol di ujung tanduk, dengan 5.400 tenaga medis terpapar Covid-19.

Kritikan pun melayang ke pemerintahan Perdana Menteri Pedro Sanchez, di mana publik menganggap otoritas lambat menangani kelangkaan APD.

Illa menerangkan, kesepakatan mengamankan alat medis terjadi setelah Sanchez menelepon Presiden China Xi Jinping pekan lalu.

Baca juga: Terima 500 APD dari Pusat, Gubernur NTT: Kalau Kurang Kita Pesan Lagi

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Meninggal Covid-19 di Spanyol Capai 9.000 Orang, tapi Puncak Wabah Mulai Lewat

Korban Meninggal Covid-19 di Spanyol Capai 9.000 Orang, tapi Puncak Wabah Mulai Lewat

Global
Prediksi Puncak Wabah Corona Sudah Lewat, Italia Masih Belum Stabil

Prediksi Puncak Wabah Corona Sudah Lewat, Italia Masih Belum Stabil

Global
Ini Perkiraan Puncak Wabah Virus Corona di AS

Ini Perkiraan Puncak Wabah Virus Corona di AS

Global
Di Turkmenistan, Sebut Virus Corona Saja Bakal Berakhir di Penjara

Di Turkmenistan, Sebut Virus Corona Saja Bakal Berakhir di Penjara

Global
Menghindari Lockdown Virus Corona, Pria di India Pura-pura Meninggal

Menghindari Lockdown Virus Corona, Pria di India Pura-pura Meninggal

Global
Virus Corona, Trump Minta Publik AS Bersiap akan '2 Pekan yang Menyakitkan'

Virus Corona, Trump Minta Publik AS Bersiap akan "2 Pekan yang Menyakitkan"

Global
Penyintas Virus Corona Berumur 85 Tahun Ini Disoraki Saat Keluar dari Rumah Sakit

Penyintas Virus Corona Berumur 85 Tahun Ini Disoraki Saat Keluar dari Rumah Sakit

Global
Sekjen PBB: Virus Corona Tantangan Terberat sejak Perang Dunia II

Sekjen PBB: Virus Corona Tantangan Terberat sejak Perang Dunia II

Global
100 Awak Kapal Induk Theodore Roosevelt Terkena Virus Corona, Kaptennya Minta Bantuan

100 Awak Kapal Induk Theodore Roosevelt Terkena Virus Corona, Kaptennya Minta Bantuan

Global
Putin Kirim Bantuan Alat Medis ke AS, Trump: 'Very Nice'

Putin Kirim Bantuan Alat Medis ke AS, Trump: 'Very Nice'

Global
28 Remaja 'Spring Breaker' yang Liburan ke Pantai Meksiko Positif Virus Corona

28 Remaja "Spring Breaker" yang Liburan ke Pantai Meksiko Positif Virus Corona

Global
1.400 Pemilik Printer 3D di Inggris Bersatu Membuat Masker Wajah Standar NHS

1.400 Pemilik Printer 3D di Inggris Bersatu Membuat Masker Wajah Standar NHS

Global
Atasi Corona, CDC AS Didesak agar Minta Warga AS Pakai Masker Kain di Tempat Umum

Atasi Corona, CDC AS Didesak agar Minta Warga AS Pakai Masker Kain di Tempat Umum

Global
Jilat Ludahnya Sendiri, Trump: Virus Corona Bukan Flu Biasa

Jilat Ludahnya Sendiri, Trump: Virus Corona Bukan Flu Biasa

Global
Taman Nasional di AS Tetap Buka, 7 Orang Terinfeksi Virus Corona

Taman Nasional di AS Tetap Buka, 7 Orang Terinfeksi Virus Corona

Global
komentar
Close Ads X