Kompas.com - 25/03/2020, 15:34 WIB
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (kiri) bersama Presiden AS Donald Trump (kanan) saat keduanya bertemu di Washington DC, pada 30 Juni 2017. AFP/ JIM WATSONPresiden Korea Selatan Moon Jae-in (kiri) bersama Presiden AS Donald Trump (kanan) saat keduanya bertemu di Washington DC, pada 30 Juni 2017.

SEOUL, KOMPAS.com - Presiden Korea Selatan Moon Jae-in menyatakan, Presiden AS Donald Trump telah memesan alat tes virus corona di tengah upayanya menyelamatkan ekonomi negara.

Hegeri "Ginseng" sempat disebut sebagai klaster terbesar penyebaran Covid-19 di luar China pada Februari lalu. Namun kini, tren-nya mulai menurun.

Penurunan kasus infeksi virus corona terjadi setelah pemerintah Korea Selatan getol melaksanakan tes massal dan tracing kontak penderita.

Baca juga: Trump: Obat Malaria Klorokuin Hadiah dari Tuhan untuk Atasi Virus Corona

Hingga Selasa tengah malam waktu setempat (24/3/2020), lebih dari 367.000 orang di seantero Korsel telah melakukan tes swab.

Dilaporkan AFP Rabu (25/3/2020), tes ini termasuk gratis bagi orang yang dirujuk dokter maupun melakukan kontak dengan penderita.

Sementara AS kini menjadi negara yang mencatatkan kasus penularan Covid-19 tertinggi ketiga di dunia setelah China dan Italia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat ini, Negeri "Uncle Sam" melaporkan 54.916 kasus 784 kematian, di mana Washington masih belum menggeber tes Covid-19 secara massal.

Keputusan Trump memesan alat tes dari Seoul terjadi setelah dia berencana membuka kembali perekonomian AS pada liburan Paskah.

Baca juga: Ucapan Trump Soal Virus China Telah Memicu Kekerasan Terhadap Warga AS Keturunan Asia

"Presiden Trump dari AS, sudah mengajukan permohonan mendesak kepada kami terkait penyediaan barang seperti alat diagnosa," kata Moon.

Sementara Cheong Wa Dae atau Kantor Kepresidenan Korsel berujar, dalam perbincangan telepon, Moon sempat berkata alat itu butuh restu Badan Obat dan Makanan AS (FDA).

Halaman:
Baca tentang

Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabar Dunia Sepekan: Covid-19 Merebak Lagi di China | Kotoran Manusia Jatuh dari Pesawat

Kabar Dunia Sepekan: Covid-19 Merebak Lagi di China | Kotoran Manusia Jatuh dari Pesawat

Global
Media Asing Soroti Keterlibatan Inggris dalam Pembantaian 1965-1966 di Indonesia

Media Asing Soroti Keterlibatan Inggris dalam Pembantaian 1965-1966 di Indonesia

Global
Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Internasional
Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Internasional
Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Internasional
Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Internasional
Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Internasional
Penemuan Mumi Khuwy Ungkap Mumifikasi Canggih dari Kerajaan Lama Mesir yang Tak Terduga

Penemuan Mumi Khuwy Ungkap Mumifikasi Canggih dari Kerajaan Lama Mesir yang Tak Terduga

Global
Video Sorak-sorai Warga Melbourne Setelah Lockdown Terlama di Dunia Akhirnya Dibuka

Video Sorak-sorai Warga Melbourne Setelah Lockdown Terlama di Dunia Akhirnya Dibuka

Global
Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Internasional
Gubernur Baru Iran Ditampar di Atas Panggung Saat Menyampaikan Pidato Pelantikan

Gubernur Baru Iran Ditampar di Atas Panggung Saat Menyampaikan Pidato Pelantikan

Global
Perusahaan Hong Kong Sewakan Perjalanan Bus untuk Penumpang Tidur

Perusahaan Hong Kong Sewakan Perjalanan Bus untuk Penumpang Tidur

Global
Protes Pekerjaan, Para Pramugari Italia Tanggalkan Pakaian Dalam

Protes Pekerjaan, Para Pramugari Italia Tanggalkan Pakaian Dalam

Global
Tampilkan Klip Mesum saat Laporan Cuaca, TV AS Ini Diprotes Warga

Tampilkan Klip Mesum saat Laporan Cuaca, TV AS Ini Diprotes Warga

Global
Kasus Alec Baldwin: Kenapa Peluru Kosong Berbahaya dan Apa Itu Senjata Properti

Kasus Alec Baldwin: Kenapa Peluru Kosong Berbahaya dan Apa Itu Senjata Properti

Global

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.