Antisipasi Corona, Singapura Batasi Perkumpulan Maksimal 10 Orang

Kompas.com - 24/03/2020, 21:04 WIB
Keramaian di luar kelab malam populer Singapura, Zouk Singapore, di distrik Clarke Quay, Kamis dini hari (19/3/2020), pukul 3.06. Wabah virus corona di Singapura tidak membuat keramaian kelab malam berkurang. Pemerintah Singapura mulai Kamis (26/3/2020), pukul 23.59 memerintahkan seluruh tempat hiburan ditutup, termasuk kelab malam hingga 30 April 2020. Ericssen/KOMPAS.comKeramaian di luar kelab malam populer Singapura, Zouk Singapore, di distrik Clarke Quay, Kamis dini hari (19/3/2020), pukul 3.06. Wabah virus corona di Singapura tidak membuat keramaian kelab malam berkurang. Pemerintah Singapura mulai Kamis (26/3/2020), pukul 23.59 memerintahkan seluruh tempat hiburan ditutup, termasuk kelab malam hingga 30 April 2020.

SINGAPURA, KOMPAS.comSingapura menerapkan pembatasan perkumpulan maksimal 10 orang, yang efektif berlaku mulai Kamis malam (26/3/2020).

Aturan ini disampaikan Menteri Pembangunan Nasional yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Virus Corona, Lawrence Wong.

Pembatasan berlaku termasuk di acara pernikahan atau ulang tahun, sedangkan untuk acara pemakaman, jumlah yang hadir harus diminimalisir sekecil mungkin, hanya terbatas pada anggota keluarga dari yang meninggal.

Baca juga: WNI Positif Covid-19 di Singapura Tambah Empat Orang, Jadi 24 Kasus

Social distancing akan diterapkan dengan jarak antara tiap individu harus minimal 1 meter.

Pengecualian batasan berkumpul 10 orang diberikan kepada sekolah dan kantor.

Khusus untuk kantor, pemerintah mengimbau agar perkantoran menerapkan kebijakan yang membatasi interaksi fisik antara karyawan.

Kebijakan bisa dilakukan misalnya dengan Work from Home (WFH) dan penggunaan teknologi tele-conferencing atau video call untuk berkomunikasi.

Baca juga: Dari Zoom hingga Google Meet, 6 Aplikasi untuk Rapat Online Saat WFH

Batasan 10 orang ini memastikan acara-acara seperti festival, konser, konferensi, eksibisi, pameran dagang, dan acara olahraga harus ditunda atau dibatalkan.

Negeri “Singa” juga menginstruksikan agar seluruh tempat hiburan ditutup mulai dari bar, kelab malam, bioskop, live music, hingga tempat karaoke.

Pusat perbelanjaan, museum, dan wahana masih diizinkan beroperasi dengan persyaratan operator harus membatasi keramaian lokasi khususnya ketika jam padat.

Baca juga: Warga Singapura di Batam Berikan 200 Set APD dan Alat Kesehatan

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meski Sudah 16 Hari Lockdown, Korban Meninggal Virus Corona di Italia Capai 10.000 Orang

Meski Sudah 16 Hari Lockdown, Korban Meninggal Virus Corona di Italia Capai 10.000 Orang

Global
[POPULER GLOBAL] Penjual Udang di Wuhan 'Pasien Nol' Virus Corona | Menkes Inggris Terpapar Covid-19

[POPULER GLOBAL] Penjual Udang di Wuhan "Pasien Nol" Virus Corona | Menkes Inggris Terpapar Covid-19

Global
Adik Ipar PM Inggris Boris Johnson Juga Positif Covid-19, dan Sedang Hamil

Adik Ipar PM Inggris Boris Johnson Juga Positif Covid-19, dan Sedang Hamil

Global
832 Meninggal dalam 24 Jam, Spanyol Catatkan Total 5.812 Korban Covid-19

832 Meninggal dalam 24 Jam, Spanyol Catatkan Total 5.812 Korban Covid-19

Global
Wabah Virus Corona, Google Diperkirakan Tidak Merayakan April Mop Tahun Ini

Wabah Virus Corona, Google Diperkirakan Tidak Merayakan April Mop Tahun Ini

Global
India Lockdown, Pria Ini Bersepeda 12 km Gendong Istrinya yang Terluka

India Lockdown, Pria Ini Bersepeda 12 km Gendong Istrinya yang Terluka

Global
Istri Larang Nonton Gambar Porno di Rumah, Pria Ini Nonton di Kantor

Istri Larang Nonton Gambar Porno di Rumah, Pria Ini Nonton di Kantor

Global
Kabar Baik di Tengah Wabah Corona: 50 Persen Pasien di Korsel Sembuh

Kabar Baik di Tengah Wabah Corona: 50 Persen Pasien di Korsel Sembuh

Global
Update Covid-19 di Asia: Wuhan Mulai 'Hidup' Lagi | Brunei Umumkan Kematian Pertama

Update Covid-19 di Asia: Wuhan Mulai 'Hidup' Lagi | Brunei Umumkan Kematian Pertama

Global
Polisi Spanyol Bekuk 6 Pelaku Pesta Seks yang Langgar Aturan Lockdown

Polisi Spanyol Bekuk 6 Pelaku Pesta Seks yang Langgar Aturan Lockdown

Global
Di Tengah Upaya Lawan Covid-19, Presiden Brasil: Akan Ada yang Mati, Itulah Hidup

Di Tengah Upaya Lawan Covid-19, Presiden Brasil: Akan Ada yang Mati, Itulah Hidup

Global
Kasus Pertama, Kucing di Belgia Positif Terinfeksi Virus Corona

Kasus Pertama, Kucing di Belgia Positif Terinfeksi Virus Corona

Global
Survei: 12 Persen Pekerja AS Matikan Kamera Saat Teleconference karena Malu

Survei: 12 Persen Pekerja AS Matikan Kamera Saat Teleconference karena Malu

Global
Wuhan Bersiap Cabut Lockdown, Kereta Bawah Tanah Mulai Beroperasi

Wuhan Bersiap Cabut Lockdown, Kereta Bawah Tanah Mulai Beroperasi

Global
Perjuangan Dokter di Malaysia Tangani Virus Corona: Jika Bukan Kami, Siapa Lagi?

Perjuangan Dokter di Malaysia Tangani Virus Corona: Jika Bukan Kami, Siapa Lagi?

Global
komentar
Close Ads X