[Biografi Tokoh Dunia] Deng Xiaoping, Arsitek Perekonomian China

Kompas.com - 24/03/2020, 19:25 WIB
Seorang ibu berjalan dengan anaknya di depan poster raksasa Deng Xiaoping di kota Qingdao, provinsi Shandong, China Utara, 11 Februari 2007. Pada 19 Februari 2007 diperingati 10 tahun meninggalnya Deng Xiaoping, pemimpin terpenting China dalam reformasi ekonomi, dengan kebijakan Satu Negara, Dua Sistem, yang membuka jalan kapitalisme di China. WU HONG/EPASeorang ibu berjalan dengan anaknya di depan poster raksasa Deng Xiaoping di kota Qingdao, provinsi Shandong, China Utara, 11 Februari 2007. Pada 19 Februari 2007 diperingati 10 tahun meninggalnya Deng Xiaoping, pemimpin terpenting China dalam reformasi ekonomi, dengan kebijakan Satu Negara, Dua Sistem, yang membuka jalan kapitalisme di China.

BEIJING, KOMPAS.com - Nama Deng Xiaoping dikenal sebagai arsitek perekonomian China. Dialah yang memulai reformasi besar-besaran empat dekade lalu.

Sejak reformasi ekonomi itu China berhasil menempati posisi kedua dalam peringkat negara dengan perekonomian terbesar.

Negeri "Tirai Bambu" kini juga memiliki sejumlah miliarder ternama, seperti Jack Ma (pendiri Alibaba), Ma Huateng (CEO Tencent), dan Hui Ka Yan (bos real estate Evergrande) adalah tiga di antaranya.

Deng Xiaoping mengatakan kemiskinan bukanlah sosialis. Menurutnya, seseorang perlu menjadi kaya untuk meningkatkan mata pencarian orang lain.

Sejak reformasi Deng, lebih dari 700 juta orang terangkat dari kemiskinan di China.

Baca juga: [KUTIPAN TOKOH DUNIA] Eva Perón, Pejuang Hak Asasi Wanita dan Kaum Miskin Argentina

1. Masa kecil

Deng Xiaoping lahir pada 22 Agustus 1904 di Guang'an, Sichuan, di era Kekaisaran Qing.

Ayahnya, Deng Wenming, adalah pemilik tanah tingkat menengah dan pernah belajar di Universitas Hukum dan Ilmu Politik di Chengdu.

Ibunya yang bernama Dan, meninggal di awal kehidupan Deng. Meninggalkan Deng, tiga saudara laki-laki dan tiga saudara perempuannya.

Deng memulai pendidikannya saat usia lima tahun di sekolah dasar swasta gaya China, lalu masuk ke sekolah dasar yang lebih modern dua tahun kemudian.

Baca juga: [KUTIPAN TOKOH DUNIA] Anne Frank, Gadis Kecil Berjiwa Besar

Musim panas 1919 Deng lulus dari sekolah Chonqing. Dia bersama 80 teman sekolahnya lalu melakukan perjalanan dengan kapal ke Perancis.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Adik Ipar PM Inggris Boris Johnson Juga Positif Covid-19, dan Sedang Hamil

Adik Ipar PM Inggris Boris Johnson Juga Positif Covid-19, dan Sedang Hamil

Global
832 Meninggal dalam 24 Jam, Spanyol Catatkan Total 5.812 Korban Covid-19

832 Meninggal dalam 24 Jam, Spanyol Catatkan Total 5.812 Korban Covid-19

Global
Wabah Virus Corona, Google Diperkirakan Tidak Merayakan April Mop Tahun Ini

Wabah Virus Corona, Google Diperkirakan Tidak Merayakan April Mop Tahun Ini

Global
India Lockdown, Pria Ini Bersepeda 12 km Gendong Istrinya yang Terluka

India Lockdown, Pria Ini Bersepeda 12 km Gendong Istrinya yang Terluka

Global
Istri Larang Nonton Gambar Porno di Rumah, Pria Ini Nonton di Kantor

Istri Larang Nonton Gambar Porno di Rumah, Pria Ini Nonton di Kantor

Global
Kabar Baik di Tengah Wabah Corona: 50 Persen Pasien di Korsel Sembuh

Kabar Baik di Tengah Wabah Corona: 50 Persen Pasien di Korsel Sembuh

Global
Update Covid-19 di Asia: Wuhan Mulai 'Hidup' Lagi | Brunei Umumkan Kematian Pertama

Update Covid-19 di Asia: Wuhan Mulai 'Hidup' Lagi | Brunei Umumkan Kematian Pertama

Global
Polisi Spanyol Bekuk 6 Pelaku Pesta Seks yang Langgar Aturan Lockdown

Polisi Spanyol Bekuk 6 Pelaku Pesta Seks yang Langgar Aturan Lockdown

Global
Di Tengah Upaya Lawan Covid-19, Presiden Brasil: Akan Ada yang Mati, Itulah Hidup

Di Tengah Upaya Lawan Covid-19, Presiden Brasil: Akan Ada yang Mati, Itulah Hidup

Global
Kasus Pertama, Kucing di Belgia Positif Terinfeksi Virus Corona

Kasus Pertama, Kucing di Belgia Positif Terinfeksi Virus Corona

Global
Survei: 12 Persen Pekerja AS Matikan Kamera Saat Teleconference karena Malu

Survei: 12 Persen Pekerja AS Matikan Kamera Saat Teleconference karena Malu

Global
Wuhan Bersiap Cabut Lockdown, Kereta Bawah Tanah Mulai Beroperasi

Wuhan Bersiap Cabut Lockdown, Kereta Bawah Tanah Mulai Beroperasi

Global
Perjuangan Dokter di Malaysia Tangani Virus Corona: Jika Bukan Kami, Siapa Lagi?

Perjuangan Dokter di Malaysia Tangani Virus Corona: Jika Bukan Kami, Siapa Lagi?

Global
Wabah Covid-19, Sri Paus Fransiskus Gelar Berkat Urbi et Orbi

Wabah Covid-19, Sri Paus Fransiskus Gelar Berkat Urbi et Orbi

Global
Singapura Lengang, Setelah Pemerintah Imbau Warga Berdiam di Rumah

Singapura Lengang, Setelah Pemerintah Imbau Warga Berdiam di Rumah

Global
komentar
Close Ads X