Trump: Obat Malaria Klorokuin "Hadiah dari Tuhan" untuk Atasi Virus Corona

Kompas.com - 24/03/2020, 13:55 WIB
Tokoh Afrika Amerika dan pendukungnya meletakkan tangan di hadapan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, di mana mereka mendoakannya dalam pertemuan di Ruang Kabinet Gedung Putih, Washington, pada 27 Februari 2020. AFP/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/CHIP SOMODEVILLATokoh Afrika Amerika dan pendukungnya meletakkan tangan di hadapan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, di mana mereka mendoakannya dalam pertemuan di Ruang Kabinet Gedung Putih, Washington, pada 27 Februari 2020.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump menyatakan, obat malaria klorokuin adalah "hadiah dari Tuhan" untuk mengobati wabah virus corona.

Pernyataannya itu muncul di tengah peringatan para ilmuwan agar tidak terlalu menggaungkan obat yang bahkan belum mendapat uji klinis itu.

Pekan lalu, Trump mengumumkan bakal ada pengembangan terhadap klorokuin dan hidroklorokuin menyusul hasil menjanjikan pada studi awal di Perancis dan China.

Baca juga: Usai Ucapkan Komentar Rasial, Trump Ingin Lindungi Warga Asia-Amerika

Dilansir AFP Selasa (24/3/2020), penelitian di dua negara menunjukkan obat malaria itu bisa membantu penderita Covid-19, penyakit yang diakibatkan virus corona.

Padahal para ilmuwan, termasuk Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular AS Anthony Fauci, meminta masyarakat bersabar.

Sebab, obat tersebut harus melalui pengujian dalam skala luas sebelum dinyatakan lolos, dan bisa diproduksi massal untuk menyembuhkan wabah.

Meski sudah mendapat peringatan, presiden 73 tahun itu masih terus menunjukkan dukungannya dalam konferensi pers yang digelar Senin (23/3/2020).

Dia mengatakan, hidroklorokuin dan Z-Pak (Azitromisin) adalah kombinasi menjanjikan untuk mengatasi virus yang pertama terdeteksi di Wuhan, China.

Baca juga: Di Tengah Wabah Virus Corona, Trump Ajak Berdoa

"Terdapat peluang besar bakal memberikan dampak nyata. Mungkin ini hadiah dari Tuhan. Jika terbukti bekerja, obat ini akan menjadi titik balik," pujinya.

Trump kemudian memberikan contoh bahwa ada pasien yang mengalami sakit, kemudian sembuh setelah mendapat pengobatan dari klorokuin.

Halaman:
Baca tentang

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Krisis Mereda, Raja Jordania dan Pangeran Hamzah Ziarah Bersama

Krisis Mereda, Raja Jordania dan Pangeran Hamzah Ziarah Bersama

Global
Jaga-jaga Perang Lawan China, Taiwan Modernisasi Alutsista

Jaga-jaga Perang Lawan China, Taiwan Modernisasi Alutsista

Global
PBB Takut Konflik di Myanmar Akan Seperti Perang Saudara di Suriah

PBB Takut Konflik di Myanmar Akan Seperti Perang Saudara di Suriah

Global
Menteri Kesehatan Austria Mundur karena Lelah Tangani Wabah Covid-19

Menteri Kesehatan Austria Mundur karena Lelah Tangani Wabah Covid-19

Global
Netizen Indonesia Disebut Tak Sopan se-Asia Tenggara, Ini 5 'Serangan' Mereka

Netizen Indonesia Disebut Tak Sopan se-Asia Tenggara, Ini 5 "Serangan" Mereka

Global
Jatuh Cinta, Seorang Pastor di Italia Mengundurkan Diri

Jatuh Cinta, Seorang Pastor di Italia Mengundurkan Diri

Global
Ramadhan 2021, KBRI Roma Adakan Beragam Acara Virtual, Ini Jadwalnya

Ramadhan 2021, KBRI Roma Adakan Beragam Acara Virtual, Ini Jadwalnya

Global
Pengantin Gay Thailand Tuntut Netizen Indonesia di Jalur Hukum Usai Diancam Mati

Pengantin Gay Thailand Tuntut Netizen Indonesia di Jalur Hukum Usai Diancam Mati

Global
Nasib Para Mantan Juara Tinju Kenya, Hidup dalam Kemiskinan dan Depresi

Nasib Para Mantan Juara Tinju Kenya, Hidup dalam Kemiskinan dan Depresi

Internasional
Inilah Para Korban Penembakan Maut Aparat Myanmar, dari Penyuka TikTok hingga Tukang Ojek

Inilah Para Korban Penembakan Maut Aparat Myanmar, dari Penyuka TikTok hingga Tukang Ojek

Global
Kelinci Terbesar di Dunia Hilang, Imbalan Rp 20 Juta bagi yang Menemukan

Kelinci Terbesar di Dunia Hilang, Imbalan Rp 20 Juta bagi yang Menemukan

Global
Duterte Siap Lepas Jatah Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Alasannya...

Duterte Siap Lepas Jatah Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Alasannya...

Global
Istri Kerja Diduga Selingkuh, Suami Membunuhnya di Tengah Jalan dan Dibiarkan Warga

Istri Kerja Diduga Selingkuh, Suami Membunuhnya di Tengah Jalan dan Dibiarkan Warga

Global
Ingin Cium Bau Sepatu Wanita, Pria Ini Nekat Lakukan Pencurian

Ingin Cium Bau Sepatu Wanita, Pria Ini Nekat Lakukan Pencurian

Global
Aligator 3,6 Meter Ini Ditangkap dan Dibedah, Misteri Selama 20 Tahun Terpecahkan

Aligator 3,6 Meter Ini Ditangkap dan Dibedah, Misteri Selama 20 Tahun Terpecahkan

Global
komentar
Close Ads X