Bertambah 29 Orang, Total Korban Meninggal Covid-19 di AS Jadi 582 Jiwa

Kompas.com - 24/03/2020, 11:41 WIB
Petugas medis memandu pengendara mobil di stasiun tes Covid-19 drive-thru di Arlington, Virginia, Amerika Serikat (AS), pada 19 Maret 2020. Layanan drive-thru ini dijalankan oleh Virginia Hospital Center and Arlington Country. SHAWN THEW/EPA-EFEPetugas medis memandu pengendara mobil di stasiun tes Covid-19 drive-thru di Arlington, Virginia, Amerika Serikat (AS), pada 19 Maret 2020. Layanan drive-thru ini dijalankan oleh Virginia Hospital Center and Arlington Country.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Dalam 24 jam terakhir, jumlah korban meninggal akibat Covid-19 di Amerika Serikat ( AS) bertambah 29 orang.

Penambahan ini membuat total korban meninggal di "Negeri Uncle Sam" menjadi 582 jiwa.

Sementara itu, pasien yang sembuh berjumlah 295 orang, menurut data dari Worldometers.

Baca juga: The Fed Gelontorkan Stimulus, Beli Obligasi hingga 300 Miliar Dollar AS untuk UKM

Kemudian, data dari Johns Hopkins University menunjukkan, jumlah kasus di AS mencapai 46.371 sampai Selasa (24/3/2020).

New York City mencatat jumlah korban meninggal tertinggi dengan 125 orang; diikuti 87 korban di King, Washington; 35 lainnya di negara bagian New York; dan 20 orang di Orleans, Louisiana.

Stok alat pelindung diri (APD) menipis

Wali Kota New York Bill de Blasio, Minggu (22/3/2020), memperingatkan bahwa stok peralatan penting di rumah sakit akan habis dalam beberapa hari lagi.

Kota berjuluk "Big Apple" ini mencatatkan kasus Covid-19 terkonfirmasi tertinggi di Amerika Serikat (AS).

Baca juga: Amunisi Lawan Corona Menipis, New York akan Kekurangan Masker dalam 10 Hari

Bill de Blasio mengatakan bahwa jajaran rumah sakit di kota pimpinannya kini berada di titik puncak.

"Terus terang, kita sekitar 10 hari lagi akan kekurangan ventilator (alat pernapasan), masker bedah, hal-hal yang diperlukan untuk menjaga sistem rumah sakit berjalan," kata de Blasio kepada CNN, dikutip dari kantor berita AFP.

Pria kelahiran Manhattan, New York, itu juga memohon kepada Presiden Donald Trump untuk memobilisasi militer dalam memacu produksi dan distribusi pasokan medis yang sangat dibutuhkan.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meski Sudah 16 Hari Lockdown, Korban Meninggal Virus Corona di Italia Capai 10.000 Orang

Meski Sudah 16 Hari Lockdown, Korban Meninggal Virus Corona di Italia Capai 10.000 Orang

Global
[POPULER GLOBAL] Penjual Udang di Wuhan 'Pasien Nol' Virus Corona | Menkes Inggris Terpapar Covid-19

[POPULER GLOBAL] Penjual Udang di Wuhan "Pasien Nol" Virus Corona | Menkes Inggris Terpapar Covid-19

Global
Adik Ipar PM Inggris Boris Johnson Juga Positif Covid-19, dan Sedang Hamil

Adik Ipar PM Inggris Boris Johnson Juga Positif Covid-19, dan Sedang Hamil

Global
832 Meninggal dalam 24 Jam, Spanyol Catatkan Total 5.812 Korban Covid-19

832 Meninggal dalam 24 Jam, Spanyol Catatkan Total 5.812 Korban Covid-19

Global
Wabah Virus Corona, Google Diperkirakan Tidak Merayakan April Mop Tahun Ini

Wabah Virus Corona, Google Diperkirakan Tidak Merayakan April Mop Tahun Ini

Global
India Lockdown, Pria Ini Bersepeda 12 km Gendong Istrinya yang Terluka

India Lockdown, Pria Ini Bersepeda 12 km Gendong Istrinya yang Terluka

Global
Istri Larang Nonton Gambar Porno di Rumah, Pria Ini Nonton di Kantor

Istri Larang Nonton Gambar Porno di Rumah, Pria Ini Nonton di Kantor

Global
Kabar Baik di Tengah Wabah Corona: 50 Persen Pasien di Korsel Sembuh

Kabar Baik di Tengah Wabah Corona: 50 Persen Pasien di Korsel Sembuh

Global
Update Covid-19 di Asia: Wuhan Mulai 'Hidup' Lagi | Brunei Umumkan Kematian Pertama

Update Covid-19 di Asia: Wuhan Mulai 'Hidup' Lagi | Brunei Umumkan Kematian Pertama

Global
Polisi Spanyol Bekuk 6 Pelaku Pesta Seks yang Langgar Aturan Lockdown

Polisi Spanyol Bekuk 6 Pelaku Pesta Seks yang Langgar Aturan Lockdown

Global
Di Tengah Upaya Lawan Covid-19, Presiden Brasil: Akan Ada yang Mati, Itulah Hidup

Di Tengah Upaya Lawan Covid-19, Presiden Brasil: Akan Ada yang Mati, Itulah Hidup

Global
Kasus Pertama, Kucing di Belgia Positif Terinfeksi Virus Corona

Kasus Pertama, Kucing di Belgia Positif Terinfeksi Virus Corona

Global
Survei: 12 Persen Pekerja AS Matikan Kamera Saat Teleconference karena Malu

Survei: 12 Persen Pekerja AS Matikan Kamera Saat Teleconference karena Malu

Global
Wuhan Bersiap Cabut Lockdown, Kereta Bawah Tanah Mulai Beroperasi

Wuhan Bersiap Cabut Lockdown, Kereta Bawah Tanah Mulai Beroperasi

Global
Perjuangan Dokter di Malaysia Tangani Virus Corona: Jika Bukan Kami, Siapa Lagi?

Perjuangan Dokter di Malaysia Tangani Virus Corona: Jika Bukan Kami, Siapa Lagi?

Global
komentar
Close Ads X