Eropa Kerahkan Jurus Tangkal Virus Corona: Tutup Perbatasan dan Larang Pertemuan

Kompas.com - 20/03/2020, 11:30 WIB
Staf medis mendorong pasien di brankar menuju helikopter di Rumah Sakit Emile Muller Mulhouse, timur Perancis, untuk dievakuasi ke fasilitas medis lain pada 19 Maret 2020 di tengah penyebaran virus corona. AFP/SEBASTIEN BOZONStaf medis mendorong pasien di brankar menuju helikopter di Rumah Sakit Emile Muller Mulhouse, timur Perancis, untuk dievakuasi ke fasilitas medis lain pada 19 Maret 2020 di tengah penyebaran virus corona.

KOMPAS.com - Negara-negara Eropa terus memerangi penyebaran virus corona, dengan sejumlah langkah baru yang ditempuh.

Selain penutupan sekolah, toko, perbatasan, larangan pertemuan massa, dan lockdown di beberapa negara, adalah upaya-upaya lain terus digalakkan.

Berikut ini adalah perkembangan terkini dari aturan-aturan yang ditetapkan negara-negara Benua Biru.

Baca juga: Peringatan Dokter China kepada Eropa: Lindungi Para Petugas Medis!

Karantina

Di Belgia, Perancis, Italia, dan Spanyol, warga negara wajib tinggal di rumah.

Mereka yang bepergian hanya diizinkan untuk perawatan medis, berolahraga, atau berbelanja kebutuhan mendesak.

Kemudian pemerintah Italia mengumumkan beberapa aturan karantina akan diperpanjang melebihi batas waktu sebelumnya.

Provinsi Tyrol di Austria barat juga mengarantina warganya dan membatasi akses perjalanan, sementara itu Republik Ceko menutup 21 kota dan desa.

Baca juga: Pulang dari Eropa, Rombongan Pejabat PDAM Cianjur Dikarantina

Jerman menerapkan aturan social distancing dan Rusia membatasi kontak langsung dengan orang lain.

Penduduk Inggris diimbau untuk menghindari "kontak yang tidak perlu", sedangkan lansia dan ibu hamil disarankan menjalani isolasi selama tiga bulan.

Undang-undang juga diberlakukan di London yang mengizinkan penangkapan dengan alasan kesehatan publik.

Halaman:

Sumber AFP
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belasan Korban Terbakar Hidup-hidup di Mobil dan Jalanan Akibat Kebakaran Hutan California

Belasan Korban Terbakar Hidup-hidup di Mobil dan Jalanan Akibat Kebakaran Hutan California

Global
Pertemuan Tingkat Tinggi Pertama, PM Jepang Yoshihide Suga akan Bertemu Menlu AS

Pertemuan Tingkat Tinggi Pertama, PM Jepang Yoshihide Suga akan Bertemu Menlu AS

Global
AS Blokir TikTok, WeChat, dan Huawei, Ini Daftar Balasan China

AS Blokir TikTok, WeChat, dan Huawei, Ini Daftar Balasan China

Global
Taiwan Janjikan Hubungan Lebih Erat dengan AS, China Kirim 18 Jet Tempur

Taiwan Janjikan Hubungan Lebih Erat dengan AS, China Kirim 18 Jet Tempur

Global
Cabut Gigi Pasien Sambil Main Hoverboard, Dokter Ini Dipenjara 12 Tahun

Cabut Gigi Pasien Sambil Main Hoverboard, Dokter Ini Dipenjara 12 Tahun

Global
Hakim Agung AS Ini Meninggal, Dampaknya ke Pertarungan Politik Trump dan Joe Biden

Hakim Agung AS Ini Meninggal, Dampaknya ke Pertarungan Politik Trump dan Joe Biden

Global
Tragis, Pria Ini Tewas Setelah Jatuh dari Atraksi 'Paling Tinggi Sedunia' di AS

Tragis, Pria Ini Tewas Setelah Jatuh dari Atraksi "Paling Tinggi Sedunia" di AS

Global
Asap Kebakaran California Sampai ke Kanada, Udaranya Terburuk di Dunia

Asap Kebakaran California Sampai ke Kanada, Udaranya Terburuk di Dunia

Global
Foto Viral, Wanita Ini Berhasil Renovasi Rumah Seorang Diri

Foto Viral, Wanita Ini Berhasil Renovasi Rumah Seorang Diri

Global
Gadis 19 Tahun Tewas Setelah Diperkosa 11 Orang dan Dijatuhkan dari Lantai 6

Gadis 19 Tahun Tewas Setelah Diperkosa 11 Orang dan Dijatuhkan dari Lantai 6

Global
Dituduh Mencuri, Jari Tangan Remaja di Iran Ini Bakal Dipotong

Dituduh Mencuri, Jari Tangan Remaja di Iran Ini Bakal Dipotong

Global
AS Blokir Download TikTok, China Merasa Di-bully dan Siap Balas

AS Blokir Download TikTok, China Merasa Di-bully dan Siap Balas

Global
Ini Alasan Kenapa Pesta Pernikahan Dianggap 'Ide Buruk' di Tengah Pandemi Covid-19

Ini Alasan Kenapa Pesta Pernikahan Dianggap "Ide Buruk" di Tengah Pandemi Covid-19

Global
Seorang Pria Pura-pura Kena Covid-19 agar Bisa Tinggal Bersama Selingkuhan

Seorang Pria Pura-pura Kena Covid-19 agar Bisa Tinggal Bersama Selingkuhan

Global
CIA Rilis Ujian Masuk Mereka, Tertarik Mencoba?

CIA Rilis Ujian Masuk Mereka, Tertarik Mencoba?

Global
komentar
Close Ads X