Biden dan Sanders Beda Pendapat soal Virus Corona

Kompas.com - 15/03/2020, 17:20 WIB
Kandidat presiden dari Partai Demokrat, Bernie Sanders (kiri) dan Joe Biden (kanan) dalam debat ke-10 di Gaillard Center, Charleston, South Carolina, Amerika Serikat (25/2/2020). JIM LO SCALZO/EPA-EFEKandidat presiden dari Partai Demokrat, Bernie Sanders (kiri) dan Joe Biden (kanan) dalam debat ke-10 di Gaillard Center, Charleston, South Carolina, Amerika Serikat (25/2/2020).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Dua kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden dan Bernie Sanders, beda pandangan tentang virus corona.

Biden yang pemilihnya banyak berasal dari wilayah-wilayah dengan risiko tinggi penyebaran wabah, telah melakukan kampanye online.

Dia juga mendesak para pemilih untuk mencari cara-cara alternatif dalam memberikan suara mereka.

Baca juga: Makin Dekat Kunci Tiket Capres Demokrat, Apa Kunci Performa Moncer Joe Biden?

"Jika pemilih merasa sehat, tidak menunjukkan gejala, dan merasa tidak terinfeksi Covid-19, silakan berikan suara pada Selasa." ucap Wakil Manajer Kampanye dan Direktur Komunikasi Kate Bedingfield, dikutip dari AFP.

Hari Selasa yang disebut Bedingfield merujuk pada pemilihan primary Partai Demokrat di negara bagian Arizona, Florida, Illinois, dan Ohio.

Sebaliknya, Sanders lebih mendukung penundaan digelarnya primary, walau tidak secara eksplisit mengungkapkannya.

"Para petugas harus memastikan siapa pun yang hendak memilih punya hak untuk memilih, dan mungkin itu tidak terjadi hari ini," kata Sanders.

Baca juga: Pertarungan Capres Demokrat Mengerucut ke Joe Biden Vs Bernie Sanders

Kedua kandidat Presiden AS dari Partai Demokrat ini akan bertemu dalam debat satu lawan satu, Minggu malam pukul 20.00 waktu setempat atau Senin (16/3/2020) pukul 07.00 WIB.

Para pejabat Demokrat mengalihkan lokasi debat dari Arizona ke studio TV di Washington DC tanpa penonton, guna menekan risiko penyebaran virus dengan nama resmi SARS-CoV-2 ini.

Debat ini diadakan jelang primary Selasa mendatang. Pejabat di keempat negara bagian mengatakan akan memastikan kondisi aman bagi para pemilih.

Baca juga: Menang Telak di Carolina Selatan, Joe Biden Jadi Penantang Terberat Bernie Sanders

Halaman:
Baca tentang

Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Muncul di Romania, 'Monolit' Logam Raib Secara Misterius

Sempat Muncul di Romania, "Monolit" Logam Raib Secara Misterius

Global
Pengawal Putin Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Kremlin

Pengawal Putin Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Kremlin

Global
3 Distrik di Nagorno-Karabakh Resmi Diambil Alih, Presiden Azerbaijan: Kemenangan yang Bersejarah

3 Distrik di Nagorno-Karabakh Resmi Diambil Alih, Presiden Azerbaijan: Kemenangan yang Bersejarah

Global
Usai Ilmuwan Nuklir Top Terbunuh, Kini Komandan Senior Garda Revolusi Iran Tewas Diserang Pesawat Nirawak

Usai Ilmuwan Nuklir Top Terbunuh, Kini Komandan Senior Garda Revolusi Iran Tewas Diserang Pesawat Nirawak

Global
Polisi Rusia Tangkap Tersangka Pembunuh Berantai 26 Wanita Lansia

Polisi Rusia Tangkap Tersangka Pembunuh Berantai 26 Wanita Lansia

Global
Pemimpin Hamas Positif Covid-19, Kasus Virus Corona di Gaza Makin Meningkat

Pemimpin Hamas Positif Covid-19, Kasus Virus Corona di Gaza Makin Meningkat

Global
200.000 Polisi Jaga Makam Maradona untuk Hindari 'Perampokan' Jasad Legenda Argentina Itu

200.000 Polisi Jaga Makam Maradona untuk Hindari 'Perampokan' Jasad Legenda Argentina Itu

Global
[POPULER GLOBAL] Zanziman Ellie, 'Mowgli Dunia Nyata' yang Hidup di Hutan | Ilmuwan Nuklir Iran Ditembak Mati

[POPULER GLOBAL] Zanziman Ellie, "Mowgli Dunia Nyata" yang Hidup di Hutan | Ilmuwan Nuklir Iran Ditembak Mati

Global
Tak Tertipu, Istri Paksa Suami Jual PS5 yang Mirip Penjernih Udara

Tak Tertipu, Istri Paksa Suami Jual PS5 yang Mirip Penjernih Udara

Global
50 Polisi Bantu Evakuasi Pria Berbobot 300 Kg untuk Bangun dan Keluar Rumah

50 Polisi Bantu Evakuasi Pria Berbobot 300 Kg untuk Bangun dan Keluar Rumah

Global
China Menolak Meminta Maaf kepada Australia Terkait Foto Tentara Palsu

China Menolak Meminta Maaf kepada Australia Terkait Foto Tentara Palsu

Global
Zanziman Ellie, 'Mowgli Dunia Nyata' yang Hidup di Hutan Afrika karena Dibully

Zanziman Ellie, "Mowgli Dunia Nyata" yang Hidup di Hutan Afrika karena Dibully

Global
Berpacu dalam Pandemi, Inilah Deretan Calon Vaksin Corona Terdepan...

Berpacu dalam Pandemi, Inilah Deretan Calon Vaksin Corona Terdepan...

Global
Bayi Lahir dengan Antibodi Covid-19, Misteri Virus Corona Masih Berlanjut

Bayi Lahir dengan Antibodi Covid-19, Misteri Virus Corona Masih Berlanjut

Global
Data Covid-19 China Bocor, Ternyata Sembunyikan Separuh Kasus dan Kematian

Data Covid-19 China Bocor, Ternyata Sembunyikan Separuh Kasus dan Kematian

Global
komentar
Close Ads X