Tingkatkan Keamanan dari Virus Corona, Perancis Lockdown Tempat Publik

Kompas.com - 15/03/2020, 10:30 WIB
Paris, Perancis. dw.comParis, Perancis.

PARIS, KOMPAS.com - Pemerintah Perancis meningkatkan tindakan pencegahan penularan virus corona pada Sabtu (14/03/2020) dengan menutup seluruh tempat umum yang tidak penting termasuk restoran dan kafe sejak tengah malam waktu Perancis.

Perdana Menteri Edouard Philippe mengatakan bahwa dirinya telah memutuskan penutupan sampai waktu yang belum dapat disebutkan.

Penutupan dilakukan sejak tengah malam kemarin di seluruh negara Perancis. Tidak hanya restoran dan kafe. Bioskop dan tempat disko juga ditutup. 

Menurut Pejabat Tinggi Kesehatan, Jerome Salomon, terdapat 12 kasus infeksi baru pada kemarin Sabtu dan angka kematian berjumlah 91 jiwa. Adapun 300 kasus dinyatakan kritis. Dan 12 orang dinyatakan sembuh.

Sementara itu kasus infeksi masih bertengger pada angka 4.500 menurut Jerome Salomon. Dia juga menambahkan bahwa Perancis kini meningkatkan sanitasi ke level tiga. Artinya, virus corona telah aktif mewabah di seluruh Perancis.

Baca juga: Cegah Virus Corona, Salam Namaste dari India Jadi Populer

Angka infeksi meningkat dua kali lipat dalam waktu 72 jam saja.

Menurut Philippe, tindakan baru dilakukan setelah tindakan pertama di Perancis dianggap tidak tepat diimplementasikan.

Meski tempat ibadah masih buka, tapi seluruh layanan dan upacara ibadah ditunda. Toko-toko juga ditutup kecuali toko yang melayani kebutuhan sehari-hari seperti supermarket dan farmasi.

Transportasi publik juga masih beroperasi namun Philippe membatasi pergerakannya dan menghindari perjalanan antar kota.

Philippe juga menegaskan bahwa meski peraturan ketat telah diaplikasikan, pemilihan pertama di daerah tetap dilaksanakan sebagaimana telah dijadwal sebelumnya pada Minggu (15/03/2020) dengan mematuhi aturan jarak antar orang.

Baca juga: Berbagi Rokok dan Minuman Saat Pesta, 13 Orang di Thailand Terinfeksi Virus Corona

"Saya tahu Perancis harus menunjukkan ketenangan, baik dari mental warga dan kemampuan mereka dalam mematuhi peraturan demi keamanan mereka sendiri," ujar Philippe.

Sabtu kemarin, kerajaan kecil Monako yang terletak di pantai Mediterania dan berbatasan dengan Perancis juga mengumumkan tindakan serupa.

Tempat publik yang tidak penting harus ditutup sampai pengumuman selanjutnya. Toko makanan, farmasi, pom bensin dan bank tetap buka untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca juga: Istri PM Spanyol Positif Virus Corona Setelah Lockdown Diumumkan

Baca tentang

Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X