Panjat Tembok Perbatasan Negara, Wanita Hamil Ini Jatuh dan Tewas

Kompas.com - 14/03/2020, 12:47 WIB
Tembok perbatasan AS-Meksiko di El Paso, Texas, Amerika Serikat. Gambar diambil pada 6 Maret 2019. LUCY NICHOLSON/REUTERSTembok perbatasan AS-Meksiko di El Paso, Texas, Amerika Serikat. Gambar diambil pada 6 Maret 2019.

TEXAS, KOMPAS.com - Seorang wanita hamil berusia 19 tahun terjatuh dan tewas saat memanjat tembok perbatasan di Texas, Amerika Serikat (AS).

Tragedi itu terjadi pada akhir pekan lalu, kata pihak berwenang pada Kamis (12/3/2020) dikutip dari Independent.

Wanita bernama Estefany Giron Luna dari Guatemala itu jatuh dari puncak pagar besi setinggi 5,5 meter, saat coba menyeberang ke AS bersama suaminya.

Menurut pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Guatemala, Giron Luna yang hamil 30 minggu tewas karena cedera yang dideritanya, dan dokter tidak dapat menyelamatkan nyawanya.

Baca juga: Waspadai, 3 Risiko Berjemur untuk Ibu Hamil

Tekandi Paniagua, seorang pejabat konsuler Guatemala yang berbasis di Texas, mengatakan pasangan itu berusaha menyelinap ke AS dengan memanjat tembok perbatasan.

Dia menambahkan, kemungkinan penyelinapan ini terjadi karena pergeseran dinamika migrasi di perbatasan.

Setahun yang lalu selama puncak gelombang migrasi keluarga, pasangan itu kemungkinan sudah coba menyerahkan diri untuk mencari suaka.

Namun berbagai pembatasan baru yang diberlakukan pemerintahan Donald Trump telah mendorong para imigran untuk mengambil risiko lebih besar.

Kematian Giron Luna adalah yang terbaru dalam rangkaian kecelakan mencerminkan upaya imigran yang semakin bernafsu memasuki "Negeri Paman Sam."

Baca juga: Ketika Amerika Serikat Kewalahan Hadapi Serangan Virus Corona

"Sejak Oktober tahun lalu, setidaknya lima warga Guatemala lainnya menderita patah tulang dan cedera serius akibat jatuh dari tembok perbatasan," kata Paniagua.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

China Akan Terbuka dalam Penyelidikan Asal Covid-19, tapi Ada Dua Syarat

China Akan Terbuka dalam Penyelidikan Asal Covid-19, tapi Ada Dua Syarat

Global
Demonstrasi Hong Kong, Taiwan Siap Ulurkan Bantuan untuk Demonstran

Demonstrasi Hong Kong, Taiwan Siap Ulurkan Bantuan untuk Demonstran

Global
Dari Bentrokan hingga Ledakan, Idul Fitri 1441 H Berlangsung Suram di Negara-negara Ini

Dari Bentrokan hingga Ledakan, Idul Fitri 1441 H Berlangsung Suram di Negara-negara Ini

Global
[POPULER GLOBAL] Pakar Tai Chi KO dalam 30 Detik | Kesaksian Penumpang Selamat PIA

[POPULER GLOBAL] Pakar Tai Chi KO dalam 30 Detik | Kesaksian Penumpang Selamat PIA

Global
Gencatan Senjata Saat Idul Fitri, Presiden Afghanistan Janji Percepat Pelepasan Tahanan Taliban

Gencatan Senjata Saat Idul Fitri, Presiden Afghanistan Janji Percepat Pelepasan Tahanan Taliban

Global
Menlu China: AS-China di Ambang Perang Dingin Baru

Menlu China: AS-China di Ambang Perang Dingin Baru

Global
China Berencana Gunakan Vaksin pada Akhir Tahun meski Uji Coba Belum Usai

China Berencana Gunakan Vaksin pada Akhir Tahun meski Uji Coba Belum Usai

Global
'Saya Hanya Bisa Melihat Api', Kesaksian Penumpang Selamat dari Pesawat Airbus Pakistan

"Saya Hanya Bisa Melihat Api", Kesaksian Penumpang Selamat dari Pesawat Airbus Pakistan

Global
Pakar Tai Chi Berusia 69 Tahun Ini KO dalam 30 Detik

Pakar Tai Chi Berusia 69 Tahun Ini KO dalam 30 Detik

Global
Hong Kong Kembali Dilanda Demonstrasi, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Hong Kong Kembali Dilanda Demonstrasi, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Global
Azan Diizinkan Selama Ramadhan, Dewan Masjid di Inggris Berharap Seterusnya

Azan Diizinkan Selama Ramadhan, Dewan Masjid di Inggris Berharap Seterusnya

Global
Media AS New York Times Tampilkan Nama Korban Meninggal Covid-19 di Halaman Depan

Media AS New York Times Tampilkan Nama Korban Meninggal Covid-19 di Halaman Depan

Global
Seorang Profesor Uighur Dibebaskan, Tunjukkan China Memaksakan Loyalitas

Seorang Profesor Uighur Dibebaskan, Tunjukkan China Memaksakan Loyalitas

Global
Lab di Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona dari Kelelawar

Lab di Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona dari Kelelawar

Global
Pertama Kali, Angka Kematian Harian Covid-19 di New York Turun di Bawah 100

Pertama Kali, Angka Kematian Harian Covid-19 di New York Turun di Bawah 100

Global
komentar
Close Ads X