Hendak Diperkosa, Gadis Ini Melawan dan Potong Penis Pelakunya

Kompas.com - 08/03/2020, 17:13 WIB
Ilustrasi Perkosaan KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi Perkosaan

FAISALABAD, KOMPAS.com - Seorang gadis di Pakistan melakukan perlawanan saat akan diperkosa, dengan memotong penis pelakunya.

Gadis berusia 25 tahun yang dirahasiakan namanya ini mengalami nasib tragis pada Selasa (4/2/2020).

Dia didatangi seorang pria di rumahnya di tengah provinsi Punjab, Pakistan, dan nyaris menjadi korban pemerkosaan.

Kepada petugas kepolisian Mohamed Ilyas, gadis ini menceritakan dia sedang berada di rumah dan ada seorang pria yang membobol rumahnya.

Gadis itu kemudian melarikan diri ke dapur dan mengambil pisau.

Segera saat pelaku hendak memperkosanya, gadis itu langsung menyabetkan pisaunya dan mengenai penis pelaku.

Baca juga: Kisah Korban Perkosaan Orang Tak Dikenal, Tinggalkan Bayinya Bersama Sepucuk Surat

"Pelaku yang berusia 28 tahun itu langsung dilarikan ke rumah sakit di Faisalabad dan diinterogasi polisi setelah kondisinya membaik," terang Ilyas dikutip dari South China Morning Post (SCMP).

Daily Mail mengabarkan, Asisten Pengawas Polisi Jaranwala Bilal Sulehri, mengatakan pria dan perempuan itu saling kenal dan si pelaku akan menikahi orang lain.

Menurut laporan dari SCMP, ratusan wanita diperkosa di Pakistan tiap tahunnya.

Akan tetapi mereka yang melakukan serangan justru jarang dihukum.

Alasannya adalah hukum yang lemah dan prosedur yang rumit untuk penuntutan, menurut Komisi Hak Asasi Manusia Pakistan.

Baca juga: China Kirim Pasukan Bebek, Senjata Biologis Lawan Belalang di Pakistan

Korban pemerkosaan bahkan sering disalahkan atas tragedi yang menimpa mereka, karena dituduh telah bersosialisasi dengan laki-laki. Sebuah pandangan yang konservatif.

Akibatnya, banyak wanita memilih diam dan tidak melaporkan kejadian ke pihak kepolisian, untuk menghindari namanya dipermalukan oleh masyarakat konservatif Pakistan.

Keterangan itu disampaikan oleh kelompok advokasi Aurat Foundation.

"Itu sangat menyakitkan. Korban sering kali disalahkan baik secara hukum maupun dari masyarakat," terang aktivis hak perempuan Farzana Bari dikutip dari SCMP.

Bahkan pemerkosaan dalam pernikahan adalah hal yang jamak ditemui di Pakistan.

Baca juga: Menikah untuk Kali Ketiga, Pria di Pakistan Disiksa Istri Pertama

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korban Meninggal Covid-19 di Spanyol Capai 9.000 Orang, tapi Puncak Wabah Mulai Lewat

Korban Meninggal Covid-19 di Spanyol Capai 9.000 Orang, tapi Puncak Wabah Mulai Lewat

Global
Prediksi Puncak Wabah Corona Sudah Lewat, Italia Masih Belum Stabil

Prediksi Puncak Wabah Corona Sudah Lewat, Italia Masih Belum Stabil

Global
Ini Perkiraan Puncak Wabah Virus Corona di AS

Ini Perkiraan Puncak Wabah Virus Corona di AS

Global
Di Turkmenistan, Sebut Virus Corona Saja Bakal Berakhir di Penjara

Di Turkmenistan, Sebut Virus Corona Saja Bakal Berakhir di Penjara

Global
Menghindari Lockdown Virus Corona, Pria di India Pura-pura Meninggal

Menghindari Lockdown Virus Corona, Pria di India Pura-pura Meninggal

Global
Virus Corona, Trump Minta Publik AS Bersiap akan '2 Pekan yang Menyakitkan'

Virus Corona, Trump Minta Publik AS Bersiap akan "2 Pekan yang Menyakitkan"

Global
Penyintas Virus Corona Berumur 85 Tahun Ini Disoraki Saat Keluar dari Rumah Sakit

Penyintas Virus Corona Berumur 85 Tahun Ini Disoraki Saat Keluar dari Rumah Sakit

Global
Sekjen PBB: Virus Corona Tantangan Terberat sejak Perang Dunia II

Sekjen PBB: Virus Corona Tantangan Terberat sejak Perang Dunia II

Global
100 Awak Kapal Induk Theodore Roosevelt Terkena Virus Corona, Kaptennya Minta Bantuan

100 Awak Kapal Induk Theodore Roosevelt Terkena Virus Corona, Kaptennya Minta Bantuan

Global
Putin Kirim Bantuan Alat Medis ke AS, Trump: 'Very Nice'

Putin Kirim Bantuan Alat Medis ke AS, Trump: 'Very Nice'

Global
28 Remaja 'Spring Breaker' yang Liburan ke Pantai Meksiko Positif Virus Corona

28 Remaja "Spring Breaker" yang Liburan ke Pantai Meksiko Positif Virus Corona

Global
1.400 Pemilik Printer 3D di Inggris Bersatu Membuat Masker Wajah Standar NHS

1.400 Pemilik Printer 3D di Inggris Bersatu Membuat Masker Wajah Standar NHS

Global
Atasi Corona, CDC AS Didesak agar Minta Warga AS Pakai Masker Kain di Tempat Umum

Atasi Corona, CDC AS Didesak agar Minta Warga AS Pakai Masker Kain di Tempat Umum

Global
Jilat Ludahnya Sendiri, Trump: Virus Corona Bukan Flu Biasa

Jilat Ludahnya Sendiri, Trump: Virus Corona Bukan Flu Biasa

Global
Taman Nasional di AS Tetap Buka, 7 Orang Terinfeksi Virus Corona

Taman Nasional di AS Tetap Buka, 7 Orang Terinfeksi Virus Corona

Global
komentar
Close Ads X